Teknologi Baru Ini Bikin Ilmuwan Cepat Mengembangkan Vaksin Covid-19

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Minggu, 13 Desember 2020 | 15:20 WIB
Teknologi Baru Ini Bikin Ilmuwan Cepat Mengembangkan Vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Banyak orang bertanya-tanya bagaimana bisa ilmuwan dapat mengembangkan vaksin Covid-19 dalam waktu kurang dari satu tahun.

Semakin berkembangnya zaman, teknologi juga semakin berkembang. Begitu halnya dengan teknologi dalam dunia medis.

Teknologi mRNA, yang relatif baru, mengandalkan untai sintetis kode genetik disebut messenger RNA untuk memperkuat sistem kekebalan.

Sebelumnya, teknologi ini belum disetujui dalam pengembangan vaksin di dunia.

Maitreyi Shivkumar, ahli virologi dan dosen senior biologi molekuler di De Montfort University di Leicester, Inggris, mengatakan perkembangan ini dapat digunakan pada patogen lain di masa depan.

Penampilan luar dan dalam virus corona Covid-19 (KAUST Discovery)
Penampilan luar dan dalam virus corona Covid-19 (KAUST Discovery)

Berdasarkan Live Science, vaksin mRNA terinspirasi oleh biologi dasar.

Sekitar 30 tahun lalu, para ilmuwan menyadari mereka dapat mensintesis mRNA di laboratorium, mengirimkannya ke dalam sel manusia dan menggunakan tubuh untuk membuat protein, seperti protein yang dapat membantu melawan berbagai penyakit.

Pada 1990-an, peneliti di Universitas Wisconsin dan perusahaan bioteknologi Vical Incorporated menemukan cara membuat mRNA yang dapat membuat sel tikus membuat protein.

Lima dari vaksin yang saat ini dalam uji klinis adalah vaksin mRNA, termasuk Pfizer dan Moderna. Meski dibuat dari resep yang berbeda, mereka menggunakan konsep dasar yang sama.

baca juga

Kedua vaksin tersebut terdiri dari mRNA sintetis yang membawa kode protein lonjakan dari virus, dalam hal ini virus corona jenis baru.

MRNA terbungkus di dalam nanopartikel lemak agar dapat menyusup ke sel-sel manusia dan menyampaikan instruksi pembangunan protein lonjakan tanpa 'membangunkan' sistem kekebalan.

Setelah sel memegang mRNA, sel membuat protein lonjakan, yang pada gilirannya memicu sistem kekebalan untuk menghasilkan gudang sel untuk melawan protein lonjakan dan dengan demikian melindungi tubuh dari SARS-CoV-2.

"Vaksin yang dikembangkan oleh Moderna dan Pfizer kemungkinan besar sangat sukses karena mereka 'meniru infeksi virus', dengan mengaktifkan dua respons kekebalan utama di dalam tubuh," tutur Otto Yang, profesor kedokteran di divisi penyakit menular dan mikrobiologi, imunologi, dan genetika molekuler di Universitas California, Los Angeles.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Tolak Disuntik Vaksin Covid-19 Duluan, IDI Akan Klarifikasi Besok

Bantah Tolak Disuntik Vaksin Covid-19 Duluan, IDI Akan Klarifikasi Besok

Health | Minggu, 13 Desember 2020 | 14:59 WIB

Kabar Baik, Mesir Terima Gelombang Pertama Vaksin Covid-19

Kabar Baik, Mesir Terima Gelombang Pertama Vaksin Covid-19

News | Minggu, 13 Desember 2020 | 05:49 WIB

Ketua IDI Siap Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac

Ketua IDI Siap Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac

News | Sabtu, 12 Desember 2020 | 21:27 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×