Simak Perjalanan Imunisasi Hingga Indonesia Dinyatakan Bebas Polio

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 18 November 2020 | 08:10 WIB
Simak Perjalanan Imunisasi Hingga Indonesia Dinyatakan Bebas Polio
Ilustrasi Pekan Imunisasi Nasional (8/3).

Suara.com - Indonesia telah ditetapkan bebas polio oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak 2014 lalu. Pemberian vaksin polio melalui imunisasi menjadi salah satu kunci dalam menyelesaikan wabah penyakit tersebut.

Penasihat Field Epidemiology Training Program (FETP) dr. I Nyoman Kandun MPH mengatakan, pemerintah Indonesia saat itu masif melakukan program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) dimulai pada 1995.

Menurutnya, imunisasi sangat penting untuk membentuk daya tahan tubuh dalam melawan penyakit tertentu juga sebagai intervensi kesehatan masyarakat yang spesifik dan efektif dari segi biaya.

“Pemberian vaksin oral polio pada 1995-1997 diberikan pada siapa saja, tanpa memandang seseorang itu sudah diberikan vaksin polio secara rutin atau belum," jelas dokter Nyoman dalam webinar Dialog Produktif 'Belajar dari Sukses PIN Polio' yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Selasa (17/11/2020).

Ia menambahkan, pada saat itu masyarakat yang telah mendapat imunisasi polio rutin, akan kembali divaksin untuk memperkebal daya tahan tubuhnya. Sementara yang belum mendapat vaksin polio, maka menjadi imunisasi dasar.

PIN saat itu bertujuan untuk mengeradikasi polio di Indonesia. Masyarakat perlu mengetahui tahap-tahap penanganan penyakit menular, yaitu mengontrol, mengeliminasi dan mengeradikasi, jelas Nyoman.

“Mengontrol adalah menekan insiden penyakit menular. Sedangkan mengeliminasi adalah menekan hingga angka yang sangat rendah, bisa sampai nol, tapi virusnya tidak hilang. Mengeradikasi artinya, di samping kita bisa menekan penularan sampai nol, virusnya juga bisa hilang. Seperti misalnya cacar yang tidak ditemukan lagi adanya virus cacar sehingga kita bisa dikatakan mengeradikasi cacar," paparnya.

Cakupan imunisasi rutin polio itu sempat menurun akibat terdampak krisis multi dimensi pada periode 1998-2002. Pada 2002, baru pemerintah kembali melakukan PIN.

Kemudiam 2005 virus polio liar (wild polio virus) teridentifikasi di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat. Menurut Nyoman, penanganannya saat itu terbilang cepat melalui tindakan sub PIN agar virus polio liar yang masuk Cidahu tidak menyebar.

baca juga

"Tapi virus tersebut menyebar ke Sumatra dan wilayah lainnya," kata dr. Nyoman.

Pemerintah kemudian menetapkannya sebagai Kejadian Luar Biasa atau KLB dan kembali menjalankan PIN. Barulah pada 2006, polio tersebut teratasi dan 2014, label bebas polio diberikan WHO kepada Indonesia.

"Sampai saat ini tidak ditemukan lagi penderita polio yang disebabkan virus polio liar. Jadi apa yang bisa dilakukan untuk meminimalisir penyebaran virus? Cakupan imunisasi harus setinggi-tingginya, bila perlu 100 persen," tegas dr Nyoman.

Menurut Konsultan Imunisasi dan pengawasan untuk lembaga pencegahan dan pengendalian penyakit CDC Atlanta kantor Indonesia dokter Jane Soepardi, kunci sukses untuk membebaskan Indonesia dari polio adalah dukungan dari pemerintah juga sumber daya tenaga kesehatan dan logistik yang cukup.

“Tidak kalah penting, Komunikasi dengan masyarakat melalui berbagai media terlaksana dengan baik sehingga imunisasi dengan vaksin yang sesuai, mampu diterima dan terbukti sebagai pendekatan kesehatan yang efektif," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Pandemi Covid-19 Bikin Kasus Polio dan Campak Naik Lagi?

Waduh, Pandemi Covid-19 Bikin Kasus Polio dan Campak Naik Lagi?

Health | Senin, 16 November 2020 | 16:37 WIB

WHO: Kasus Campak Mencapai Angka Tertinggi dalam 23 Tahun Terakhir

WHO: Kasus Campak Mencapai Angka Tertinggi dalam 23 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 14 November 2020 | 15:06 WIB

Imunisasi Difteri Tetanus Secara Drive Thru

Imunisasi Difteri Tetanus Secara Drive Thru

Foto | Sabtu, 14 November 2020 | 14:05 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×