Punya Tumor Jinak, Bisakah Berubah Menjadi Kanker? Ini Penjelasan Profesor

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 03 Oktober 2020 | 19:35 WIB
Punya Tumor Jinak, Bisakah Berubah Menjadi Kanker? Ini Penjelasan Profesor
Ilustrasi perempuan melakukan pemeriksaan tumor otak. [Shutterstock]

Suara.com - Jika mendengar tumor kita kerap ditakutkan apakah itu jinak atau ganas. Jika tumor ganas maka ia adalah kanker dan harus segera mungkin ditangani sebelum ia menyebar lebih jauh.

Lalu bisakah tumor jinak berubah menjadi ganas atau kanker?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam sub spesialis Hematologi-Onkologi Medik, Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD-KHOM, FACP secara tegas menjawab, tidak.

"Jadi kanker itu sebenarnya penguasaan lahan, di mana mereka merebut tempat makan kemudian merebut pengaruh. Ini bedanya tumor jinak dan ganas, tumor jinak tidak pernah menjadi ganas," ujar Prof. Aru dalam seminar zoom Yayasan Kanker Indonesia, Sabtu (3/10/2020).

Ilustrasi kanker atau tumor otak. (Shutterstock)
Ilustrasi kanker atau tumor otak. (Shutterstock)

Menurut prof. Aru sejak awal tumor terbentuk dari awal akan terlihat apakah termasuk jinak atau ganas. Perbedaan dalam bentuk sel, tumor jinak tertahan oleh lingkaran atau dinding yang membuat selnya tidak akan menyebar.

"Dari awal apakah itu jinak seperti mioma misalnya, walaupun beratnya 10 kilogram tidak akan pernah berubah," ujar Prof. Aru.

Sehingga di beberapa kasus akan terlihat orang yang memiliki tumor besar hingga yang beratnya mencapai kiloan di leher, perut, payudara, berukuran besar tapi tidak menyebar seperti kanker, karena mereka ada dinding yang membatasi.

Berbeda dengan tumor ganas atau kanker, bentuk selnya memperlihatkan bagaimana mereka tidak dibatasi dinding, sehingga mudah menyebar, menginfeksi sel lainnya. Itulah dikatakan ada kanker dengan penyebaran yang agresif atau sangat cepat.

"Tumor jinak selalu ada di dalam dinding dan tidak pernah keluar dari situ. Sebelah kanan, tumor ganas itu dindingnya tidak ada, jadi dia ke sana kemari terbawa sampai jauh," jelasnya.

"Kista di payudara juga tidak akan pernah berubah menjadi ganas. Kalau ganas dari awal juga sudah bertumbuh menjadi ganas," lanjutnya.

Dokter yang berpraktik di RS Medistra Jakarta dan RSU Bunda Jakarta ini berkata, baik tumor maupun kanker, merupakan pertumbuhan sel yang tidak normal dan tidak terpengaruhi sekitarnya.

Untuk sel tumor ganas atau kanker biasanya dia akan melebar dan keluar dari jaringan sel, lalu terbawa darah dan menyebar menjangkiti sel di organ lain.

"Dari sel normal dia membelah menjadi ganas, sifatnya dan bentuknya berbeda dengan normal. Mereka bisa keluar dari sel terbawa oleh darah dan bisa bermetastasis bisa ke paru-paru hati tulang dan otak," jelasnya.

Semua jenis kanker, termasuk payudara memiliki tingkatan stadium 1,2,3, dan 4. Nah, jika sudah di stadium 4 ini biasanya sel sudah bermetastasis terbawa darah dan menjangkiti sel terdekat di organ lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulan Peduli Kanker Payudara, Kurangi Risikonya dengan Yogurt yuk!

Bulan Peduli Kanker Payudara, Kurangi Risikonya dengan Yogurt yuk!

Health | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 06:00 WIB

Jarang Sikat Gigi Bisa Picu Kanker Mulut, Ini Sebabnya

Jarang Sikat Gigi Bisa Picu Kanker Mulut, Ini Sebabnya

Health | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 11:27 WIB

Hampir Mirip PMS, Kenali Lima Gejala Awal Kanker Ovarium

Hampir Mirip PMS, Kenali Lima Gejala Awal Kanker Ovarium

Health | Kamis, 01 Oktober 2020 | 18:46 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB