Pasien Covid-19 yang Minum Aspirin Kecil Kemungkinannya Untuk Meninggal

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:23 WIB
Pasien Covid-19 yang Minum Aspirin Kecil Kemungkinannya Untuk Meninggal
Ilustrasi aspirin. (Shutterstock).

Suara.com - Pasien dengan virus corona memiliki kemungkinan 47 persen lebih kecil untuk meninggal jika mereka mengonsumsi aspirin dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Para ahli telah mengklaim bahwa obat penghilang rasa sakit juga dapat mengurangi kemungkinan pasien dirawat di perawatan intensif atau ditempatkan pada ventilator sebesar 40 persen. 

Dilansir dari New York Post, temuan baru dari Fakultas Kedokteran Universitas Maryland menganalisis catatan medis dari 412 pasien Covid-19. Para peserta telah dirawat karena virus tersebut di Baltimore serta tiga rumah sakit lain di AS.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Anesthesia and Analgesia, menunjukkan bahwa sekitar seperempat pasien telah mengonsumsi aspirin dosis rendah sebelum atau setelah mereka dirawat.

Ilustrasi (shutterstock)
Ilustrasi Aspirrin. (shutterstock)

Biasanya mereka meminum pil untuk mengatasi penyakit jantung.

Tim peneliti, yang dipimpin oleh Dr Jonathan Chow, menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi aspirin 47 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal di rumah sakit akibat virus corona dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Selain itu, tim menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi aspirin setiap hari 43 persen lebih kecil kemungkinannya untuk dirawat di perawatan intensif.

Ini juga menurunkan risiko pasien yang memakai ventilator - sebesar 44 persen. Penemuan ini perlu dikonfirmasi melalui uji klinis.

Dr Chow berkata: "Jika temuan kami dikonfirmasi, itu akan membuat aspirin menjadi obat bebas resep pertama yang tersedia secara luas untuk mengurangi kematian pada pasien Covid-19."

baca juga

Tim tersebut mengatakan bahwa tidak ada perbedaan antara pasien yang memakai aspirin dan mereka yang tidak dalam hal efek samping obat seperti pendarahan.

Coronavirus menyerang sistem pernapasan dan meningkatkan risiko pembekuan darah di paru-paru dan jantung.

Aspirin membantu menghentikan pembentukan gumpalan dengan mengencerkan darah, itulah sebabnya aspirin digunakan untuk penderita penyakit kardiovaskular.

Dalam studi tersebut, Dr Michael Mazzeffi mengatakan: "Pasien yang didiagnosis dengan Covid-19 mungkin ingin mempertimbangkan untuk minum aspirin setiap hari selama mereka memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu."

Para peneliti mengatakan bahwa tablet tersebut tidak dimaksudkan untuk digunakan sebagai tindakan pencegahan terhadap virus, tetapi dapat membantu mereka dengan kondisi jantung yang mendasari yang menderita komplikasi darinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Italia: 16 Persen Pasien Sembuh Covid-19 Masih Memiliki Virus

Studi Italia: 16 Persen Pasien Sembuh Covid-19 Masih Memiliki Virus

Health | Kamis, 29 Oktober 2020 | 08:14 WIB

Satu Pasien Positif Covid-19 Meninggal di RSUD Panyabungan

Satu Pasien Positif Covid-19 Meninggal di RSUD Panyabungan

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2020 | 18:27 WIB

Studi: Risiko Kematian Pasien Covid-19 yang Konsumsi Aspirin Lebih Rendah

Studi: Risiko Kematian Pasien Covid-19 yang Konsumsi Aspirin Lebih Rendah

Health | Senin, 26 Oktober 2020 | 12:19 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×