Awas, Tekanan Darah Tinggi di Usia 40 Tahun Tingkatkan Risiko Demensia

Angga Roni Priambodo, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 28 November 2020 | 06:00 WIB
Awas, Tekanan Darah Tinggi di Usia 40 Tahun Tingkatkan Risiko Demensia
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

Suara.com - Penelitian terhadap 37 ribu orang menemukan tekanan darah tinggi pada orang usia di bawah 50 tahun bisa menimbulkan konsekuensi serius di kemudian hari.

Tekanan darah diastolik yang lebih tinggi bisa meningkatkan risiko kerusakan otak ketika bertambah tua. Meskipun hanya menunjukkan sedikit peningkatan.

Kondisi ini mungkin juga meningkatkan risiko stroke, cacat fisik dan depresi. Pemimpin studi, Dr Karolina Wartolowska, dari Universitas Oxford mengatakan banyak orang menganggap hipertensi dan stroke adalah penyakit orang tua.

Tapi, hasil penelitiannya menunjukkan bahwa seseorang harus memastikan tekanan darahnya dalam kisaran normal sejak usia 40 dan 50-an jika ingin menjaga kesehatan otak hingga usia 60 sampai 70-an.

Idealnya, tekanan darah yang normal berkisar antara 90/60 mmHg dan 120/80 mmHg. Sedangkan tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih sudah dianggap tinggi.

Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Peneliti menganalisis catatan dari database Biobank Inggris, yang melibatkan orang usia 40-69 tahun antara 2006 dan 2010. Peneliti mengikuti kesehatan mereka selama lebih dari 10 tahun.

Hasilnya, mereka menemukan kerusakan otak yang dikenal sebagai hipertensitas materi putih (WMH). Kerusakan otak ini muncul pada pemindaian MRI yang menunjukkan adanya kerusakan pada pembuluh darah kecil.

Studi tersebut juga menemukan bahwa peningkatan kecil 10 mmHg di atas normal dalam tekanan darah sistolik diukur ketika jantung berkontraksi. Kondisi inilah yang menyebabkan peningkatan WMH rata-rata 12,6 persen.

Pada tekanan darah diastolik, setiap kenaikan 5 mmHg dikaitkan dengan peningkatan 10,6 persen pada WMH. Orang-orang yang memiliki tekanan darah diastolik lebih tinggi pada usia 40 dan 50-an cenderung akan menderita kerusakan otak lebih parah di tahun berikutnya.

baca juga

Hiperintensitas materi putih ini bisa meningkatkan risiko stroke, demensia, cacat fisik, depresi dan penurunan kemampuan berpikir.

"Tekanan darah tinggi tidak hanya memengaruhi jantung, tapi juga kepala seseorang," kata Dr Richard Oakley, dari Alzheimer's Society dikutip dari Express.

Meskipun penelitian ini tidak mencari hubungan spesifik antara tekanan darah dan demensia. Tapi, kedua hal itu saling berkaitan karena tekanan darah tinggi juga berhubungan dengan perubahan otak yang bisa meningkatkan risiko demensia.

"Karena sedikitnya perawatan demensia yang tersedia, maka sangat penting untuk memikirkan kesehatan kita sejak masih muda," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkah Pion di Warung Kopi: Ketika Perang di Papan Hitam Putih Ternyata Bisa Lawan Pikun

Berkah Pion di Warung Kopi: Ketika Perang di Papan Hitam Putih Ternyata Bisa Lawan Pikun

Your Say | Jum'at, 10 April 2026 | 10:40 WIB

5 Pilihan Teh Herbal yang Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol, Mulai dari Rp20 Ribuan

5 Pilihan Teh Herbal yang Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol, Mulai dari Rp20 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 06 Januari 2026 | 18:35 WIB

Menopause dan Risiko Demensia: Perubahan Hormon yang Tak Bisa Diabaikan

Menopause dan Risiko Demensia: Perubahan Hormon yang Tak Bisa Diabaikan

Health | Senin, 15 Desember 2025 | 22:42 WIB

7 Cara Alami Menurunkan Tekanan Darah Tinggi, Ikuti Gerakan Ini

7 Cara Alami Menurunkan Tekanan Darah Tinggi, Ikuti Gerakan Ini

Lifestyle | Rabu, 03 Desember 2025 | 09:44 WIB

Studi Mengungkapkan Bahwa Olahraga di Usia Lanjut Turunkan Risiko Demensia

Studi Mengungkapkan Bahwa Olahraga di Usia Lanjut Turunkan Risiko Demensia

Lifestyle | Minggu, 23 November 2025 | 13:05 WIB

Waspada! Hipertensi Intai Anak Muda, Ini Resep Sehat Kata Dokter

Waspada! Hipertensi Intai Anak Muda, Ini Resep Sehat Kata Dokter

Your Say | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 19:00 WIB

Viral Siput Diduga Terekam di Makanan MBG, Ancam Kerusakan Otak Jika Termakan

Viral Siput Diduga Terekam di Makanan MBG, Ancam Kerusakan Otak Jika Termakan

Lifestyle | Minggu, 21 September 2025 | 20:46 WIB

Hipertensi Masih Jadi Silent Killer, Deteksi Dini Dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Pencegahan

Hipertensi Masih Jadi Silent Killer, Deteksi Dini Dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Pencegahan

Health | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 17:33 WIB

Kondisi Kesehatan Bruce Willis Makin Memprihatinkan: Sulit Bicara dan Berjalan

Kondisi Kesehatan Bruce Willis Makin Memprihatinkan: Sulit Bicara dan Berjalan

Entertainment | Selasa, 22 Juli 2025 | 14:01 WIB

5 Olahraga Ini Harus Dihindari Oleh Penderita Hipertensi, Salah Satunya Lari Cepat

5 Olahraga Ini Harus Dihindari Oleh Penderita Hipertensi, Salah Satunya Lari Cepat

Lifestyle | Kamis, 22 Mei 2025 | 20:43 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB