Ramai Perdebatan Vaksin Gratis vs Vaksin Mandiri, Apa Tanggapan IDI?

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Senin, 14 Desember 2020 | 18:15 WIB
Ramai Perdebatan Vaksin Gratis vs Vaksin Mandiri, Apa Tanggapan IDI?
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Perdebatan antara vaksin Covid-19 gratis versus vaksin Covid-19 berbayar terus terjadi di masyarakat.

Bahkan tidak sedikit masyarakat yang membandingkan Indonesia dengan negara lain yang  berencana mengratiskan vaksin untuk seluruh warganya.

Vaksin Covid-19 gratis sendiri adalah vaksin yang biayanya ditanggung dan dibayarkan oleh pihak pemerintah. Sedangkan vaksin Covid-19 mandiri adalah vaksin berbayar yang biayanya ditanggung dan dibebankan kepada masyarakat.

Lalu, bagaimana komentar organisasi profesi dokter -- Ikatan Dokter Indonesia atau IDI terkait isu tersebut?

Dikatakan Ketua Umum IDI dr. Daeng M Faqih, semakin banyak jumlah vaksin yang biayanya ditanggung pemerintah akan semakin baik. Tapi ia juga menekankan pentingnya gotong royong.

"Tapi mungkin pemerintah perlu gotong-royong, masa yang kaya-kaya mau juga ditanggung pemerintah, kan keterlaluan, kita kan harus gotong royong," ujar dokter Daeng M Faqih saat konferensi pers, Senin (14/12/2020).

Adapun golongan orang yang menerima vaksin gratis atau yang ditanggung pemerintah, lanjut Dang, adalah mereka yang masuk dalam kategori orang tidak mampu atau penerima bantuan iuran (PBI).

"Kita punya basis data yang baik di BPJS (Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial), yang tidak mampu ada di PBI, barang kali yang di PBI penerima bantuan iuran orang tidak mampu itu yang ditanggung pemerintah, istilahnya digratiskan," jelas dr. Daeng.

Tidak hanya itu, menurut data sasaran penerima vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, tenaga kesehatan, pelayan publik (petugas bandara, pelabuhan, pemadam kebakaran), TNI/Polri, Satpol PP, dan aparat hukum masuk dalam sasaran kelompok program penerima vaksin yang biayanya ditanggung pemerintah.

baca juga

"Saya kira itu yang penting, saudara kita yang tidak mampu sebisa mungkin, pemerintah bisa menanggung. Kalau mampu mohon gotong-royong cari yang (vaksin) mandiri," tandasna Daeng.

Sebelumnya menurut data Kemenkes RI, jumlah tenaga kesehatan yang mendapat vaksin mencapai lebih dari 1,2 juta orang, pelayan publik mencapai lebih dari 4,4 juta orang, golongan BPJS PBI mencapai 26,4 juta orang.

Sehingga jumlah total penerima vaksin gratis mencapai 32,1 juta orang di seluruh Indonesia.

Di sisi lain untuk vaksin Covid-19, setiap orang membutuhkan masing-masing dua dosis vaksin. Sehingga jumlah dosis yang biayanya ditanggung pemerintah mencapai lebih dari 64,3 juta dosis.

Belum lagi menurut ketentuan organisasi kesehatan dunia WHO, setiap negara harus memesan 15 persen dosis vaksin lebih banyak dari kebutuhan atau wastage rate. 

Maka 15 persen dari 64,3 juta dosis adalah 9,6 juta. Kesimpulannya secara keseluruhan pemerintah harus membeli lebih dari 73,9 juta dosis vaksin Covid-19 yang akan diberikan gratis kepada masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemeriksaan Uji Klinis Tahap Akhir Vaksin COVID-19

Pemeriksaan Uji Klinis Tahap Akhir Vaksin COVID-19

Foto | Senin, 14 Desember 2020 | 18:06 WIB

Susul Bangladesh, Bahrain Juga Gratiskan Vaksin COVID-19 Bagi Masyarakat

Susul Bangladesh, Bahrain Juga Gratiskan Vaksin COVID-19 Bagi Masyarakat

Health | Senin, 14 Desember 2020 | 17:49 WIB

Wapres Maruf Amin Minta Dukungan Pers soal Program Vaksinasi Covid-19

Wapres Maruf Amin Minta Dukungan Pers soal Program Vaksinasi Covid-19

News | Senin, 14 Desember 2020 | 17:30 WIB

Terkini

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:30 WIB

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:28 WIB

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:25 WIB

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:20 WIB

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:17 WIB

Siapa Ferry Boboho? Saksi Kunci yang Buka-bukaan di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Siapa Ferry Boboho? Saksi Kunci yang Buka-bukaan di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:14 WIB

Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan Damai dengan Iran Jelang Pemilu Sela AS

Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan Damai dengan Iran Jelang Pemilu Sela AS

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:13 WIB

Kemenkeu Optimistis Kejar Pertumbuhan 6% Lewat Kebijakan Fiskal Terukur

Kemenkeu Optimistis Kejar Pertumbuhan 6% Lewat Kebijakan Fiskal Terukur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:11 WIB

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:09 WIB

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:07 WIB

×