Vaksin Covid-19, Kapan Orang Inggris di Bawah Usia 50 Tahun Disuntik?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 18 Desember 2020 | 12:08 WIB
Vaksin Covid-19, Kapan Orang Inggris di Bawah Usia 50 Tahun Disuntik?
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Inggris telah menjadi negara pertama yang menggunakan suntikan vaksin Pfizer untuk virus corona Covid-19. Pemerintah Inggris pun telah membuat daftar kelompok prioritas yang akan mendapatkan suntikan vaksin pertama.

Tapi, semua orang harus mendapatkan suntikan vaksin virus corona Covid-19 yang membutuhkan beberapa waktu. Termasuk anak dan orang dewasa yang berusia di bawah 50 tahun.

Saat ini, pekerja kesehatan dan orang usia 80 tahunan adalah kelompok yang akan mendapatkan vaksin virus corona pertama. Sedangkan, orang yang tidak termasuk dalam kelompok rentan itu harus menunggu lebih lama.

Para menteri Inggris dilansir dari Express, juga telah mengungkapkan 9 kelompok prioritas yang akan mendapatkan suntikan vaksin pertama, antara lain:

Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)
Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)
  1. Penghuni panti jompo
  2. Setiap orang yang berusia 80 tahun ke atas
  3. Pekerja kesehatan dan perawatan sosial
  4. Orang usia 70 tahun ke atas yang rentan dan memiliki riwayat medis
  5. Orang usia 16 hingga 64 tahun dengan masalah kesehatan mendasar

Artinya dilansir dari Express, orang yang berusia 50 tahun tanpa masalah kesehatan mendasar perlu waktu untuk menunggu jadwal suntik vaksin virus corona Covid-19.

Mereka akan mendapat suntikan vaksin setelah semua kelompok dalam daftar prioritas sudah mendapatkannya. Meski begitu, otoritas Skotlandia mengatakan semua orang kemungkinan harus menunggu jadwal vaksin virus corona sampai pertengahan 2021.

Profesor Jason Leitch, direktur klinis nasional Skotlandia, mengatakan vaksinasi virus corona Covid-19 pada orang yang lebih muda tidak akan dimulai sampai musim panas.

Profesor Leitch juga mengatakan vaksinasi pada orang yang lebih muda juga tergantung pada ketersedian vaksin Oxford/AstraZeneca yang masuk dan menerima persetujuan.

"Karena, kami akan membutuhkan vaksin dalam jumlah besar untuk kelompok usia di bawah 50 tahun. Saya berharap vaksin bisa tersedia dan mulai disuntikkan pada setengah tahun pertama pada 2021," jelas Profesor Leitch.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Harvard: Sinar Matahari Kuat Bisa Kurangi Penularan Virus Corona

Peneliti Harvard: Sinar Matahari Kuat Bisa Kurangi Penularan Virus Corona

Health | Jum'at, 18 Desember 2020 | 09:30 WIB

Perayaan Natal 2020, WHO Imbau Tetap Pakai Masker di Dalam Ruangan!

Perayaan Natal 2020, WHO Imbau Tetap Pakai Masker di Dalam Ruangan!

Health | Jum'at, 18 Desember 2020 | 09:12 WIB

Berisiko Tularkan Virus Corona, Seberapa Aman Makan di Restoran?

Berisiko Tularkan Virus Corona, Seberapa Aman Makan di Restoran?

Health | Jum'at, 18 Desember 2020 | 08:36 WIB

Vaksin Virus Corona, Kapan Penderita Asma dan Diabetes Mulai Disuntik?

Vaksin Virus Corona, Kapan Penderita Asma dan Diabetes Mulai Disuntik?

Health | Jum'at, 18 Desember 2020 | 07:45 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×