Minum Teh Jenis Ini Tiap Pagi, Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 12:11 WIB
Minum Teh Jenis Ini Tiap Pagi, Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2
Ilustrasi minum teh panas dan kue atau roti (Pixabay/pompi)

Suara.com - Diabetes tipe 2 termasuk kondisi yang membutuhkan perhatian khusus agar tidak menyebabkan komplikasi serius. Karena itu, penderita perlu menghindari makanan dan minuman yang tidak disarankan. Meski demikian, teh menjadi salah satu minuman yang disarankan  untuk rutin dikonsumsi.

Teh memang menyimpan banyak manfaat kesehatan, salah satunya meningkatkan sensifitas insulin sebagai faktor kunci dalam mencegah diabetes.

Karena, insulin berperan untuk memungkinkan sel-sel tubuh mengambil glukosa atau gula yang digunakan sebagai energi.

Di sisi lain, insulin terjadi ketika sel-sel tubuh tidak bisa meresepons hormon insulin. Resistensi insulin inilah faktor pendorong yang menyebabkan diabetes tipe 2 dan pra-diabetes.

Akibatnya, gula menumpuk dalam aliran darah karena tidak bisa diambil oleh sel-sel tubuh. Tapi, penderita atau orang berisiko yang ingin mencegah kondisi ini bisa minum beberapa jenis teh.

Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)
Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)

Teh hitam, teh hijau dan teh oolong adalah minuman yang mengandung polifenol. Polifenol ini diyakini bisa meningkatkan aktivitas insulin.

Penelitian dari Beltsville Human Nutrition Research Center di Amerika telah menyelidiki cara teh memengaruhi sensitivitas insulin seseorang.

Para peneliti dilansir dari Express, menemukan bahwa teh hijau, hitam dan oolong terbukti meningkatkan sensitivitas insulin lebih dari 15 kali lipat.

Penelitian ini menunjukkan bahwa minum teh hitam, teh hijau atau teh oolong adalah minuman yang paling baik untuk diseduh pagi hari guna mencegah diabetes.

Tim peneliti dari University Medical Center Utrecht, Belanda, juga mencari tahu hubungan antara konsumsi teh dan risiko diabetes tipe 2. Mereka menganalisis data kuesioner dari 40.011 orang selama 10 tahun dan mengidentifikasi 918 kasus diabetes tipe 2.

Para peneliti pun mencatat minum 3 cangkir teh setiap hari bisa mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 40 persen.

Jadi, jenis secangkir teh terbaik untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2 adalah teh hitam, teh hijau dan teh oolong tanpa tambahan susu dan gula.

Tapi, jangan menambahkan susu ke dalamnya. Karena teh yang dicampur susu justru akan menurunkan kekuatan aktivitas insulinnya. Semakin banyak susu yang ditambahkan, maka semakin kurang efektif tehnya.

Di samping itu, penderita diabetes juga masih perlu memerhatikan gaya hidupnya yang lain. Konsumsi sayuran segar secara teratur dan olahraga bisa membantu menurunkan risikonya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khusus Pasien Diabetes, Minuman Panas ini Bisa Bantu Kontrol Gula Darah

Khusus Pasien Diabetes, Minuman Panas ini Bisa Bantu Kontrol Gula Darah

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 15:50 WIB

Coffee Nap, Ternyata Ini Manfaat Tidur Sejenak setelah Minum Kopi

Coffee Nap, Ternyata Ini Manfaat Tidur Sejenak setelah Minum Kopi

Jogja | Kamis, 15 Oktober 2020 | 16:05 WIB

Sedang Digandrungi, Cek 6 Manfaat Kesehatan Teh Kombucha

Sedang Digandrungi, Cek 6 Manfaat Kesehatan Teh Kombucha

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 06:56 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB