Update Covid-19 Global: Begini Kondisi Wuhan Setahun Pasca-Infeksi Corona

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 09 Desember 2020 | 10:00 WIB
Update Covid-19 Global: Begini Kondisi Wuhan Setahun Pasca-Infeksi Corona
Beberapa ranjang yang digunakan untuk menangani pasien pada masa-masa awal COVID-19 mewabah di Wuhan menjadi salah satu koleksi di Museum Anti-COVID-19 di Wuhan, Provinsi Hubei, China, Sabtu (21/11/2020). [ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie]

Suara.com - Infeksi virus corona SARS Cov-2 penyebab sakit Covid-19 pertama kali muncul di kota Wuhan, China. Negara itu pertama kali memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia WHO tentang adanya 27 kasus pneumonia misterius pada 31 Desember. 

Pihak berwenang langsung menutup pasar ikan di Wuhan pada hari berikutnya, dan menduga pasar basah tersebut sebagai lokasi penularan karena beberapa pasien berprofesi sebagai penjual di sana.

Kini hampir setahun setelah infeksi pertama ditemukan, kehidupan masyarakat di Wuhan telah kembali normal. Dikutip dari Channel News Asia diberitakan bahwa ratusan pembeli kembali memadati pasar basah yang disebut sebagai tempat adanya infeksi awal.

Para penjual di sepanjang jalan sempit sibuk menjajakan dagangannya, beberapa bahkan tidak memakai masker saat petugas kebersihan kota menyemprot disinfektan ke trotoar.

"Aku tidak takut, apa yang perlu ditakuti?" kata Nie Guangzhen, penjual ikan dan sayuran di pasar tersebut.

Jumlah kasus Covid-19 di wilayah China Tengah itu terus meningkat drastis di awal. Jumlah kasus yang tercatat mencapai 50.000 infeksi dan hampir 4.000 kematian. 

Para pejabat menanggapi dengan segera memberlakukan penguncian wilayah yang ketat selama 76 hari. Kemudian mendirikan barikade kuning tebal di jalan-jalan kota untuk menjaga agar orang-orang tetap di rumah dan bisnis ditutup.

Hasilnya, Wuhan belum mencatat kasus baru yang ditularkan secara lokal dalam beberapa bulan hingga saat ini. Wuhan berangsur normal seperti kota-kota China di wilayah lainnya dengan jalan-jalan perbelanjaan yang padat, kemacetan lalu lintas, dan restoran yang padat.

Dikutip dari worldometers.info, jumlah kasus Covid-19 di China tercatat 86.646 infeksi per Rabu (9/12) pukul 00.05 GMT atau 08.05 WIB. Penambahan infeksi baru masih terjadi, namun rata-rata di bawah 20 kasus.

baca juga

Kondisi itu jelas kontras dengan beberapa negara lain yang masih berada dalam kondisi pandemi Covid-19. Di Amerika Serikat, sistem kesehatan berada di bawah tekanan parah karena kasus meningkat dan pejabat kesehatan memperingatkan bahwa kondisi terburuk masih akan datang. 

Amerika Serikat mencatat 15.000 kematian selama seminggu terakhir, angka itu paling banyak selama pandemi muncul di AS sejak April.

Tak jauh berbeda, beberapa negara Eropa juga telah memberlakukan pembatasan ketat pada pertemuan menjelang Natal, khawatir kasus akan kembali ke tingkat puncak karena perayaan Natal dan Tahun Baru.

Penambahan kasus harian masih paling banyak masih terjadi di Amerika Serikat dan sebagian wilayah Eropa. Kasus harian di AS masih di atas 150 ribu, membuat negara itu kini memiliki total kasus sebanyak 15,57 juta infeksi. 

Sementara itu Eropa terdapat 162.830 infeksi baru dalam 24 jam terakhir. Paling banyak infeksi baru terjadi di Rusia, Jerman, dan Italia. 

Sedangkan secara global, kasus Covid-19 telah mencapai 68.526.276 infeksi tersebar di 220 negara. Angka kematiannya sejak awal tahun tercatat ada lebih dari 1,56 juta jiwa dan yang telah dinyatakan sembuh ada lebih dari 47,43 orang. Sehingga kasus aktif Covid-19 di dunia saat ini tercatat 19.527.738 infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hak Pencoblosan, Petugas KKPS di Batam Datangi Pasien Positif COVID-19

Hak Pencoblosan, Petugas KKPS di Batam Datangi Pasien Positif COVID-19

Batam | Rabu, 09 Desember 2020 | 09:50 WIB

KPUD Batam Pastikan APD Didistribusikan ke TPS di Semua Pulau Penyangga

KPUD Batam Pastikan APD Didistribusikan ke TPS di Semua Pulau Penyangga

Batam | Rabu, 09 Desember 2020 | 09:34 WIB

Videografis: Tata Cara Pemilihan di TPS saat Masa Pandemi Covid-19

Videografis: Tata Cara Pemilihan di TPS saat Masa Pandemi Covid-19

Video | Rabu, 09 Desember 2020 | 09:40 WIB

Terkini

BRImo Taiwan Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital untuk PMI

BRImo Taiwan Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital untuk PMI

Banten | Senin, 24 Agustus 2026 | 10:09 WIB

Pemkab Bogor Siapkan Pusat Ekonomi Baru di Sisi Barat dan Timur, Buka Lapangan Kerja

Pemkab Bogor Siapkan Pusat Ekonomi Baru di Sisi Barat dan Timur, Buka Lapangan Kerja

Jabar | Senin, 24 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Ketika Satu Pabrik Tutup, yang Runtuh Bukan Hanya Lapangan Kerja

Ketika Satu Pabrik Tutup, yang Runtuh Bukan Hanya Lapangan Kerja

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Sumatra Dikepung 2.894 Hotspot! Prabowo Turun ke Riau Pimpin Penanganan Karhutla

Sumatra Dikepung 2.894 Hotspot! Prabowo Turun ke Riau Pimpin Penanganan Karhutla

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:59 WIB

BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Layanan Finansial PMI

BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Layanan Finansial PMI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Mengapa Nasi Cepat Kering di Bagian Atas Rice Cooker? Ini Penyebab dan Solusinya

Mengapa Nasi Cepat Kering di Bagian Atas Rice Cooker? Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:56 WIB

AS Siapkan Sanksi Brutal, Iran Ancam Tak Biarkan 1 Tetes Minyak Keluar dari Selat Hormuz

AS Siapkan Sanksi Brutal, Iran Ancam Tak Biarkan 1 Tetes Minyak Keluar dari Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Yang Tersisa Usai Api Melalap Desa Adat Sade

Yang Tersisa Usai Api Melalap Desa Adat Sade

Foto | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Negara Tetangga Belum Kirim Nota Protes Meski Karhutla Kian Meluas

Negara Tetangga Belum Kirim Nota Protes Meski Karhutla Kian Meluas

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:41 WIB

×