Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 24 Agustus 2026 | 09:50 WIB
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.690
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah dibuka menguat tipis ke level Rp17.690 per dolar AS pada Senin 24 Agustus 2026.
  • Penguatan tipis rupiah didukung oleh penurunan indeks dolar AS yang berada di level terendah dalam beberapa bulan.
  • Ketidakpastian geopolitik Timur Tengah dan harga minyak tinggi berpotensi menahan laju penguatan rupiah.

Suara.com - Awal pekan, mata uang Garuda berada di zona positif di pasar keuangan. Dolar Amerika Serikat pun terus melemah terhadap rupiah.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada Senin 24 Agustus 2026 dibuka ke level Rp17.690 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini menguat 2 poin atau turun 0,02 persen pada pekan sebelumnya yang ada di Rp17.694 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah Indonesia menguat tipis didukung oleh penurunan pada indeks dolar AS yang berada di level terendah dalam beberapa bulan. Hal ini seiring rencana pembelian kembali obligasi oleh Departemen Keuangan AS.

"Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi dengan potensi menguat terbatas oleh perlemahan dolar AS," katanya saat dihubungi Suara.com.

Namun ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan harga minyak yang masih tinggi menahan rupiah. Sehingga mata uang garuda bisa saja tertekan hingga sore nanti.

"Rupiah bergerak dikisaran Rp 17.650-Rp17.750," imbuhnya.

Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]
Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,36 persen.

Lalu, dolar Taiwan yang terkerek 0,19 persen dan baht Thailand terangkat 0,13 persen. Disusul, yen Jepang menanjak 0,07 persen. Berikutnya, dolar Hong Kong yang menguat 0,04 persen terhadap the greenback.

Sedangkan, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,06 persen. Kemudian ada peso Filipina yang terdepresiasi 0,05 persen dan yuan China melemah 0,04 persen. Diikuti, dolar Singapura yang melemah tipis di pagi ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810

Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.896 per Dolar AS, Ditopang Data Ekonomi dan Banjir Dana Asing

Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.896 per Dolar AS, Ditopang Data Ekonomi dan Banjir Dana Asing

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:41 WIB

Lonjakan Harga Minyak Dunia dan Isu Bunga Fed Buat Dolar AS Makin Perkasa

Lonjakan Harga Minyak Dunia dan Isu Bunga Fed Buat Dolar AS Makin Perkasa

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Data Pertumbuhan Ekonomi Solid, Rupiah Konsisten Menguat atas Dolar AS

Data Pertumbuhan Ekonomi Solid, Rupiah Konsisten Menguat atas Dolar AS

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Rupiah Rp18.000 Diam-Diam Memangkas Laba Emiten

Rupiah Rp18.000 Diam-Diam Memangkas Laba Emiten

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Terkini

Arah Meja Kerja Pembawa Rezeki Berdasarkan Shio, Cek Panduan dan Tips Menatanya

Arah Meja Kerja Pembawa Rezeki Berdasarkan Shio, Cek Panduan dan Tips Menatanya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Pemprov DKI Kaji TransJakarta Laut, DPRD: Jangan Cuma Jadi Etalase

Pemprov DKI Kaji TransJakarta Laut, DPRD: Jangan Cuma Jadi Etalase

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:29 WIB

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing dan 2 Pejabat Pemkab Terkait Suhardiman Amby

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing dan 2 Pejabat Pemkab Terkait Suhardiman Amby

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Buntut Sel Mewah! Bebas Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Kembali Ditahan di Lapas Tangerang

Buntut Sel Mewah! Bebas Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Kembali Ditahan di Lapas Tangerang

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Jelang Balapan, Para Pembalap MotoGP Cek Lintasan Mandalika

Jelang Balapan, Para Pembalap MotoGP Cek Lintasan Mandalika

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Menperin Minta Penerapan SNI Dievaluasi, Biar Tak Jadi Beban Industri Ekspor

Menperin Minta Penerapan SNI Dievaluasi, Biar Tak Jadi Beban Industri Ekspor

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Selama Ini Petani Cuma Kebagian Ampas, Gubernur Lampung Rombak Rantai Pasok Kakao Rp150 T

Selama Ini Petani Cuma Kebagian Ampas, Gubernur Lampung Rombak Rantai Pasok Kakao Rp150 T

Lampung | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Merck Perkuat Bisnis Obat Resep di Tengah Berakhirnya Kontrak dengan P&G

Merck Perkuat Bisnis Obat Resep di Tengah Berakhirnya Kontrak dengan P&G

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:46 WIB

388 Warga Terdampak! Kebakaran di Kramat Pulo Senen Hanguskan 83 Rumah Tinggal

388 Warga Terdampak! Kebakaran di Kramat Pulo Senen Hanguskan 83 Rumah Tinggal

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Skandal Maladministrasi Terendus: Bechi Batal Bebas, Dijebloskan Lagi ke Penjara

Skandal Maladministrasi Terendus: Bechi Batal Bebas, Dijebloskan Lagi ke Penjara

Malang | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:30 WIB

×