Kemenkes Sebut Kelelahan Jadi Faktor Jumlah Spesimen yang Rendah

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 16:08 WIB
Kemenkes Sebut Kelelahan Jadi Faktor Jumlah Spesimen yang Rendah
Petugas medis melepas baju hazmat sebelum membersihkan diri (dekontaminasi) usia bertugas menangani pasien COVID-19 di Puskesmas Kecamatan Gambir, Jakarta, Selasa (6/10/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Per hari Jumat (20/10) kemarin, sebanyak 2.897 orang di Indonesia dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Jumlah temuan kasus baru tersebut lebih sedikit dibanding temuan rerata harian yang bisa mencapai 3000 hingga 4000 kasus per hari.

Kata Pelaksana Tugas (Plt.) Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr. H. Muhammad Budi Hidayat, M.Kes, hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya karena angka pemeriksaan spesimen yang berkurang drastis.

Ia menuturkan, Jumat kemarin hanya ada sekitar 24 ribu spesimen yang diperiksa dengan angka rerata harian yang biasanya mencapai 45 ribu spesimen per hari.

Meski begitu, Budi juga menyinggung mengenai adanya faktor lain penyebab menurunnya pemeriksaan spesimen, yaitu terkurasnya fisik petugas laboratorium yang bekerja memeriksaan ratusan spesimen setiap sehari.

Apalagi kelelahan bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh, yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko petugas laboratorium terinfeksi Covid-19.

"Memang tidak bisa dipungkiri petugas sudah mulai capek. Sudah berapa bulan, dari Maret sampai sekarang udah hampir lima bulan," ungkap Budi saat dihubungi Suara.com, Jumat (30/10/2020).

Itulah mengapa, Budi sangat mengapresiasi adanya rencana dari Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo yang akan memberikan dana insentif kepada para petugas laboratorium pemeriksa sampel spesimen Covid-19.

"(Rencana) insentif untuk setiap sampel, bagus untuk merangsang (semangat petugas), karena sudah lelah," tutur Budi.

Selain itu, berkurangnya jumlah pemeriksaan spesimen saat akhir pekan atau libur panjang juga bisa disebabkan karena tidak semua laboratorium bekerja 24 jam dan 7 hari dalam seminggu.

"Tapi kalau di bawah Kemenkes 24 jam dan 7 hari per minggu, jalan semua setiap hari," jelasnya.

Ada 422 laboratorium pemeriksa spesimen Covid-19 di Indonesia, semua lab ini terdiri dari laboratorium di bawah naungan Kemenkes, Kementerian Agama, Kementerian Pertanian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, BPOM RI, TNI-Polri, hingga laboratorium milik swasta.

Khusus laboratorium swasta, kata Budi, pemerintah tidak bisa memaksa atau menyalahkan jika tidak menerima spesimen tes PCR di akhir pekan atau hari libur lainnya. Apalagi jika sumber daya manusia (SDM) dan alat yang dimiliki laboratorium tersebut cenderung terbatas.

"Ada sebagian laboratorium baru yang memang itu swasta, memang Sabtu-Minggu kadang dia (laboratorium swasta) tidak menerima sampel," ungkap Budi.

"Jadi memang gak bisa kita salahkan. Tapi pada prinsipnya semua terperiksa, satu orang bisa dua kali periksa, karena satu orang biasanya ada dua spesimen yang diperiksa," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Terawan Dikabarkan Positif Covid-19, Ini Penjelasan Humas

Menkes Terawan Dikabarkan Positif Covid-19, Ini Penjelasan Humas

News | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 16:04 WIB

Akhir Pekan, Hotel di Sejumlah Pantai Pandeglang Penuh Diserbu Wisatawan

Akhir Pekan, Hotel di Sejumlah Pantai Pandeglang Penuh Diserbu Wisatawan

Banten | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 15:57 WIB

CDC Tambahkan 6 Gejala Baru Virus Corona Covid-19, Ini Daftarnya!

CDC Tambahkan 6 Gejala Baru Virus Corona Covid-19, Ini Daftarnya!

Health | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB