Mengenal Deksametason, Obat yang Dipakai Donald Trump Saat Positif Covid-19

Bimo Aria Fundrika

Senin, 05 Oktober 2020 | 19:00 WIB
Mengenal Deksametason, Obat yang Dipakai Donald Trump Saat Positif Covid-19
Dexamethasone alias deksametason disebut bermanfaat bagi pasien Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Dokter khusus presiden mengungkap bahwa Donald Trump harus dirawat dengan steroid setelah kadar oksigen turun pada hari Sabtu.

Dr. Sean Conley mengatakan pada konferensi pers pada hari Minggu bahwa dia diberi steroid dexamethasone atau deksametason ketika dia dirawat di rumah sakit di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed.

Conley mengatakan tingkat oksigen presiden telah turun menjadi 93 persem pada hari Sabtu. Dia mengatakan presiden tidak merasa sesak.

Tingkat oksigen darah Trump saat ini mencapai 98 persen, kata tim medis Trump.

Presiden AS Donald Trump berjalan dari Marine One setelah tiba di South Lawn Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat pada 1 Oktober 2020. [SAUL LOEB / AFP]
Presiden AS Donald Trump. [SAUL LOEB / AFP]

Saturasi oksigen darah adalah penanda kesehatan utama bagi pasien virus corona. Pembacaan normal adalah antara 95 dan 100. Penurunan di bawah 90 mengkhawatirkan.

Dr. Brian Garibaldi, seorang spesialis perawatan kritis paru, mengatakan Trump menerima dosis kedua dari obat percobaan remdesivir bersama dengan dosis pertama deksametason Sabtu.

Kabar baiknya ia tidak menunjukkan efek samping apa pun.

“Menanggapi tingkat oksigen rendah sementara… kami memulai terapi deksametason, dan dia menerima dosis pertamanya kemarin,” kata Garibaldi saat konferensi pers di luar fasilitas. “Rencana kami adalah melanjutkannya untuk saat ini.”

Deksametason dan steroid diketahui meningkatkan kelangsungan hidup bila digunakan pada pasien rawat inap yang membutuhkan oksigen ekstra.

baca juga

Tetapi obat itu mungkin berbahaya bagi pasien yang tidak terlalu parah.

Studi Universitas Oxford menemukan steroid deksametason meningkatkan kelangsungan hidup COVID-19.

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan deksametason tidak direkomendasikan untuk kasus yang tidak parah; pedoman National Institutes of Health hanya merekomendasikan deksametason untuk pasien dengan COVID-19 yang menggunakan ventilator atau menerima oksigen tambahan.

Pedoman pengobatan COVID-19 Institut Kesehatan Nasional merekomendasikan agar tidak menggunakan deksametason pada pasien yang tidak membutuhkan oksigen.

Ini hanya terbukti membantu dalam kasus yang lebih serius. Di antara kekhawatiran dengan penggunaan sebelumnya adalah bahwa steroid merusak sel kekebalan tertentu, menghambat kemampuan tubuh sendiri untuk melawan infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taiwan Berharap Donald Trump Cepat Sembuh Agar Bisa Terus Lawan China

Taiwan Berharap Donald Trump Cepat Sembuh Agar Bisa Terus Lawan China

News | Senin, 05 Oktober 2020 | 13:29 WIB

Kondisi Terkini Presiden Trump Usai Diberi Obat Remdesivir dan Deksametason

Kondisi Terkini Presiden Trump Usai Diberi Obat Remdesivir dan Deksametason

News | Senin, 05 Oktober 2020 | 11:37 WIB

Naik Mobil, Donald Trump Keluar dari Rumah Sakit untuk Sapa Pendukung

Naik Mobil, Donald Trump Keluar dari Rumah Sakit untuk Sapa Pendukung

News | Senin, 05 Oktober 2020 | 10:55 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×