Waspada Gejala Diabetes pada Anak, Apa Saja?

Vania Rossa

Kamis, 26 November 2020 | 14:21 WIB
Waspada Gejala Diabetes pada Anak, Apa Saja?
Ilustrasi diabetes pada anak. (Shutterstock)

Suara.com - Anak yang gemuk memang terlihat lucu dan menggemaskan. Apalagi sebagian orangtua di Indonesia memang kerap bangga bila memiliki anak dengan tubuh gemuk dan berisi. Eits, tapi tunggu dulu. Ada sejumlah bahaya kesehatan di balik kelucuan anak yang gemuk dan memiliki berat badan berlebih, salah satunya adalah diabetes.

Ironisnya, tingkat obesitas di Indonesia tidak juga menurun. Menurut data dari WHO 2013, persentase obesitas anak di Indonesia adalah yang tertinggi di ASEAN. Dengan tingginya angka obesitas, persentase penyakit diabetes pada anak pun turut meningkat.

Nah, sebelum diabetes menyerang anak Anda, ini tips dari The Asiant Parent mengenai hal-hal yang harus Anda ketahui seputar penyebab dan gejala diabetes pada anak.

Penyebab Diabetes Pada Anak
Berbicara soal obesitas pada anak, dr. Dante S.Herbuwono, SpPD-KEMD, PhD menyebutkan bahwa anak yang sudah obesitas dari kecil bisa berpotensi diabetes sewaktu dewasa.

"Anak obesitas yang sudah gemuk dari kecil bisa kena diabetes. Ini karena si anak membentuk sel lemak yang besar. Saat dewasa nanti pun, anak akan cenderung memiliki badan besar,” papar dr. Dante S.Herbuwono, SpPD-KEMD, PhD.

Beberapa penyebab diabetes pada anak, di antaranya:

1. Suka Makan Makanan Tinggi Gula
Penyebab utama yang mungkin menyebabkan berlebihnya berat badan pada anak adalah kebiasaan makan tinggi gula. Karena makanan dengan kandungan seperti ini biasanya memiliki rasa manis yang amat disukai oleh anak-anak. Tapi sayangnya, makanan tinggi gula bisa memicu obesitas pada anak, terutama jika dikonsumsi berlebihan.

2. Memiliki Keluarga atau Orangtua dengan Riwayat Diabetes
Selain dari faktor pola makan, ada juga faktor genetik yang memengaruhi anak bisa terjangkit penyakit diabetes. Dokter Dante menjelaskan bahwa orangtua yang sudah memiliki riwayat diabetes dapat menurun ke anak.

"Kalau bapak dan ibunya diabetes, anaknya rentan mengidap penyakit gula, karena genetik. Anak yang jarang gerak, makan banyak, bisa diabetes,” pungkas dia.

baca juga

Jenis Penyakit Diabetes Pada Anak
Diabetes (diabetes melitus) sendiri adalah penyakit jangka panjang atau kronis yang ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) yang jauh di atas normal.

Glukosa memang penting sebagai sumber energi utama bagi otak maupun sel-sel yang membentuk otot serta jaringan pada tubuh. Akan tetapi, jika jika dikonsumsi secara berlebihan bisa membahayakan kesehatan, yang memicu penyakit diabetes.

Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit diabetes yang mungkin diderita anak.

1. Diabetes Tipe 1
Penyakit diabetes tipe 1 disebabkan oleh faktor genetik. Penyakit diabetes tipe 1 ini disebabkan oleh kelainan genetik di mana sel yang memproduksi insulin di dalam pankreas dirusak sendiri oleh sistem kekebalan tubuh, atau bahkan ada kondisi di mana pankreas sama sekali tidak memproduksi insulin. Padahal hormon insulin ini sangat dibutuhkan tubuh untuk mengubah kadar gula menjadi energi. Gejala penyakit diabetes tipe 1 ini bisa timbul secara tiba-tiba dengan ditandai adanya penurunan berat badan secara drastis meskipun anak Anda banyak makan dan minum namun juga banyak buang air kecil.

2. Diabetes Tipe 2
Penyakit diabetes tipe 2 disebabkan oleh pola hidup yang kurang sehat. Diabetes tipe 2 umumnya terdeteksi pada anak-anak usia belasan tahun antara 13-14 tahun. Namun ada juga sebagian anak yang bisa mengalami penyakit ini sejak usia 4 tahun. Lebih dari 90% penderita diabetes tipe 2 adalah anak-anak yang mengalami obesitas.

Pada gejala diabetes tipe 2 ini tubuh anak masih bisa menghasilkan hormon insulin, namun tidak mampu bekerja dengan baik untuk menjaga agar kadar gula tetap normal. Hal ini dipengaruhi oleh gaya hidup kurang sehat yang telah dijalani si anak sehingga mengakibatkan kegemukan. Anda perlu mewaspadai jika area tengkuk si kecil terlihat lebih gelap, karena ini merupakan salah satu penanda adanya resistensi insulin yang mudah dikenali.

Gejala Diabetes Pada Anak
Berikut ini adalah beberapa gejala diabetes pada anak yang perlu diwaspadai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Diabetes Tipe 2, Bagaimana Penyakit Ini Berkembang di Tubuh?

Mengenal Diabetes Tipe 2, Bagaimana Penyakit Ini Berkembang di Tubuh?

Health | Rabu, 25 November 2020 | 16:30 WIB

Mencegah Diabetes, Kurangi Konsumsi Daging dan Produk Susu

Mencegah Diabetes, Kurangi Konsumsi Daging dan Produk Susu

Health | Rabu, 25 November 2020 | 15:50 WIB

Pasien Diabetes Ingin Makan Makanan Manis? Ini Pesan dari Dokter Gizi

Pasien Diabetes Ingin Makan Makanan Manis? Ini Pesan dari Dokter Gizi

Kaltim | Minggu, 22 November 2020 | 16:54 WIB

Terkini

Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli di Sidang Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli di Sidang Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:15 WIB

Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan

Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan

Kaltim | Jum'at, 06 November 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Kehidupannya Lebih Baik Mulai 6 November 2026, Banyak Perubahan Positif

4 Shio yang Kehidupannya Lebih Baik Mulai 6 November 2026, Banyak Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 07:04 WIB

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

Agensi Umumkan Lee Know Stray Kids Akan Mulai Wajib Militer pada Awal 2027

Agensi Umumkan Lee Know Stray Kids Akan Mulai Wajib Militer pada Awal 2027

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

PKB Apresiasi Kapolri soal Penanganan Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal Listyo Sigit

PKB Apresiasi Kapolri soal Penanganan Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal Listyo Sigit

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

Ube dan Matcha Berpadu dengan Kopi, Jadi Inspirasi Menu Minuman Creamy

Ube dan Matcha Berpadu dengan Kopi, Jadi Inspirasi Menu Minuman Creamy

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 06:48 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Tersangka Baru Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Bareskrim Polri Tetapkan Tersangka Baru Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 06:00 WIB

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

×