Nebulizer Efektif Mengatasi Gangguan Pernapasan Anak? Ini Kata Dokter

M. Reza Sulaiman, Luthfi Khairul Fikri

Kamis, 03 Desember 2020 | 07:25 WIB
Nebulizer Efektif Mengatasi Gangguan Pernapasan Anak? Ini Kata Dokter
Peranti pengobatan pernapasan lewat penguapan atau nebulizer [Shutterstock].

Suara.com - Anak mengalami gangguan pernapasan tak jarang diberikan nebulizer oleh orangtua. Amankah melakukan ini menurut dokter?

Data World Health Organization (WHO) mengungkapkan bahwa infeksi saluran pernapasan menyebabkan hampir 4 juta kematian balita setiap tahun dan sering berada pada daftar 10 penyakit terbanyak di rumah sakit.

Penyakit ini juga menjadi 98 pernapasan pemicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Di Indonesia sendiri, infeksi saluran pernapasan selalu menempati urutan pertama penyebab kematian pada kelompok bayi dan balita.

Dokter Spesialis Paru dari Rumah Sakit Umum Persahabatan, dr Andika Chandra Putra PhD SpP(K) mengatakan menjaga kesehatan paru-paru sangat penting karena penyakit ini berkontribusi besar terhadap jumlah penderita dan kematian masyarakat seluruh dunia.

"Lima penyakit paru yang sering terjadi itu pneumonia, tuberkulosis, PPOK, kanker paru, dan asma. Untuk balita, angka kematian akibat pneumonia di Indonesia cukup tinggi yakni 16 persen atau sekitar 920.136 balita," ujar Andika dalam pernyataannya secara virtual, baru-baru ini.

Menurutnya, salah satu hal penting yang dapat dilakukan orang tua untuk mencegah masalah penyakit paru dan pernapasan pada balita harus dimulai sejak bayi dalam kandungan, yakni dengan sang ibu tidak merokok atau menjadi perokok pasif.

Sedangkan ketika sudah lahir, bayi harus dijauhkan dari paparan polusi dan asap rokok. Tentunya akan lebih baik jika pasangan yang baru menikah langsung berhenti merokok, jika berencana punya anak.

"Selain itu, bisa juga menggunakan alat medis seperti nebulizer yang bisa berguna mengobati saluran pernapasan pada anak. Studi menunjukkan nebulizer bisa memberikan hasil yang lebih baik untuk penyakit pernapasan seperti asma, bronchitis, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), dan flu musiman akibat perubahan cuaca," jelasnya.

Terlepas dari itu, untuk membantu orang tua mengatasi masalah pernapasan anak di rumah, PT OMRON Healthcare Indonesia juga dengan bangga mengumumkan dua alat terapi pernapasan nebulizer dengan desain yang ramah pengguna dan mudah digunakan.

baca juga

Direktur OMRON Healthcare Indonesia, Tomoaki Watanabe, mengaku bahwa pihaknya memperkenalkan nebulizer cum nasal aspirator pertama di Indonesia karena didesain khusus untuk bayi, terutama yang berusia 0-5 tahun.

"Aspirator hidung melegakan hidung bayi yang tersumbat, serta membantu mereka untuk makan dan tidur dengan nyaman. Aspirator ini juga memungkinkan memberi pengobatan dengan mudah karena anak-anak hanya perlu duduk dan menghirup uap melalui masker," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Alami Gangguan Pernapasan, Calon Haji Asal Maros Selamet Meninggal Dunia di Madinah

Alami Gangguan Pernapasan, Calon Haji Asal Maros Selamet Meninggal Dunia di Madinah

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 11:42 WIB

Tips Puasa Aman dan Nyaman untuk Penderita Gangguan Paru dan Pernapasan Menurut Pakar

Tips Puasa Aman dan Nyaman untuk Penderita Gangguan Paru dan Pernapasan Menurut Pakar

News | Minggu, 02 Maret 2025 | 13:48 WIB

7 Cara Efektif Mengatasi Batuk Berdahak dengan Ramuan Herbal

7 Cara Efektif Mengatasi Batuk Berdahak dengan Ramuan Herbal

Health | Rabu, 01 Januari 2025 | 20:25 WIB

7 Obat Herbal Terbaik untuk Mengatasi Gangguan Pernapasan yang Ampuh

7 Obat Herbal Terbaik untuk Mengatasi Gangguan Pernapasan yang Ampuh

Health | Jum'at, 20 Desember 2024 | 08:49 WIB

Beragam Manfaat Konsumsi Susu Kambing, Salah Satunya Dapat Mengatasi Gangguan Pernapasan

Beragam Manfaat Konsumsi Susu Kambing, Salah Satunya Dapat Mengatasi Gangguan Pernapasan

Health | Senin, 15 Januari 2024 | 09:00 WIB

Alert! Kasus ISPA di Jabodetabek Tembus 200 Ribu Per Bulan, Dokter Paru: Mengkhawatirkan!

Alert! Kasus ISPA di Jabodetabek Tembus 200 Ribu Per Bulan, Dokter Paru: Mengkhawatirkan!

Health | Kamis, 31 Agustus 2023 | 09:52 WIB

Akibat Polusi di Jakarta, Jumlah Penderita ISPA Meningkat

Akibat Polusi di Jakarta, Jumlah Penderita ISPA Meningkat

Foto | Rabu, 23 Agustus 2023 | 16:22 WIB

Dampak Polusi Udara Bagi Kesehatan dan Lingkungan, Polusi Jakarta Ganggu Kesehatan Jokowi?

Dampak Polusi Udara Bagi Kesehatan dan Lingkungan, Polusi Jakarta Ganggu Kesehatan Jokowi?

Health | Selasa, 15 Agustus 2023 | 18:42 WIB

6 Jenis Zat Berbahaya pada Polusi Udara, Gangguan Pernapasan hingga Kanker!

6 Jenis Zat Berbahaya pada Polusi Udara, Gangguan Pernapasan hingga Kanker!

Your Say | Jum'at, 14 Juli 2023 | 16:04 WIB

Terkini

Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo

Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:15 WIB

4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik

4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:05 WIB

Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen

Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen

Surakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:03 WIB

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:02 WIB

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:00 WIB

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:56 WIB

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:52 WIB

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:51 WIB

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:40 WIB

Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel

Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:38 WIB

×