Tak Mau Kalah, Vaksin Sputnik V Rusia Diklaim 95 Persen Efektif

Bimo Aria Fundrika, Luthfi Khairul Fikri

Rabu, 25 November 2020 | 19:50 WIB
Tak Mau Kalah, Vaksin Sputnik V Rusia Diklaim 95 Persen Efektif
Vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]

Suara.com - Pemerintah Rusia mengklaim vaksin virus corona Covid-19 Sputnik V-nya memiliki tingkat efektivitas 95 persen. Vaksin itu juga disebut memiliki harga yang lebih murah, dan lebih mudah disimpan dibandingkan beberapa kandidat lainnya.

Vaksin Sputnik V ini juga telah memasuki uji klinis fase III yang melibatkan 40.000 sukarelawan. Hasil uji coba sementara sekali lagi mengkonfirmasi kemanjuran tinggi vaksin Sputnik V tersebut.

Selama uji klinis, keamanan vaksin terus dipantau oleh Komite Pemantau Independen yang terdiri dari ilmuwan Rusia terkemuka. 

Untuk pengumpulan, kontrol kualitas, dan pemrosesan data dilakukan sesuai dengan standar GCP ICH dan melibatkan partisipasi aktif dari Departemen Kesehatan Moskow dan Crocus Medical, organisasi penelitian kontrak (CRO).

Peneliti menunjukan vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]
Peneliti menunjukan vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]

Menteri Kesehatan Federasi Rusia, Mikhail Murashko, Menteri Kesehatan Federasi Rusia, mengatakan data yang menunjukkan kemanjuran tinggi dari vaksin Sputnik V memberi harapan bahwa mereka akan segera mendapatkan vaksin dalam memerangi virus corona.

Sementara, Kementerian Kesehatan Rusia, Pusat Penelitian Gamaleya yang dikelola negara, dan Dana Investasi Langsung Rusia (Russian Direct Investment/RDIF) menyampaikan dalam pernyataan, bahwa vaksin itu mencatat efektivitas yang lebih tinggi setelah analisis berikutnya. 

Artinya tidak ada efek samping berlebih meskipun beberapa relawan alami demam, kelelahan, dan sakit kepala.

Direktur Gamaleya Center, Alexander Gintsburg, menerangkan bahwa analisis efikasi dari Sputnik V telah menunjukkan kemanjurannya sejak uji klinis fase pertama dan kedua.

“Kami berharap tingkat kemanjuran terus jadi lebih tinggi berdasarkan data beberapa hari ke depan, Dan, kami memiliki alasan kuat percaya bahwa hasilnya akan melebihi harapan awal kami,” ujar Gintsburg dalam pernyataannya pada siaran pers yang diterima Suara.com, Rabu (25/11/2020).

baca juga

Sementara, Wakil Direktur Gamaleya Center, Denis Logunov, menambahkan bahwa tingkat kemanjuran vaksin yang tinggi merupakan indikasi penting bahwa respons kekebalan yang stabil terhadap infeksi Covid-19.

“Kami berharap hasil sementara berikutnya akan menunjukkan sifat positif Sputnik V, membawa kami lebih dekat ke penyelesaian studi dan awal vaksinasi massal sesama warga negara kami,” jelas dia.

CEO Dana Investasi Langsung Rusia, Kirill Dmitriev, mengapresiasi terhadap kemajuan pengembangan Sputnik V ini. Menurutnya, Gamaleya Center telah mengembangkan salah satu vaksin paling efisien melawan virus corona di dunia.

“Keunikan dari vaksin Rusia terletak pada penggunaan dua vektor adenoviral manusia yang berbeda yang memungkinkan respon imun yang lebih kuat dan jangka panjang dibandingkan dengan vaksin yang menggunakan satu vektor yang sama untuk dua dosis,” tutur dia.

Data penelitian sementara nantinya akan dipublikasikan oleh tim Gamaleya Center di salah satu jurnal medis internasional terkemuka. Setelah menyelesaikan uji klinis Fase III dari vaksin Sputnik V, Gamaleya Center akan memberikan akses ke laporan uji klinis lengkap.

Adapun, dalam beberapa hari terakhir, Rusia telah mencatat peningkatan tajam kasus infeksi virus corona. Tercatat, total infeksi di Rusia pada Selasa (24/11/2020) mencapai 2,14 juta dan merupakan kasus tertinggi kelima di dunia.

Kendati begitu, tingkat angka kematian akibat virus di negara tersebut secara signifikan lebih rendah, yakni 37.031 jiwa dari pada negara lain yang terkena dampak parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 untuk Cerpelai, Penting atau Tidak?

Vaksin Covid-19 untuk Cerpelai, Penting atau Tidak?

Health | Rabu, 25 November 2020 | 18:24 WIB

Duh! Sejumlah Wilayah di Jateng Tak Punya Alat Penyimpan Vaksin Covid-19

Duh! Sejumlah Wilayah di Jateng Tak Punya Alat Penyimpan Vaksin Covid-19

Jawa Tengah | Rabu, 25 November 2020 | 14:51 WIB

Pemerintah Ingin Pastikan Kesiapan Distribusi dan Vaksinasi

Pemerintah Ingin Pastikan Kesiapan Distribusi dan Vaksinasi

News | Rabu, 25 November 2020 | 14:18 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×