Wacana Ambang Batas 5 Persen Disebut Ekspresi Ketakutan Parpol Parlemen

Bangun Santoso

Minggu, 20 September 2026 | 19:15 WIB
Wacana Ambang Batas 5 Persen Disebut Ekspresi Ketakutan Parpol Parlemen
Foto sebagai ilustrasi parlemen DPR RI. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Partai politik koalisi pemerintah mewacanakan kenaikan ambang batas parlemen dari empat menjadi lima persen dalam revisi UU Pemilu.
  • Peneliti Formappi Lucius Karus menilai wacana tersebut sebagai bentuk ketakutan partai besar dalam menghadapi Pemilu mendatang.
  • Lucius menyatakan penentuan angka lima persen harus didasarkan pada kajian mendalam bersama pakar dan masyarakat terlebih dahulu.

Suara.com - Wacana menaikan jumlah angka minimal ambang batas parlemen menjadi lima persen pada beberapa waktu ke belakang memantik sorotan tajam dari pengamat.

Sebab, sebelumnya jumlah minimal syarat sebuah partai untuk dapat lolos ke DPR yaitu dengan meraih empat persen dari suara sah nasional. Itu pun masih dianggap tidak efektif karena berpotensi menyebabkan banyak suara yang terbuang.

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai wacana itu hanya upaya partai-partai besar untuk mengunci posisi aman mereka di Senayan.

Menurut dia, penentuan angka sebesar lima persen seharusnya berangkat dari kajian mendalam bersama pakar dan masyarakat lebih dahulu.

"Jangan seperti sekarang, sebut angka dulu baru cari pembenaran," kata Lucius saat dikonfirmasi Suara.com pada Minggu, (20/9/2026).

Tanpa proses itu, Lucius curiga para politisi Senayan saat ini hanya tengah berupaya menjegal peluang partai non parlemen untuk melenggang ke DPR, yang dikhawatirkan akan merebut jumlah kursi mereka.

"Angka thresold 5% ini adalah angka ekspresi ketakutan parpol-parpol parlemen untuk berkonstestasi di Pemilu," jelasnya.

Ia juga menyinggung melempemnya Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 116/PUU-XXI/2023 yang melarang pelaksanaan Pemilu 2029 menggunakan ambang batas parlemen sebesar empat persen.

Meski bermaksud baik agar mencegah banyaknya suara yang terbuang, sambung Lucius, putusan itu terkesan lembek karena tidak menyebutkan secara spesifik angka yang diatur.

baca juga

Karena itu ia menyangsikan itikad baik dari DPR selaku pembentuk legislasi untuk mengatur jumlah persentase yang sesuai dengan tujuan MK.

"Jadi mestinya, sih, DPR dan Pemerintah kalau benar-benar mau mengikuti putusan MK, maka yang paling penting itu melakukan kajian. Kajian yang menjelaskan apa-apa yang menjadi poin pertimbangan MK," pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, muncul wacana mengenai menaikan jumlah minimal ambang batas parlemen dari yang sebelumnya emapt persen menjadi lima persen.

Gagasan itu rencananya akan diselipkan melalui revisi UU Pemilu dan berhembus dari ide sejumlah partai parlemen yang tergabung dalam koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. (Reporter: Alif Bintang)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:10 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Hadir 15 Oktober, Kate Wyler Hadapi Krisis Politik di The Diplomat Season 4

Hadir 15 Oktober, Kate Wyler Hadapi Krisis Politik di The Diplomat Season 4

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 18:05 WIB

PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB

Pidato Zulhas di HUT PAN: Warna Partai Tak Boleh Lebih Besar dari Merah Putih

Pidato Zulhas di HUT PAN: Warna Partai Tak Boleh Lebih Besar dari Merah Putih

News | Jum'at, 18 September 2026 | 21:12 WIB

Bukan Kader Partai! Polisi Ungkap Identitas Pria yang Tendang Perempuan di Mal Senayan City

Bukan Kader Partai! Polisi Ungkap Identitas Pria yang Tendang Perempuan di Mal Senayan City

News | Jum'at, 18 September 2026 | 16:15 WIB

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×