Feby Febiola Alami Rambut Rontok Akibat Kemoterapi, Kapan akan Tumbuh Lagi?

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 25 November 2020 | 15:35 WIB
Feby Febiola Alami Rambut Rontok Akibat Kemoterapi, Kapan akan Tumbuh Lagi?
Feby Febiola [Instagram]

Suara.com - Aktris Feby Febiola mengatakan bahwa ia bahagia setelah berhasil melawan kanker ovarium. Hal ini diucapkannya ketika menjadi bintang tamu dalam podcast Deddy Corbuzier, Selasa (24/11/2020).

Di tengah perbincangan tersebut, Deddy sempat melontarkan pertanyaan yang dimaksudkan sebagai lelucon.

"Sekarang rambut kamu tumbuh nggak?," tanya Deddy.

Menjawab Deddy, Feby mengatakan rambutnya masih belum tumbuh.

"Saya menunggu. Katanya sih sebulan sampai dua bulan (lagi akan tumbuh). Nah, terakhir kemoterapi gue tanggal 28 bulan lalu," jelas Feby.

Unggahan Feby Febiola [Instagram/@febyfebiola_]
Unggahan Feby Febiola [Instagram/@febyfebiola_]

Ia juga menjelaskan bahwa rambut setiap orang akan berbeda.

Memang, umumnya pasien kanker yang menjalani kemoterapi akan kehilangan sebagian atau seluruh rambut mereka.

Hal ini terjadi karena kemoterapi tidak hanya menghancurkan sel kanker, tetapi juga membunuh sel sehat, termasuk di folikel rambut yang mendukung pertumbuhannya.

Berdasarkan Medical News Today, rambut rontok pada pasien kanker biasanya dimulai dalam dua minggu setelah perawatan dan menjadi lebih parah selama satu hingga dua bulan.

Rambut tidak akan tumbuh kembali segera setelah perawatan kemoterapi terakhir. Ini karena obat kemoterapi membutuhkan waktu untuk benar-benar keluar dari tubuh dan berhenti menyerang sel pembagi yang sehat.

Namun, beberapa minggu setelah perawatan berakhir, kebanyakan orang akan mulai melihat beberapa rambut tipis dan berbulu halus tumbuh.

Rambut asli mungkin mulai tumbuh dengan baik dalam satu atau dua bulan sejak perawatan terakhir.

Tetapi, ada juga orang yang mengalami kerontokan rambut permanen. Obat-obatan tertentu, seperti docetaxel (Taxotere), dapat memiliki efek ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Kena Kanker, Feby Febiola Merasa Lebih Bahagia

Setelah Kena Kanker, Feby Febiola Merasa Lebih Bahagia

Entertainment | Rabu, 25 November 2020 | 08:00 WIB

Curhat Soal Kanker, Feby Febiola Akui Siap Hadapi Kematian

Curhat Soal Kanker, Feby Febiola Akui Siap Hadapi Kematian

Jogja | Selasa, 24 November 2020 | 18:10 WIB

Ilmuwan Kembangkan Kemoterapi yang Diyakini Efektif Mematikan Sel Kanker

Ilmuwan Kembangkan Kemoterapi yang Diyakini Efektif Mematikan Sel Kanker

Health | Selasa, 24 November 2020 | 12:43 WIB

Terkini

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB