Hanya 65 Persen Anak Indonesia Dapat ASI, Ternyata Ini Sebabnya

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:10 WIB
Hanya 65 Persen Anak Indonesia Dapat ASI, Ternyata Ini Sebabnya
Ilustrasi ibu menyusui. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Dalam 1000 hari pertama kelahiran, ASI merupakan asupan terbaik yang dibutuhkan oleh anak. Bahkan, dalam masa enam bulan pertama, bayi hanya cukup diberikan ASI. 

Tapi, sayangnya, tidak banyak anak yang bisa mendapatkan ASI. Hal itu diungkapkan oleh Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Lenny N. Rosalin. 

"ASI ini yang menentukan dari kualitas balita, ASI itu gratis, tapi masih saja susah atau sulit," ujar Lenny dalam acara webinar Foodbank of Indonesia (FOI), Rabu (28/10/2020).

Berbagai faktor mempengaruhi mengapa seorang ibu tidak bisa memberikan ASI untuk anaknya. Beberapa di antaranya seperti kesibukan atau demi kesehatan sehingga ASI tidak keluar atau tidak adanya dukungan dari keluarga. 

Ilustrasi ibu menyusui. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu menyusui. (Shutterstock)

"Sehingga edukasi kepada keluarga penting agar memberikan juga dukungan kepada ibu-ibi yang sedang menyusui," ungkap Lenny.

Menurut data yang diungkap Lenny, secara nasional di 2018 hanya 65 persen ibu di Indonesia yang bisa memberikan ASI. Angka ini berarti jika ada 3 orang anak, hanya 2 anak saja yang mendapatkan ASI eksklusif. 

Dengan alasan sibuk atau menganggap lebih nyaman menggunakan pompa ASI, data juga menunjukkan hanya 51 persen ibu yang menyusui anaknya secara langsung.

Padahal beberapa pakar sudah berpendapat jika ASI yang diperah atau dipompa, tidak akan sama kualitasnya dengan ASI yang disusui secara langsung dari payudara ibu, yang pastinya lebih unggul.

"Artinya perilaku, bahwa ibu tersebut tidak paham, bahwa menyusuinya dia bisa membantu gizi si anak," jelas Lenny.

Data juga menunjukkan ada 44 persen anak yang baru lahir mendapatkan sumber makanan lain selain ASI, seperti susu formula atau yang lainnya. 

"Toh, kalau diberikan ASI hanya 3 bulan dari 6 bulan eksklusif. Tentunya ini banyak sekali aspek yang harus diatasi," tutupnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shandy Aulia Pamer Foto Menyusui, Ada yang Aneh Banyak Komentar Positif

Shandy Aulia Pamer Foto Menyusui, Ada yang Aneh Banyak Komentar Positif

Entertainment | Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:46 WIB

Studi: Menyusui Bisa Turunkan Risiko Kanker Ovarium hingga 24 Persen

Studi: Menyusui Bisa Turunkan Risiko Kanker Ovarium hingga 24 Persen

Health | Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:11 WIB

Pendapatannya Hampir Rp300 Juta, Usaha Ibu Muda Dihujat Tak Berkah

Pendapatannya Hampir Rp300 Juta, Usaha Ibu Muda Dihujat Tak Berkah

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2020 | 13:50 WIB

Terkini

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB