Kabar Donald Trump Positif Covid-19 Tak Berefek pada Gerakan Antimasker

Yasinta Rahmawati

Selasa, 06 Oktober 2020 | 18:00 WIB
Kabar Donald Trump Positif Covid-19 Tak Berefek pada Gerakan Antimasker
Presiden AS Donald Trump keluar dari rumah sakit untuk menyapa pendukungnya. (AFP/Alex Edelman)

Suara.com - Semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa pemakaian masker wajah dapat mencegah penyebaran virus corona Covid-19. Namun puluhan kelompok publik dan swasta dengan ratusan, bahkan ribuan anggota di Amerika Serikat, masih mendesak masyarakat untuk tidak memakainya.

Aksi mereka bahkan tidak melambat meski Presiden Donald Trump dan Ibu Negara telah dinyatakan positif Covid-19. Gerakan antimasker ini masih gencar dilakukan lewat Facebook.

Dilansir dari Medical Xpress, di antara kelompok antimasker yang menyebar di Facebook adalah "The Free Face Society," yang memiliki 5.400 anggota dan percaya "tidak ada pemerintah atau tiran yang boleh mengontrol wajah kita! Seorang pria tidak bisa bebas jika dia tidak mengontrol wajahnya sendiri!"

Kelompok antimasker lain dengan hampir 1.000 anggota menggunakan nama "Anti-Mask Lives Matter." "Saat ini, seolah-olah berada di depan umum tanpa mengenakan topeng, sebanding dengan mengalami rasisme pada intinya," kata deskripsi kelompok tersebut.

Kelompok antimasker ini meyakini bahwa memakai masker di depan umum melanggar hak konstitusional mereka. Mereka juga mengklaim bahwa memakai masker tidak melindungi dari virus dan bisa lebih berbahaya. Bahkan beberapa dari mereka percaya bahwa virus corona juga merupakan hoaks.

Ilustrasi masker. (Pexels/Billy Markus)
Ilustrasi masker. (Pexels/Billy Markus)

"Setelah bekerja untuk Trump secara pribadi bertahun-tahun yang lalu, saya jelaskan dalam kesempatan itu bahwa dia bukan idiot. Saya percaya bahwa dia tahu ini adalah lelucon dan tipuan," tulis seorang penyangkal Covid-19 di salah satu grup antimasker.

Tercatat jumlah orang yang bergabung dengan kelompok antimasker publik telah meningkat 1.800% menjadi lebih dari 43.000 pengguna sejak awal Agustus, menurut analisis oleh New York Times, menggunakan data dari CrowdTangle, alat wawasan publik yang dimiliki oleh Facebook.

Sejak akhir Januari, pihak Facebook sendiri telah secara agresif menindak penyebaran informasi yang salah terkait virus corona Covid-19. Perusahaan milik Mark Zuckerberg ini menghapus konten berbahaya terkait Covid-19, termasuk postingan yang membuat klaim palsu tentang pengobatan, perawatan, ketersediaan layanan penting atau lokasi, dan tingkat keparahan wabah.

Antara April dan Juni, Facebook mengatakan telah menghapus 7 juta keping informasi yang salah terkait virus corona dan memasang label peringatan pada hampir 100 juta pos lainnya.

baca juga

Dikabarkan satu kelompok antimasker, "Say No to face masks," yang telah berkembang menjadi 3.500 anggota, dihapus oleh Facebook akhir pekan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

40 Pegawai PN Jakpus Reaktif Covid-19, Sidang Jaksa Pinangki Besok Ditunda

40 Pegawai PN Jakpus Reaktif Covid-19, Sidang Jaksa Pinangki Besok Ditunda

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 14:43 WIB

Sempat Positif Corona, Kim Kardashian Ungkap Pengalaman Merawat Kanye West

Sempat Positif Corona, Kim Kardashian Ungkap Pengalaman Merawat Kanye West

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2020 | 14:18 WIB

Kembali ke Gedung Putih, Donald Trump: Jangan Takut Covid-19!

Kembali ke Gedung Putih, Donald Trump: Jangan Takut Covid-19!

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 13:45 WIB

Lanjutkan Kampanye, Donald Trump Akan Dikelilingi oleh Dokter Kelas Dunia

Lanjutkan Kampanye, Donald Trump Akan Dikelilingi oleh Dokter Kelas Dunia

Health | Selasa, 06 Oktober 2020 | 12:34 WIB

Terkini

Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya

Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Kronologi Wanita Tewas Bersimbah Darah Dihabisi Eks Suami di Pekanbaru

Kronologi Wanita Tewas Bersimbah Darah Dihabisi Eks Suami di Pekanbaru

Riau | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:59 WIB

Waspada Selimut Awan Tebal Sepanjang Sabtu Ini

Waspada Selimut Awan Tebal Sepanjang Sabtu Ini

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Merasakan Sensasi Berkendara Suzuki XL7 New Alpha Hybrid di GIIAS 2026

Merasakan Sensasi Berkendara Suzuki XL7 New Alpha Hybrid di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Dari Pisces hingga Virgo, 5 Zodiak Paling Kalem tapi Penuh Makna di Balik Sikapnya

Dari Pisces hingga Virgo, 5 Zodiak Paling Kalem tapi Penuh Makna di Balik Sikapnya

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:50 WIB

11 Kementerian dan Lembaga Raih WTP, BPK Ingatkan Jangan Berpuas Diri!

11 Kementerian dan Lembaga Raih WTP, BPK Ingatkan Jangan Berpuas Diri!

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:46 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026: Rezeki Datang dari Arah Tak Terduga

4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026: Rezeki Datang dari Arah Tak Terduga

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Inovasi Fintech Berubah Jadi Gerakan Lari dan Pemberdayaan UMKM

Inovasi Fintech Berubah Jadi Gerakan Lari dan Pemberdayaan UMKM

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:29 WIB

4 Shio yang Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026, Banyak Hal Baik Datang

4 Shio yang Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026, Banyak Hal Baik Datang

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Ketika Lomba 17-an Kehilangan Peserta: Apakah Indonesia Sedang Memasuki Era Krisis Anak?

Ketika Lomba 17-an Kehilangan Peserta: Apakah Indonesia Sedang Memasuki Era Krisis Anak?

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:09 WIB

×