Mengapa Test Antigen Bisa Positif di Sambal Cireng? Simak Penjelasannya

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 24 Desember 2020 | 13:39 WIB
Mengapa Test Antigen Bisa Positif di Sambal Cireng? Simak Penjelasannya
Calon penumpang melakukan tes cepat (rapid test) antigen di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Rabu (23/12/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto], sebagai ilustrasi.

Suara.com - Sempat viral, selebriti Rina Nose melakukan rapid test antigen pada sambal cireng yang malah memberikan hasil positif. Hal tersebut tentu menimbulkan rasa skeptis dalam masyarakat soal keakuratan tes yang biasa digunakan untuk menentukan positif atau tidaknya seseorang terkena Covid-19.

Melalui akun Twitter resminya, Apotek K-24 Offical memberikan penjelasan mengapa rapid test antigen bisa menunjukkan hasil positif pada sambal cireng.

"Menurut Associate Professor dan Peneliti Kimia Farmasi Universiti Putra Malaysia Bimo A. Tejo, alat rapid test antigen sangat sensitif terhadap keasaman sampel atau pH dari sampel yang digunakan," tulis akun tersebut.

Sehingga, apabila rapid test antigen digunakan pada keasaman (pH) yang tak ideal atau tak disarankan, maka dapat merusak alat tersebut.

"pH sambal cireng terlalu rendah (2,5), larutan pH rendah merusak antibodi nano partikel," terang akun Apotek K-24. Hal ini yang kemudian menunjukkan dua garis biru pada rapid test yang menunjukkan hasil reaktif.

Mereka juga menegaskan bahwa rapid test bisa menunjukkan hasil reaktif saat sambal cirang berkontak langsung dengan alat tersebut.

Unggahan soal Rina Nose [Instagram/@ifotainment]
Unggahan soal Rina Nose [Instagram/@ifotainment]

"Jadi, hasil rapid test positif itu merupakan hasil ketika sambal cireng diteteskan ke alat rapid test antigen. Bukan berarti kalau makan cireng terus rapid test hasilnya jadi positif gitu," imbuh mereka.

K-24 juga mengimbau agar masyarakat tidak menelan mentah informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Jangan mudah menelan informasi dan pastikan untuk mendapatkan informasi dari sumber yang terpercaya, apalagi soal pandemi," jelas K-24.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wisatawan Mau ke Puncak Bogor Diusir Tak Bawa Surat Rapid Test Antigen

Wisatawan Mau ke Puncak Bogor Diusir Tak Bawa Surat Rapid Test Antigen

Bogor | Kamis, 24 Desember 2020 | 10:26 WIB

Hindari Antrean, Penumpang KA dari Surabaya Diimbau Rapid Test Antigen H-1

Hindari Antrean, Penumpang KA dari Surabaya Diimbau Rapid Test Antigen H-1

Jatim | Kamis, 24 Desember 2020 | 10:23 WIB

Jemaat Gereja Katedral dari Luar Kota Wajib Bawa Hasil Rapid Test Antigen

Jemaat Gereja Katedral dari Luar Kota Wajib Bawa Hasil Rapid Test Antigen

Jabar | Kamis, 24 Desember 2020 | 09:44 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×