Virus Corona Picu Gangguan Sensorik, Gejalanya Terasa saat Makan Pedas

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 08 November 2020 | 11:49 WIB
Virus Corona Picu Gangguan Sensorik, Gejalanya Terasa saat Makan Pedas
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Jaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan adalah langkah yang bisa menghentikan penularan virus corona Covid-19. Tapi, semua orang juga perlu mewaspadai gejala yang dirasakannya untuk mengambil tindakan tepat.

Sayangnya, virus corona Covid-19 adalah penyakit yang bisa memengaruhi tubuh secara berbeda pada setiap orang. Bahkan virus corona ini bisa mengacak-acak seluruh bagian tubuh, tidak hanya pernapasan.

Sebuah penelitian baru-baru ini telah menggali lebih jauh tentang detail masalah sensorik akibat virus corona Covid-19.

Para peneliti melalui jurnal Chemical Senses, mencatat bahwa sebagian besar fokusnya adalah pada hilangnya indra penciuman.

Tapi dilansir dari Express, laporan ini gagal membedakan efek potensial pada rasa, mengabaikan kemestesis dan kekurangan pengukuran kuantitatif.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Sehubungan dengan hal ini, para peneliti berusaha untuk menyelidiki dampak virus corona Covid-19 pada kemestesis.

Kemestesis adalah sensasi yang diinduksi secara kimiawi dan diaktifkan melalui sistem sentuh. Contohnya, Anda bisa merasakan sensasi sejuk dari mentol atau iritasi, kesemutan atau rasa terbakar dari cabai.

Para peneliti pun membuat kuesioner internasional multibahasa untuk menilai kuantitas dan kualitas persepsi dalam 3 modalitas kemosensori yang berbeda, yakni bau, rasa dan kemestesis sebelum serta selama terinfeksi virus corona.

Pada 11 hari pertama setelah peluncuran kuesioner, 4.039 peserta (2.913 wanita dan 1.118 pria dan 8 lainnya berusia 19-79) melaporkan hasil diagnosis virus corona Covid-19 melalui tes laboratorium atau penilaian klinis.

Fungsi bau, rasa dan kemestesis mereka masing-masing berkurang secara signifikan dibandingkan dengan status mereka sebelum sakit.

Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kerusakan kemosensori terkait virus corona Covid-19 tidak terbatas pada bau, tapi juga memengaruhi rasa dan kemestesis.

Seseorang dengan virus corona Covid-19 mungkin bisa mengalami efek penyakit ini pada kemestesis ketika mengonsumsi makanan pedas.

Menurut WHO, gejala lain virus corona Covid-19 yang harus diwaspadai adalah demam, batuk kering, sakit tenggorokan, diare, sakit kepala dan ruam kulit,

Adapun gejala seriusnya meliputi kesulitan bernapas, nyeri atau tekanan dada dan kesulitan bicara. Jika Anda mengalami gejala ringan, Anda tetap harus menjalani tes virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pergi ke Salon atau Restoran saat Pandemi? Terapkan Protokol Kesehatan Ini

Pergi ke Salon atau Restoran saat Pandemi? Terapkan Protokol Kesehatan Ini

Banten | Jum'at, 06 November 2020 | 13:41 WIB

Mau Makan di Restoran atau Pergi ke Salon? Terapkan Protokol Kesehatan Ini

Mau Makan di Restoran atau Pergi ke Salon? Terapkan Protokol Kesehatan Ini

Health | Kamis, 05 November 2020 | 16:23 WIB

Khusus Pekerja, Langkah Ini Bantu Cegah Penularan Virus Corona di Kantor

Khusus Pekerja, Langkah Ini Bantu Cegah Penularan Virus Corona di Kantor

Health | Kamis, 05 November 2020 | 15:10 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB