Bolehkan Mengunyah Obat? Ini Cara Kerja Obat Tablet

Rifan Aditya

Kamis, 12 November 2020 | 12:14 WIB
Bolehkan Mengunyah Obat? Ini Cara Kerja Obat Tablet
Ilustrasi minum obat. (Shutterstock)

Suara.com - Bolehkan mengunyah obat menjadi pertanyaan yang sering ditanyakan orang-orang yang tidak suka menelan obat secarah utuh. Jika sebelumnya Anda mengonsumsi semua obat dengan cara dikunyah terlebih dahulu, Anda perlu menyimak ulasan berikut ini.

Beberapa orang yang tidak mampu menelan tablet karena alasan tertentu. Alhasil, mereka akan mengunyah atau melarutkan obatnya terlebih dahulu. Lalu, apakah semua obat dapat dikonsumsi dengan cara demikian?

Berikut ulasan terkait pertanyaan bolehkan mengunyah obat.

Cara Kerja Obat Tablet

Tablet standar atau jenis obat tablet yang paling banyak diketahui oleh masyarakat memang diformulasikan untuk ditelan secara utuh. Begitu berada di perut, obat tersebut akan menyerap air yang menyebabkannya menjadi bengkak dan pecah. Ketika pecah, obat akan larut dalam periode waktu tertentu. Obat kemudian akan diserap ke dalam aliran darah sehingga dapat bergerak ke sekitar tubuh.

Dalam kesehariannya, terdapat beberapa orang yang mengunyah, menghancurkan, atau mencampurkan obat tablet dengan makanan mereka. Namun, cara ini perlu diperhatikan kembali karena tidak semua obat diformulasikan demikian.

Beberapa obat memang diformulasikan sebagai obat tablet yang harus dimakan secara utuh. Jika dikunyah, dihancurkan, dicampurkan, atau dibelah, obat tersebut justru tidak bekerja dengan baik. Dalam beberapa kasus, menelan tablet yang hancur bahkan dapat mengakibatkan hal fatal yang berujung pada kematian.

Bolehkan Mengunyah Obat?

Karena beberapa alasan, beberapa tablet tidak boleh dihancurkan atau dikunyah. Salah satu alasan utamanya adalah karena hal tersebut dapat mengakibatkan dumping dosis.

baca juga

Dumping dosis adalah kondisi saat tubuh dengan sangat cepat menyerap obat dalam jumlah besar. Salah satu konsekuensi dari penumpukan dosis obat ini adalah overdosis yang dapat menyebabkan kematian.

Selain itu, beberapa obat tablet juga diformulasikan dengan lapisan pelindung khusus yang disebut lapisan enterik. Lapisan ini dirancang agar obat tidak pecah di perut karena proses penghancuran yang semestinya terjadi di dalam usus kecil. Jika Anda mengunyah obat tablet jenis ini, obat tidak akan diserap dengan benar dan mungkin tidak memberikan hasil yang efektif.

Jenis Obat Tablet Kunyah

Walaupun berbahaya jika dikunyah, beberapa obat justru secara khusus dibuat sebagai obat kunyah. Tablet multivitamin, aspirin, serta antasida (menetralkan asam lambung) tertentu merupakan obat-obatan umum yang dapat dikunyah sebelum diminum.

Obat tablet kunyah ini biasanya digunakan untuk formulasi obat yang ditujukan bagi orang tua dan anak-anak. Pasalnya, orang tua dan anak-anak adalah kalangan yang paling sering mengalami kesulitan dalam menelan obat tablet secara utuh.

Dengan penjelasan di atas, dapat dikatakan bahwa tidak semua jenis obat tablet dapat dikunyah. Hanya ada beberapa jenis obat tablet yang khusus diformulasikan sebagai obat tablet kunyah. Oleh karena itu, untuk mengetahui cara mengonsumsi obat yang benar, selalu periksa kemasan obat dan cermati aturan pakainya.

Itu dia ulasan bolehkan mengunyah obat. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Theresia Simbolon

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecanduan, Pasutri Pemakai dan Pengedar Obat Terlarang Diamankan di Sleman

Kecanduan, Pasutri Pemakai dan Pengedar Obat Terlarang Diamankan di Sleman

Jogja | Selasa, 10 November 2020 | 20:25 WIB

Peneliti China dan Jerman Temukan "Obat" Herbal Gejala Covid-19

Peneliti China dan Jerman Temukan "Obat" Herbal Gejala Covid-19

Tekno | Selasa, 10 November 2020 | 08:05 WIB

Dikonsumsi Beth di The Queen's Gambit, Ketahui Ciri Kecanduan Obat Penenang

Dikonsumsi Beth di The Queen's Gambit, Ketahui Ciri Kecanduan Obat Penenang

Health | Minggu, 08 November 2020 | 14:34 WIB

Terkini

Bahaya Racun Makeup Viral: Tren Glowing yang Merusak Kulit Wajah

Bahaya Racun Makeup Viral: Tren Glowing yang Merusak Kulit Wajah

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 10:30 WIB

7 Cara Pakai AC Low Watt agar Kamar Cepat Dingin Tanpa Boros Listrik

7 Cara Pakai AC Low Watt agar Kamar Cepat Dingin Tanpa Boros Listrik

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 10:13 WIB

Debut Film! Cha Si Yeon Resmi Bintangi Film Layar Lebar The Pinnacle

Debut Film! Cha Si Yeon Resmi Bintangi Film Layar Lebar The Pinnacle

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 10:08 WIB

Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi

Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Hujan Ringan Diprediksi Mengguyur Pekanbaru dan Padang Hari Ini

Hujan Ringan Diprediksi Mengguyur Pekanbaru dan Padang Hari Ini

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas

Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 10:00 WIB

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Cushion ESQA Oksidasi atau Tidak? Cek Kelebihan dan Review Pengguna sebelum Membeli

Cushion ESQA Oksidasi atau Tidak? Cek Kelebihan dan Review Pengguna sebelum Membeli

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Tanding di Berlin, Tim Indonesia Ramaikan Piala Dunia Basket Putri 2026

Tanding di Berlin, Tim Indonesia Ramaikan Piala Dunia Basket Putri 2026

Sport | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:54 WIB

×