500 Orang di India Tertular Penyakit Misterius, Inikah Sebabnya?

Bimo Aria Fundrika, Luthfi Khairul Fikri

Rabu, 09 Desember 2020 | 18:05 WIB
500 Orang di India Tertular Penyakit Misterius, Inikah Sebabnya?
Ilustrasi mual yang jadi gejala penyakit misterius. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penyakit misterius menyerang ratusan warga di kota Eluru, Andhra Pradesh, India. Saat ini, dilaporkan sudah lebih dari 500 orang dirawat di rumah sakit dengan gejala mirip epilepsi, seperti kejang, kehilangan kesadaran, mual, serta muntah.

Pejabat kesehatan di negara bagian Andhra Pradesh, India itu mengatakan, ratusan pasien yang dirawat dengan penyakit misterius ini ditemukan memiliki kandungan timbal dan nikel yang berlebihan dalam darah mereka. 

“Penemuan awal oleh para ahli medis menunjukkan bahwa logam ini berkemungkinan besar bertanggung jawab atas penyakit yang menyebabkan banyak orang jatuh pingsan,” tulis sebuah pernyataan dari kantor menteri utama Andhra Pradesh seperti dilansir laman Times of India, Rabu (9/12/2020).

Lebih lanjut menurut mereka, masih banyak tes yang sedang dilakukan oleh (Institut Teknologi Kimia India) dan lembaga lainnya dan hasilnya diharapkan segera keluar untuk diketahui penyebab sesungguhnya.

Ilustrasi wanita muntah (Freepik/petzshadow)
Ilustrasi muntah (Freepik/petzshadow)

Sementara itu, seorang pejabat pemerintahan lokal di Eluru Himanshu Shuklaari menjelaskan, dari 505 orang yang terkena dampak, sebanyak 370 telah pulih dan lainnya masih dirawat di rumah sakit. Satu orang meninggal dunia.

“Belum jelas apa yang menyebabkan tingginya kandungan timbal dan nikel dalam sampel darah pasien dan penyelidikan terus berlanjut,” tegas dia.

Upaya sanitasi khusus, termasuk pengujian sumber air, sedang dilakukan di Eluru dan daerah pedesaan sekitarnya dimana sebagian besar kasus terjadi. Sebelumnya, pihak berwenang mengumpulkan sampel susu dan air minum dari berbagai titik di Eluru untuk diuji.

Saat ini sekolah dan perguruan tinggi di kota Eluru, Andhra Pradesh, India juga telah ditutup pada pekan ini dan dilakukan survei door-to-door untuk mengidentifikasi orang-orang yang menderita penyakit tersebut.

Belum jelas apakah penyakit itu bisa menular. Jika demikian, bagaimana penularannya juga belum diketahui secara pasti. Penyakit misterius itu datang saat India terus memerangi pandemi virus korona, dengan jumlah infeksi tertinggi kedua di dunia. Andhra Pradesh adalah salah satu negara bagian yang paling parah terkena dampaknya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India Menjadi Negara yang Paling Banyak Beli Vaksin Covid, 1,6 Miliar Dosis

India Menjadi Negara yang Paling Banyak Beli Vaksin Covid, 1,6 Miliar Dosis

News | Rabu, 09 Desember 2020 | 13:15 WIB

Nggak Punya Hati! Habis Tusuk-tusuk Istri, Suami Ini Konsentrasi Main Games

Nggak Punya Hati! Habis Tusuk-tusuk Istri, Suami Ini Konsentrasi Main Games

Batam | Selasa, 08 Desember 2020 | 15:28 WIB

Masuk Musim Pancaroba, Ini Tips Agar Terhindar Dari Penyakit Berbahaya

Masuk Musim Pancaroba, Ini Tips Agar Terhindar Dari Penyakit Berbahaya

Health | Selasa, 08 Desember 2020 | 13:45 WIB

Terkini

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

×