Hubungan Seks saat Menstruasi, Ini lho Manfaat dan Risikonya

Senin, 02 November 2020 | 21:20 WIB
Hubungan Seks saat Menstruasi, Ini lho Manfaat dan Risikonya
Ilustrasi berhubungan seks (Unsplash/Becca Tapert)

Suara.com - Beberapa wanita mungkin senang berhubungan seksual selama masa menstruasi. Namun, gaya berhubungan seksual ini tergolong tak biasa dan tabu.

Dr Yasmin Tan, seorang ginekolog dari Women's Health and Research Institute of Australia pernah menceritakan seorang pasiennya yang melakukan hubungan seks selama menstruasi.

Pasiennya mengaku orgasme saat hubungan seks membantu meredakan kram menstruasi. Dr Tan pun mengatakan ada bukti anekdotal pada orang lain yang mengalami pendarahan.

Dr Tan mengatakan hubungan seks selama menstruasi juga bisa bertindak sebagai pengangkat suasana hati. Karena dilansir dari ABC, seks memicu pelepasan zat kimia neuro dan endorfin yang membuat orang merasa nyaman.

Bahkan seks bisa berfungsi sebagai pelumas alami. Tapi, beberapa kesalahpahaman seputar seks saat menstruasi bisa mengesampingkan manfaat ini.

Ilustrasi berhubungan seks, bercinta, masalah seksual (Unsplash/We-Vibe WOW Tech)
Ilustrasi berhubungan seks, bercinta, masalah seksual (Unsplash/We-Vibe WOW Tech)

Risiko kesehatan seksual dan kehamilan

Meski hubungan seks selama menstruasi memberikan manfaat, ada pula risiko yang perlu diketahui sebelum melakukannya.

Dr Tan mengatakan seorang wanita masih bisa hamil bila melakukan hubungan seks tanpa alat kontrasepsi selama menstruasi.

"Peluang kehamilan ini mungkin kecil kemungkinannya bagi sebagian orang, tapi bukan aturan yang absolut," jelasnya.

Baca Juga: Awas! Virus Corona Bisa Bertahan di Permukaan Kulit Hingga Sembilan Jam

Terkadang, seorang wanita tidak mengalami pendarahan karena tepat periode menstruasi. Kondisi itu bisa juga pendarahan yang tidak teratur sehingga ovulasi bisa terjadi.

Selain itu, wanita terkadang memiliki siklus menstruasi yang lebih pendek atau lebih panjang. Sedangkan, sperma masih bisa bertahan beberapa hari di rongga panggul.

Berhubungan seks selama menstruasi juga meningkatkan risiko infeksi menular seksual (IMS). Karena itu, para ahli selalu menggencarkan pentingnya melakukan hubungan seks aman.

Dr Tan mengatakan ada beberapa kekhawatiran bahwa gaya hubungan seks ini bisa meningkatkan risiko virus ditularkan melalui darah menstruasi, seperti HIV dan hepatitis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI