Konsumsi Suplemen Herbal ini, Bisa Atasi Disfungsi Ereksi dan Obesitas

Senin, 05 Oktober 2020 | 11:36 WIB
Konsumsi Suplemen Herbal ini, Bisa Atasi Disfungsi Ereksi dan Obesitas
Ilustrasi suplemen alami (Pexels)

Suara.com - Pria dan wanita mengalami proses penuaan yang berbeda. Pada pria, proses penuaan yang sangat menonjol adalah masalah ereksi dan kelebihan berat badan (obesitas). Kedua masalah itu mungkin tidak saling berkaitan, tapi ada hubungannya dengan gaya hidup tidak sehat dan stres. 

Bahkan kedua masalah seperti ereksi dan obesitas itu, bisa menyebabkan efek negatif yang serupa pada kesehatan mental hingga mengikis kepercayaan diri seseorang.

Tapi melansir laman Express, Senin (5/10/2020) seseorang membutuhkan komitmen untuk mengatasi disfungsi ereksi dan menurunkan berat badan dengan cara mengubah gaya hidup lebih sehat.

Ada beberapa bukti bahwa konsumsi suplemen tertentu bisa membantu mengatasi masalah penuaan tersebut.

Testis, mr p (Pixabay/derneumann)
Testis, mr p (Pixabay/derneumann)

Suplemen yohimbine, yang berasal dari kulit pohon cemara di Afrika bagian barat dan tengah disebut Pausinystalia yohimbe, yang telah terbukti meningkatkan kinerja seksual dan membantu menurunkan berat badan.

Mengatasi disfungsi ereksi

Sebuah penelitian yang meninjau 7 studi tentang yohimbine, menunjukkan bahan alami itu lebih efektif mengobati disfungsi ereksi daripada plasebo.

Salah satu studi telah meneliti efek yohimbe pada 82 pria veteran dengan disfungsi ereksi. Setelah 1 bulan pengobatan, 34 persen pria yang memakai yohimbine menunjukkan kondisi lebih baik.

Sedangkan, 20 persen pasien mengalami ereksi penuh dan berkelanjutan. Lalu, hanya 7 persen yang kondisinya membaik setelah memakai plasebo.

Baca Juga: Ingin Lebih Mudah Mengingat Mimpi? Ahli Sarankan Konsumsi Vitamin B6

Namun, American Urology Association tidak merekomendasikan yohimbine untuk pengobatan disfungsi ereksi karena kurangnya bukti dan potensi efek samping yang merugikan.

Menurunkan berat badan

Secara teori, kemampuan yohimbine untuk memblokir reseptor adrenergik alfa-2 yang terletak di sel lemak bisa menyebabkan penurunan lemak dan berat badan.

Beberapa studi terkontrol telah menguji hipotesis ini, bahwa yohimbine bisa menurunkan lemak tubuh sebesar 1,8 poin persentase selama 3 minggu.

Studi lain meneliti efek yohimbine pada 20 wanita obesitas, yang mengonsumsi makanan sebanyak 1.000 kalori selama tiga minggu.

Para wanita yang mengonsumsi yohimbine mengalami penurunan berat badan yang signifikan dan lebih banyak daripada mereka yang mengonsumsi plasebo.

Di sisi lain, dua studi tambahan lain menyimpulkan bahwa yohimbine tidak berpengaruh signifikan terhadap penurunan berat badan atau kehilangan lemak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI