CDC AS: Paparan Virus Corona selama 1 Menit Bisa Tingkatkan Risiko Infeksi

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:45 WIB
CDC AS: Paparan Virus Corona selama 1 Menit Bisa Tingkatkan Risiko Infeksi
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 biasanya diartikan dengan berada di dekat mereka selama setidaknya 15 menit.

Tetapi, sebuah laporan baru menunjukkan paparan virus corona dalam waktu singkat, selama satu menit atau kurang, juga dapat menularkan penyakit jika paparan tersebut sering terjadi.

Laporan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS ini menggambarkan petugas Lapas di Vermont yang tertular Covid-19 setelah terpapar virus dari enam narapidana yang terinfeksi, meski ia tidak pernah berada di sekitar mereka selama lebih dari satu menit pada satu waktu.

Berdasarkan laporan yang terbit pada Rabu (21/10/2020) di jurnal CDC Morbidity and Mortality Weekly Report ini, dilansir Live Science, saat itu tidak ada narapidana yang terinfeksi memperlihatkan gejala Covid-19.

Petugas pun memeriksa narapidana dengan tetap menjaga jarak 6 kaki (1,8 meter), yang sebenarnya tidak dianggap dalam kategori kontak dekat karena tidak berada di sekitar narapidana yang terinfeksi selama 15 menit. Kemudian, petugas tetap bekerja seperti biasa.

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Namun, satu minggu setelahnya, ia mengalami gejala Covid-19, seperti kehilangan indra perasa dan bau, pilek, batuk, sesak napas, sakit kepala, dan lainnya.

Setelah dilacak, ternyata petugas tersebut sering bertemu dengan narapidana walau tidak lebih dari 15 menit. Selama 8 jam kerjanya, ada 22 pertemuan singkat antara petugas dan narapidana (masing-masing antara 10 dan 60 detik), jadi secara kumulatif sang petugas terpapar dalam kurun waktu 17 menit.

Petugas Lapas juga tetap memakai masker dan kacamata selama pertemuan, tetapi para narapidana tidak selalu melakukannya.

"Setidaknya satu dari narapidana tanpa gejala menularkan virus corona selama pertemuan singkat tersebut," kata penulis penelitian.

baca juga

"Meski penilaian awal tidak menunjukkan bahwa petugas Lapas memiliki paparan kontak dekat, tinjauan rinci dari rekaman video (yang peneliti analisis) mengidentifikasi bahwa durasi kumulatif paparan melebihi 15 menit," tambah mereka.

Temuan itu memiliki implikasi untuk pelacakan kontak, kata peneliti. Faktor tambahan juga dapat dipertimbangkan, seperti seberapa dekat orang berinteraksi, apakah orang yang terinfeksi melakukan sesuatu (misal bernyanyi atau berolahraga yang menghasilkan banyak aerosol pernapasan), dan apakah mereka berkerumun atau di dalam ruangan dengan ventilasi buruk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekilas Mirip, Ini Bedanya Gejala Akibat Covid-19 dan Paparan Asap

Sekilas Mirip, Ini Bedanya Gejala Akibat Covid-19 dan Paparan Asap

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 17:05 WIB

Bahaya! Paparan Polusi Udara Dapat Memicu Asma pada Anak-Anak

Bahaya! Paparan Polusi Udara Dapat Memicu Asma pada Anak-Anak

Health | Selasa, 01 September 2020 | 10:00 WIB

Ternyata Ini Sebab Anak Lebih Tangguh dari Paparan Virus Corona

Ternyata Ini Sebab Anak Lebih Tangguh dari Paparan Virus Corona

Health | Senin, 27 Juli 2020 | 21:19 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×