Sempat Didiagnosis Tak Punya Rahim, Seorang Wanita Berhasil Memiliki Anak

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 08 Desember 2020 | 14:01 WIB
Sempat Didiagnosis Tak Punya Rahim, Seorang Wanita Berhasil Memiliki Anak
Ilustrasi bayi (Unsplash/Liane)

Suara.com - Ada banyak kondisi bawaan yang dapat membuat kita takjub bahwa hal itu benar-benar terjadi, salah satunya kondisi bawaan saat seorang wanita dilahirkan tanpa rahim.

Pada usia 16 tahun, Kitty Cunningham didiagnosis bahwa dirinya dilahirkan tanpa rahim. Membuatnya berpikir dirinya tidak akan pernah bisa menjadi seorang ibu.

Tapi sekarang, Kitty bahagia akhirnya bisa memiliki keturunan meski tidak dilahirkan oleh dirinya sendiri.

Putranya, Jasper, lahir pada November lalu melalui sahabat Kitty, Jemma, yang mau menjadi ibu pengganti baginya.

"Suami saya berkata ketika dia berusia 20 tahun, dia memilih aku tanpa bayi daripada (memiliki) bayi dengan orang lain. Sekarang, ia mendapatkan keduanya. Ini adalah perasaan paling luar biasa," tutur Kitty, mengutip Mirror.

Ilustrasi rahim perempuan. (Shutterstock)
Ilustrasi rahim perempuan. (Shutterstock)

Kitty, yang sekarang berusia 32 tahun, menderita sindrom Mayer Rokitansky Kuster Hauser (MRKH). Sindrom ini menyebabkan rahim penderita tidak berkembang, atau bahkan tidak ada.

Dalam kasus Kitty, dia memiliki ovarium untuk menghasilkan sel telur tetapi tidak memiliki rahim agar kehamilan dapat berkembang.

Saat usianya 16 tahun, ia curiga mengapa belum menstruasi. Akhirnya ia memeriksakan diri.

"Aku berusia 16 tahun dan masih belum menstruasi, jadi dokter melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mereka menemukan aku tidak memiliki rahim," kisahnya.

baca juga

"Itu sangat mengejutkan dan membingungkan serta menakutkan. Mungkin saat itu adalah waktu terburuk untuk mengetahuinya. Saat kita 'berurusan' dengan banyak hormon," lanjutnya.

Kitty mengaku saat itu tidak dapat memikirkan hal lain selain kenyataan ia tidak bisa memiliki keluarga sendiri, yang sebenarnya ada banyak pilihan untuk memiliki buah hati.

Ilustrasi hamil anak kembar. (unsplash)
Ilustrasi hamil . (unsplash)

Hingga lima tahun kemudian ia bertemu James, pasangannya, dan keduanya memutuskan untuk memiliki anak.

Mereka pun melakukan observasi hingga pada November 2018 ia bertemu dengan Jemma, ibu pengganti yang menurut mereka cocok.

"Menjadi seorang ibu adalah segalanya yang aku pikirkan. Kami bersatu menjadi keluarga kecil sekarang dan sungguh menakjubkan bahwa kami memiliki hal fisik ini," tandas Kitty.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-Gara Alat Kontrasepsi Menembus Rahim, Wanita Ini sampai Amnesia

Gara-Gara Alat Kontrasepsi Menembus Rahim, Wanita Ini sampai Amnesia

Jatim | Jum'at, 04 Desember 2020 | 15:17 WIB

Alat Kontrasepsi Menembus Rahim Perempuan Ini, Dampaknya Hilang Ingatan

Alat Kontrasepsi Menembus Rahim Perempuan Ini, Dampaknya Hilang Ingatan

Sulsel | Jum'at, 04 Desember 2020 | 09:57 WIB

Millen Cyrus Ogah Ganti Kelamin: Buat Apa Gue Potong Tapi Gak Punya Rahim

Millen Cyrus Ogah Ganti Kelamin: Buat Apa Gue Potong Tapi Gak Punya Rahim

Kalbar | Kamis, 26 November 2020 | 12:17 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×