Terbaru, Pasien Virus Corona Kembangkan Cairan Putih di Paru-Paru

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 12:33 WIB
Terbaru, Pasien Virus Corona Kembangkan Cairan Putih di Paru-Paru
Ilustrasi foto rontgen paru-paru. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 yang merenggut lebih dari 1 juta nyawa di seluruh dunia telah menyebabkan berbagai gejala aneh, seperti ruam kulit hingga sakit kepala.

Seseorang juga bisa mengembangkan bercak jeli di paru-paru jika berisiko mengalami komplikasi parah bila sudah terinfeksi virus corona Covid-19.

Zat seperti jeli ini telah terlihat di paru-paru pasien virus corona Covid-19 merupakan salah satu penyebab utama membutuhkan ventilator mekanik.

Menurut para ilmuwan di Universitas Umea, Swedia, mengatakan alat medis itu berfungsi membantu pasien virus corona Covid-19 bernapas dengan baik.

Awalnya, dokter mengidentifikasi jeli ini sebagai bercak putih ketika mereka melakukan pemindaian paru-paru pada pasien yang sakit kritis.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Kini, bercak putih seperti jeli ini sebagian besar terbentuk dari zat yang dikenal sebagai hyaluronan. Meskipun hyaluronan biasanya ditemukan dalam tubuh.

Tapi, hyaluronan bisa mengikat dengan banyak air untuk membentuk gel. Gel terebut bisa menimbulkan masalah pada paru-paru pasien virus corona yang mengurangi jumlah oksigen ketika bernapas.

"Saat melakukan pemindaian paru-paru pada pasien yang sakit kritis dengan infeksi virus corona Covid-19, para profesional medis bisa melihat bercak putih," kata para peneliti dikutip dari Express.

Selain itu, hasil otopsi dari beberapa pasien virus corona Covid-19 yang meninggal dunia menunjukkan bahwa paru-paru mereka dipenuhi cairan jeli bening.

baca juga

Tapi, ahli medis telah menyediakan perawatan yang tersedia untuk memperlambat produksi hyaluronan. Terapi ini bisa membantu pasien virus corona menurunkan risiko kematiannya.

Pasien virus corona dengan jeli di paru-parunya mungkin mengalami kesulitan bernapas. Kondisi itu bisa menjadi indikator infeksi serius virus corona.

Sementara itu, NHS telah mengatakan demam tinggi, batuk persisten, perubahan indra penciuman dan pengecap adalah gejala umum virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Corona Meningkat, Ini Instruksi Jokowi ke Satgas Covid-19

Kasus Corona Meningkat, Ini Instruksi Jokowi ke Satgas Covid-19

News | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 17:43 WIB

Dalam Memakai Masker, Wanita Lebih Baik Ketimbang Pria

Dalam Memakai Masker, Wanita Lebih Baik Ketimbang Pria

Health | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 17:33 WIB

Pasien Corona Harus Jujur, Psikolog: Itu Sama dengan Setengah Pengobatan

Pasien Corona Harus Jujur, Psikolog: Itu Sama dengan Setengah Pengobatan

News | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 16:32 WIB

Terkini

Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau

Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito

Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:52 WIB

Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia

Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?

Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:45 WIB

El Clasico Milik Maung Bandung! Jalan Pandu Raya Bogor Mendadak Membiru Usai Persib Libas Persija

El Clasico Milik Maung Bandung! Jalan Pandu Raya Bogor Mendadak Membiru Usai Persib Libas Persija

Bogor | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Pengamat: Penguntitan dan Penggeledahan Aset Eks Jampidsus Cerminkan Celah Kontra-Intelijen Kejagung

Pengamat: Penguntitan dan Penggeledahan Aset Eks Jampidsus Cerminkan Celah Kontra-Intelijen Kejagung

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK

Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Gelombang Panas 'Panggang' Korea Selatan, 2 Orang Meninggal

Gelombang Panas 'Panggang' Korea Selatan, 2 Orang Meninggal

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab

Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor

Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor

Banten | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:37 WIB

×