Update Covid-19 Global: Brasil Akan Pakai Vaksin yang Sama dengan Indonesia

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:18 WIB
Update Covid-19 Global: Brasil Akan Pakai Vaksin yang Sama dengan Indonesia
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pearson0612/Pixabay]

Suara.com - Update Covid-19 global hari ini, Rabu (21/10/2020), seperti dikutip dari situs worldometers.info, menunjukkan data jumlah kasus Covid-19 di Brasil telah lebih dari 5,27 juta. Ini merupakan terbanyak ketiga setelah Amerika Serikat dan India. Tetapi, kasus di Beazil merupakan nomor dua setelah AS dalam hal angka kematian, dengan total 154.888 jiwa.

Sedangkan Indonesia kini berada di peringkat ke-19 dunia dengan total kasus Covid-19 sebanyak 368.842, bertambah 3.602 orang dalam 24 jam kemarin. Angka kematian Indonesia termasuk tiga terbanyak di Asia, setelah India dan Iran. Tercatat ada sebanyak 12.734 jiwa meninggal akibat virus corona.

Sedangakn data secara global, hingga Rabu (21/10) pukul 00.55 GMT atau 08.56 WIB, jumlah infeksi virus corona mencapai lebih dari 41 juta kasus tersebar di 217 negara. Sebanyak 30,6 juta orang telah dinyatakan sembuh, namun lebih dari 1,12 juta jiwa meninggal dunia.

Penelitian vaksin Covid-19 masih dalam pengembangan di sejumlah negara. Salah satunya di China yang tengah mengembangkan vaksin Sinovac.

Indonesia turut serta dalam penelitian itu yang dilakukan di Universitas Padjajaran, Bandung, dan tsedang dalam tahap uji klinis fase 3.

Tak hanya Indonesia, Brasil juga dikabarkan akan menggunakan vaksin Sinovac tersebut sebagai bagian dari program imunisasi nasional, demikian dikatakan para pejabat setempat. Gubernur São Paulo João Doria mengatakan pemerintah federal telah setuju untuk membeli 46 juta dosis vaksin.

Jika disetujui oleh regulator kesehatan Brasil, vaksin CoronaVac yang dikembangkan oleh perusahaan China Sinovac Biotech itu akan menjadi salah satu dari dua vaksin yang termasuk dalam program imunisasi Brasil.

Negara itu juga berencana untuk memberikan vaksin yang dibuat oleh Universitas Oxford Inggris dan obat AstraZeneca.

Dilaporkan dari BBC, Doria mengatakan program imunisasi dapat dimulai pada Januari 2021, menjadikannya salah satu upaya pertama di dunia untuk memerangi pandemi. Sebab berdasarkan data, Brasil menjadi salah satu negara yang paling parah terkena dampak virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 Hampir Selesai, UNICEF Sediakan 520 Juta Jarum Suntik

Vaksin Covid-19 Hampir Selesai, UNICEF Sediakan 520 Juta Jarum Suntik

Health | Rabu, 21 Oktober 2020 | 07:16 WIB

Prioritaskan Nakes Diberi Vaksin Covid-19, Wagub DKI: Pejabat Belakangan

Prioritaskan Nakes Diberi Vaksin Covid-19, Wagub DKI: Pejabat Belakangan

Jakarta | Selasa, 20 Oktober 2020 | 21:06 WIB

Akhir Tahun Ini Direncanakan Akan Ada Vaksinasi COVID-19 di Malang

Akhir Tahun Ini Direncanakan Akan Ada Vaksinasi COVID-19 di Malang

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2020 | 18:56 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB