WHO: Kasus Campak Mencapai Angka Tertinggi dalam 23 Tahun Terakhir

Rauhanda Riyantama, Rosiana Chozanah

Sabtu, 14 November 2020 | 15:06 WIB
WHO: Kasus Campak Mencapai Angka Tertinggi dalam 23 Tahun Terakhir
Pasien campak. (Shutterstock)

Suara.com - Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mencatat kasus campak pada 2019 mencapai titik tertinggi secara global dalam 23 tahun terakhir.

Dalam penelitian yang terbit pada Kamis (14/11/2020), WHO dan CDC melaporkan hampir 870 ribu kasus campak tahun lalu, dan jumlah kematian pun mencapai sekitar 207.500, meningkat hampir 50% sejak 2016 lalu.

Dilansir Business Insider, kedua badan tersebut menyalahkan peningkatan jumlah kasus ini pada penurunan vaksinasi secara signifikan.

Padahal, anak-anak harus menerima dua dosis vaksin campak untuk menghindari infeksi menular ini.

"Data ini mengirimkan pesan yang jelas bahwa kami gagal melindungi anak-anak dari campak di setiap wilayah di dunia," tutur direktur jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah pernyataan.

Campak [shutterstock]
Campak [shutterstock]

Cakupan vaksinasi menggunakan dua vaksin campak telah berhenti antara 70% hingga 85% secara global.

Menurut WHO dan CDC, upaya global untuk menghentikan pandemi virus corona telah mempersulit kampanye vaksinasi campak, yang memungkinkan penyakit ini menyebar lebih jauh.

Karena penghentian kampanye vaksinasi campak, kedua badan tersebut memperkirakan akan ada lebih dari 94 juta orang di 26 negara berisiko tidak mendapatkan vaksin bulan ini.

Dari negara-negara dengan layanan imunisasi tertunda tahun ini, hanya ada 8 yang mulai kembali, seperti Brasil, Republik Afrika Tengah, Kongo, Ethiopia, Nepal, Nigeria, Filipina, dan Somalia.

baca juga

Campak kebanyakan menyerang anak balita dan bisa berakibat fatal pada mereka yang kekurangan gizi atau sistem kekebalan terganggu.

Lebih dari 95% kematian akibat campak telah terjadi di negara berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi, Ahli Lebih Khawatir Anak-Anak Terkena Campak Daripada Covid-19

Pandemi, Ahli Lebih Khawatir Anak-Anak Terkena Campak Daripada Covid-19

Health | Selasa, 01 September 2020 | 17:21 WIB

Bukan Virus Corona, Anak-Anak Justru Lebih Rentan terhadap Campak!

Bukan Virus Corona, Anak-Anak Justru Lebih Rentan terhadap Campak!

Health | Selasa, 01 September 2020 | 14:43 WIB

Sri Lanka dan Maladewa, Negara ASEAN Pertama yang Sukses Basmi Campak

Sri Lanka dan Maladewa, Negara ASEAN Pertama yang Sukses Basmi Campak

Health | Senin, 13 Juli 2020 | 15:45 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Gowa: Pasutri Ditemukan Tewas, 3 Anak Dikunci di Dalam Kamar

Tragedi Berdarah di Gowa: Pasutri Ditemukan Tewas, 3 Anak Dikunci di Dalam Kamar

Sulsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:05 WIB

7 Cara Membersihkan Tupperware yang Bau, Ampuh Hilangkan Aroma Tak Sedap

7 Cara Membersihkan Tupperware yang Bau, Ampuh Hilangkan Aroma Tak Sedap

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Review Made in Korea 2: Saat Gila Jabatan Berujung Penyesalan Seumur Hidup

Review Made in Korea 2: Saat Gila Jabatan Berujung Penyesalan Seumur Hidup

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Flare dan Kembang Api Warnai Pesta Juara Indonesia di Bundaran HI

Flare dan Kembang Api Warnai Pesta Juara Indonesia di Bundaran HI

Foto | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Rasa Sepi Berakhir, 4 Shio ini Diprediksi Lebih Beruntung dan Bahagia Mulai 6 Oktober 2026

Rasa Sepi Berakhir, 4 Shio ini Diprediksi Lebih Beruntung dan Bahagia Mulai 6 Oktober 2026

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:49 WIB

Garuda Terbang Tinggi, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda Terbang Tinggi, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Foto | Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

×