Bukan Pernapasan, 15 Persen Pasien Covid-19 Justru Alami Gejala Ini

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 04 Desember 2020 | 17:10 WIB
Bukan Pernapasan, 15 Persen Pasien Covid-19 Justru Alami Gejala Ini
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Sekitar 10 hingga 15 persen pasien dengan penyakit Covid-19 seringkali hanya memiliki gejala gastrointestinal seperti mual, muntah dan diare daripada batuk, sesak napas atau sakit tenggorokan, kata dokter dari All India Institute of Medical Sciences di National Grand Round.

Dilansir dari Healthshots, pasien Covid-19 juga mungkin muncul dengan serangan jantung, stroke, masalah pembekuan darah, disfungsi ginjal atau hati, kata para dokter saat membahas efek penyakit virus pada organ selain paru-paru.

“Menariknya, 10 hingga 15 persen pasien Covid-19 mungkin datang dengan hanya gejala gastrointestinal dan tidak ada gejala pernapasan" kata mereka.

Oleh karena itu, penting untuk menguji mereka yang memiliki gejala gastrointestinal dengan tes Covid-19 jika mereka menunjukkan gejala pernapasan atau jika mereka memiliki riwayat kontak dengan pasien positif.

Ilustrasi Covid-19. (Pexels)
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

Demikian kata Dr Saurabh Kedia, asisten profesor di departemen gastroenterologi di AIIMS.

Gejala gastrointestinal yang paling umum dari Covid-19 adalah diare (2 hingga 50 persen), kehilangan nafsu makan (30 hingga 40 persen), hepatitis (14 hingga 53 persen), gejala pencernaan (3 hingga 23 persen), muntah dan mual (1- 12 persen), kata Dr Kedia. Enzim hati yang meningkat juga merupakan temuan umum, dengan setengah dari pasien Covid-19 mengalaminya, kata Dr Shalimar, profesor tambahan dari departemen yang sama.

"Selain gejala gastrointestinal, Covid-19 dapat menyebabkan masalah pembekuan, kondisi jantung dan otak, cedera ginjal, dan gejala dermatologis, kata Dr Neeraj Nischal, profesor kedokteran di rumah sakit.

Data yang dipresentasikan olehnya menunjukkan bahwa di antara 540 pasien Covid-19 di bangsal setelah mengeluarkan mereka yang menderita demam berdarah dan kanker darah, 27 persen memiliki jumlah trombosit yang rendah dan 2,9 persenjumlah trombosit yang sangat rendah. Dengue dan kanker darah sama-sama dapat menyebabkan jumlah trombosit rendah.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Galakkan 3T dan 3M untuk Melawan Covid-19

Galakkan 3T dan 3M untuk Melawan Covid-19

Video | Jum'at, 04 Desember 2020 | 13:53 WIB

Epidemiolog Sikapi KPU: Pasien Covid Dilarang Terima Tamu di Ruang Isolasi

Epidemiolog Sikapi KPU: Pasien Covid Dilarang Terima Tamu di Ruang Isolasi

News | Jum'at, 04 Desember 2020 | 13:34 WIB

Covid-19 Dapat Sebabkan Kerusakan Paru-Paru "Tersembunyi"

Covid-19 Dapat Sebabkan Kerusakan Paru-Paru "Tersembunyi"

Health | Jum'at, 04 Desember 2020 | 13:16 WIB

Terkini

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

×