Kurang Gerak Bisa Hilangkan Massa Otot, Begini Panduan Ahli

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 02 Desember 2020 | 07:30 WIB
Kurang Gerak Bisa Hilangkan Massa Otot, Begini Panduan Ahli
Ilustrasi orang menonton TV (Shutterstock)

Suara.com - Selama pandemi di mana orang-orang terkunci di rumah membuat aktivitas fisik menjadi lebih sedikit. Padahal tidak aktif secara fisik bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Melansir dari Medical Xpress, tidak aktif secara fisik bisa menyebabkan resistensi insulin, berkurangnya massa otot, peningkatan lemak tubuh, dan kualitas tidur yang buruk. Ketidakaktifan fisik juga merupakan penyebab utama masalah kesehatan mental.

Peneliti Universitas McMaster telah menunjukkan bahwa mengurangi langkah harian menjadi kurang dari 1.500 langkah hanya dalam dua minggu dapat mengurangi sensitivitas insulin orang tua sebanyak sepertiga. Periode tidak aktif yang sama juga menyebabkan individu yang berusia di atas 65 tahun kehilangan sebanyak empat persen otot kaki mereka.

Bahkan ketika subjek penelitian kembali ke rutinitas harian normal, mereka tidak mendapatkan kembali otot mereka yang hilang. Secara efektif, orang yang lebih tua tidak memiliki kemampuan yang sama untuk bangkit kembali seperti orang yang lebih muda.

"Cara paling efektif untuk menjaga otot yang Anda miliki adalah latihan kekuatan yang sederhananya berarti melakukan olahraga beban tambahan," catat James McKendry Peneliti Pascadoktoral fisiologi olahraga, metabolisme protein otot dan penuaan Universitas McMaster dalam The Conversation.

[DW Indonesia]
[DW Indonesia]

"Jika Anda memiliki akses ke gym untuk menggunakan alat angkat beban dan mesin gerak terpandu, itu bagus," imbuhnya.

Namun McKendry menyatakan bahwa ada banyak alternatif dapat Anda lakukan dengan mudah di rumah. Anda bisa melakukan olahraga beban tubuh seperti push-up, squat dan lunge, latihan pita elastis, dan panjat tangga.

Selain olahraga, pola makan yang sehat dan menghindari makan berlebihan juga penting untuk menjaga kesehatan. Dalam hal McKendry menyatakan bahwa makanan kaya protein sangat penting karena membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan merangsang penyusunan kembali otot.

"Secara umum disepakati bahwa orang dewasa yang lebih tua membutuhkan lebih banyak protein," tulis McKendry.

baca juga

Anda bisa mendapatkan protein dari sumber hewani seperti susu, daging, ikan, dan telur serta protein nabati sepeti buncis, kacang-kacangan, biji-bijian, dan lentil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malas Gerak Selama di Rumah? Waspadai Kadar Kolesterol!

Malas Gerak Selama di Rumah? Waspadai Kadar Kolesterol!

Health | Kamis, 26 November 2020 | 20:13 WIB

Videografis: Manfaat Lari Bagi Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Videografis: Manfaat Lari Bagi Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Video | Sabtu, 28 November 2020 | 08:00 WIB

Mesti Tahu, Ini 9 Menu Makanan yang Harus Dikonsumsi Sebelum Olahraga

Mesti Tahu, Ini 9 Menu Makanan yang Harus Dikonsumsi Sebelum Olahraga

Lifestyle | Kamis, 26 November 2020 | 14:11 WIB

Terkini

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Surakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:06 WIB

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:04 WIB

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Jakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:43 WIB

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:38 WIB

×