Jangan Malas Gerak, Lakukan 2 Menit Olahraga untuk Lebih Pintar

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Minggu, 15 November 2020 | 14:13 WIB
Jangan Malas Gerak, Lakukan 2 Menit Olahraga untuk Lebih Pintar
Ilustrasi jalan cepat. (Shutterstock)

Suara.com - Aktivitas fisik seperti olahraga memang membuat badan lebih sehat. Tapi selain itu, latihan fisik tertentu bisa berefek baik untuk menangani stres hingga membuat otak lebih jernih.

Dilansir dari Inc, olahraga meningkatkan produksi protein yang mendukung fungsi, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup sel otak. Berolahraga dengan intensitas sedang selama 20 menit dapat meningkatkan suasana hati hingga 12 jam.

Ditunjukkan oleh studi Harvard selama 30 tahun, olahraga adalah salah satu dari lima kebiasaan harian yang tidak hanya dapat meningkatkan umur selama 12 hingga 14 tahun, tapi juga mengurangi risiko Alzheimer menjadi setengahnya.

Kini menurut tinjauan meta sejumlah penelitian yang diterbitkan bulan lalu di jurnal Transitional Sports Medicine, ada bukti bahwa bahkan "latihan aerobik selam dua menit hingga satu jam dengan intensitas sedang hingga tinggi meningkatkan perhatian, konsentrasi, dan pembelajaran serta fungsi memori hingga dua jam."

Jadi, dua menit latihan aerobik akan membuat dua jam kekuatan otak lebih tinggi.

Sepeda Statis di Rumah. (Shutterstock)
Sepeda Statis di Rumah. (Shutterstock)

Tapi jelas ada lebih dari itu. Setelah meninjau 13 studi, para peneliti menyimpulkan bahwa berolahraga, diikuti dengan periode pemulihan singkat, dapat meningkatkan perhatian, konsentrasi, memori kerja, memori jangka pendek, memori jangka panjang, kefasihan verbal, dan kemampuan untuk merencanakan, dan memecahkan masalah.

Sehingga, untuk menuai manfaat olahraga pada kinerja mental, penting untuk memiliki waktu istirahat dulu sebelum mulai bekerja.

Tapi perlu diingat bahwa latihan harus bersifat aerobik. Penelitian difokuskan pada aktivitas jalan kaki, lari, dan bersepeda dari sedang hingga kuat. Tetapi olahraga apa pun yang meningkatkan detak jantung Anda, katakanlah 60 hingga 70 persen dari detak jantung maksimal, mestinya memiliki efek yang sama.

Kemudian, pendekatan terbaik adalah berolahraga selama dua menit setiap dua jam sepanjang hari. Dengan cara itu, Anda akan mengisi ulang, menyegarkan kembali, dan memulai kembali ketajaman otak. Pada prosesnya, latihan ini akan meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Fisik Kurang Bugar Bisa Tingkatkan Risiko Depresi Sampai 98 Persen

Studi: Fisik Kurang Bugar Bisa Tingkatkan Risiko Depresi Sampai 98 Persen

Health | Jum'at, 13 November 2020 | 16:17 WIB

Ingin Kembali Olahraga Usai Lama Vakum? Ini Saran dari Dokter

Ingin Kembali Olahraga Usai Lama Vakum? Ini Saran dari Dokter

Health | Jum'at, 13 November 2020 | 15:15 WIB

Olahraga Saat Pandemi Sangat Disarankan, Termasuk Lansia

Olahraga Saat Pandemi Sangat Disarankan, Termasuk Lansia

Jawa Tengah | Sabtu, 14 November 2020 | 17:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB