Studi: Selain Penciuman, Pasien Covid-19 Bisa Alami Sensasi Aneh di Hidung

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Sabtu, 28 November 2020 | 15:17 WIB
Studi: Selain Penciuman, Pasien Covid-19 Bisa Alami Sensasi Aneh di Hidung
Ilustrasi virus corona, hidung (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Kehilangan penciuman atau anosmia telah diakui sebagai salah satu gejala virus corona Covid-19. Namun nyatanya anosmia bukan satu-satunya prediktor infeksi virus corona Covid-19 yang bermula dari hidung.

Melansir dari Express, tim peneliti dari Universitas Barcelona mengkonfirmasi bahwa salah satu rute masuk SARS-CoV-2 adalah epitel hidung. Dengan begitu, mereka menyelidiki apakah orang yang terinfeksi mengalami gangguan hidung lain.

Dalam studi tersebut, para peneliti menilai 35 pasien dengan Covid-19 dan kelompok kontrol yang cocok dalam jenis kelamin dan usia. Menggunakan survei, para peneliti menanyakan apakah peserta yang terkonfirmasi Covid-19 mengalami gejala hidung seperti kekeringan yang berlebihan atau sensasi yang mirip dengan saat seseorang melakukan irigasi hidung.

Lebih dari 68 persen pasien melaporkan setidaknya satu gejala hidung dalam penelitian tersebut. Mereka mengalami sensasi aneh di hidung dan hidung kering.

Selain itu, 52 persen dari kelompok klinis melaporkan sensasi konstan seperti sedang melakukan irigasi hidung. Para peneliti mencatat gejala hidung sebagian besar terjadi bersamaan dengan anosmia atau hiposmia.

Hiposmia adalah berkurangnya kemampuan untuk mencium. Gejala hidung juga muncul bersamaan dengan ageusia atau hilangnya perasa.

Ageusia adalah gejala utama lain yang dikenali oleh National health Service Inggris untuk mengindikasikan infeksi Covid-19. Gejala hidung juga dilaporkan bersamaan dengan hipogeusia, yaitu berkurangnya kemampuan untuk mengecap.

Untuk menyederhanakan, gejala hidung seperti sensasi aneh di hidung terjadi bersamaan dengan anosmia, hyposmia, ageusia, dan hypogeusia.

Ilustrasi hidung. (Shutterstock)
Ilustrasi hidung. (Shutterstock)

Gangguan hidung ini muncul terutama sebelum atau selama kemunculan gejala Covid-19 lainnya. Rata-rata, gejala hidung berlangsung selama 12 hari.

baca juga

"Adanya gejala pada hidung ini dan kemunculannya di awal, berpotensi memfasilitasi diagnosis awal Covid-19," catat para peneliti.

Harus dicatat bahwa studi ini diterbitkan sebagai makalah penelitian pra-cetak.
Artinya, penelitian ini belum melakukan peer-review dan belum ditinjau berbagai pakar atau rekan sejawat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sakit Kepala Jadi Gejala Virus Corona, Kenali Lokasi dan Cirinya!

Sakit Kepala Jadi Gejala Virus Corona, Kenali Lokasi dan Cirinya!

Health | Rabu, 25 November 2020 | 20:28 WIB

Hati-Hati, Mimisan Bisa Jadi Tanda Tekanan Darah Tinggi!

Hati-Hati, Mimisan Bisa Jadi Tanda Tekanan Darah Tinggi!

Health | Rabu, 25 November 2020 | 14:37 WIB

Hilangnya Indra Penciuman Bisa Jadi Tubuh Terlindungi dari Virus Corona

Hilangnya Indra Penciuman Bisa Jadi Tubuh Terlindungi dari Virus Corona

Health | Selasa, 24 November 2020 | 20:50 WIB

Terkini

Pemain Bangladesh Bongkar Strategi Lawan Timnas Indonesia: Kami Akan Main Mid Block

Pemain Bangladesh Bongkar Strategi Lawan Timnas Indonesia: Kami Akan Main Mid Block

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:05 WIB

7 Manfaat Utama Krim Pagi untuk Kulit Wajah, Apakah Wajib Pakai yang Mengandung SPF?

7 Manfaat Utama Krim Pagi untuk Kulit Wajah, Apakah Wajib Pakai yang Mengandung SPF?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 15:02 WIB

Jeong Yein Lovelyz Resmi Gantikan Ha Young di Musim Terbaru The Trauma Code

Jeong Yein Lovelyz Resmi Gantikan Ha Young di Musim Terbaru The Trauma Code

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:00 WIB

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 14:55 WIB

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Health | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:53 WIB

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

×