Donald Trump Klaim Sudah Sembuh, Berapa Lama Pasien Covid-19 Harus Isolasi?

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 13 Oktober 2020 | 08:30 WIB
Donald Trump Klaim Sudah Sembuh, Berapa Lama Pasien Covid-19 Harus Isolasi?
Presiden Amerika Serikat Donald Trump . [Foto / AFP]

Suara.com - Setelah sempat dikabarkan positif virus corona Covid-19 pada awal Oktober, Donald Trump sudah berpartisipasi dalam acara kampanye publik pada hari Sabtu (10/10/2020) lalu.

Penampilannya itu hanya berjarak 10 hari setelah Trump didiagnosis dengan virus corona. Donald Trump juga menyampaikan kepada sekelompok pendukungnya via telepon bahwa dirinya telah 'dinyatakan sepenuhnya negatif' Covid-19.

Namun sejauh ini, dokter kepresidenan yang merawat Trump, Komandan Angkatan Laut AS Dr Sean Conley, belum merilis pernyataan terbaru soal kondisi kesehatan Presiden AS tersebut.

Walau dikutip dari Fox News, ia sudah mengirimkan sebuah memo pada Sabtu (10/10) waktu setempat yang menyatakan Trump tidak lagi berisiko menularkan virus corona.

Mengingat Trump menerima oksigen tambahan dan obat-obatan seperti deksametason yang umumnya disediakan untuk kasus yang lebih serius, beberapa orang mungkin bertanya-tanya berapa lama waktu yang cukup untuk melakukan isolasi.

Presiden AS Donald Trump dan istrinya, Melania Trump saat kembali ke Gedung Putih, 11 September 2020. (Foto: AFP)
Presiden AS Donald Trump dan istrinya, Melania Trump saat kembali ke Gedung Putih, 11 September 2020. (Foto: AFP)

Dilansir dari Self, secara umum para ahli berpikir bahwa orang paling cepat menularkan penyakit mereka saat gejala pertama kali muncul. Terutama jika gejala yang muncul adalah batuk dan bersin. Sebab dua gejala itu secara aktif menyebarkan tetesan pernapasan yang mengandung virus. Tetapi orang-orang tanpa gejala yang nyata dapat menyebarkan virus juga .

Jika Anda telah melakukan kontak dengan seseorang yang mungkin memiliki atau pasti menderita Covid-19, Anda harus mengkarantina diri sendiri selama 14 hari, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Itu berarti Anda harus tinggal di rumah dan memantau diri Anda sendiri untuk kemungkinan gejala Covid-19.

Jika Anda yang dinyatakan positif, selain mengisolasi diri, Anda juga perlu menghindari berbagi kamar mandi dengan orang lain sebanyak mungkin.

Kebanyakan orang yang didiagnosis positif dan mengembangkan gejala, dapat berhenti mengisolasi diri setelah 10 hari sejak timbulnya gejala. Dengan catatan mereka tidak mengalami demam setidaknya selama 24 jam dan gejala lainnya membaik.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS sebelumnya merekomendasikan agar orang yang memiliki gejala menunggu sampai mereka menerima tes Covid-19 negatif sebelum berinteraksi fisik dengan orang lagi.

Namun itu tidak lagi direkomendasikan dalam banyak keadaan mulai Juli lalu. Mereka yang tidak pernah mengalami gejala dapat berhenti mengisolasi diri usai 10 hari setelah tes PCR positif Covid-19 pertama mereka.

Namun, orang-orang yang memiliki kasus Covid-19 yang lebih parah atau yang mengalami gangguan kekebalan parah karena kondisi kesehatan atau pengobatan mungkin perlu menunggu lebih lama sebelum berada di sekitar orang lain.

Donald Trump pertama kali terlihat mengenakan masker di depan publik.[Twitter/@parscale]
Donald Trump pertama kali terlihat mengenakan masker di depan publik.[Twitter/@parscale]

Kata CDC, , mereka mungkin perlu terus mengisolasi hingga 20 hari setelah timbulnya gejala. Sebab biasanya beberapa orang dengan kasus yang lebih parah dapat menghasilkan partikel virus yang mampu bereplikasi setelah 10 hari.

Bahkan setelah 20 hari, pasien-pasien ini mungkin memerlukan pengujian virus corona tambahan untuk memastikan bahwa mereka aman berada di sekitar orang lain sebelum mengakhiri isolasi mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Studi Ungkap Virus Corona Hidup 28 Hari di Permukaan Benda

Waspada! Studi Ungkap Virus Corona Hidup 28 Hari di Permukaan Benda

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2020 | 07:30 WIB

Dokter Gedung Putih Nyatakan Presiden Trump Sembuh dari Covid-19

Dokter Gedung Putih Nyatakan Presiden Trump Sembuh dari Covid-19

News | Selasa, 13 Oktober 2020 | 06:46 WIB

Nunung Srimulat Akui Masih Parno Usai Dinyatakan Pulih dari Covid-19

Nunung Srimulat Akui Masih Parno Usai Dinyatakan Pulih dari Covid-19

Video | Selasa, 13 Oktober 2020 | 07:30 WIB

Videografis: Cara Aman Berolahraga di Ruang Publik saat Pandemi

Videografis: Cara Aman Berolahraga di Ruang Publik saat Pandemi

Video | Selasa, 13 Oktober 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB