Wanita dengan Bentuk Tubuh seperti Apel Berisiko Kanker Usus, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 25 Desember 2020 | 16:00 WIB
Wanita dengan Bentuk Tubuh seperti Apel Berisiko Kanker Usus, Ini Sebabnya!
Ilustrasi perempuan obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Studi oleh Universitas Bristol dan Badan Internasional untuk Penelitian Kanker, menemukan wanita yang memiliki bentuk tubuh seperti buah apel memiliki risiko lebih besar menderita penyakit mematikan.

Wanita-wanita ini juga memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan pria dengan perut buncit akibat sekresi bahan kimia yang menyebabkan peradangan dan meningkatkan kemungkinan berkembangnya tumor.

Dr Emma Vincent dari Universitas Bristol mengatakan studi ini menemukan bahwa lemak tubuh bisa menyebabkan hasil kesehatan yang berbeda untuk pria dan wanita.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal BMC Medicine mengamati 125.915 orang dari 45 studi tentang kanker usus.

Kanker usus ini sangat berkaitan dengan obesitas, yang memengaruhi lebih dari 42 ribu orang setiap tahun dan menyebabkan lebih dari 16 ribu kematian.

Ilustrasi kanker usus (Pixabay/Elionas2)
Ilustrasi kanker usus (Pixabay/Elionas2)

Penelitian ini salah satu studi genetik terbesar yang mengamati berat badan pria dan wanita serta risiko kanker usus.

Natasha Paton, manajer informasi kesehatan di Cancer Research UK, menambahkan menjaga berat badan yang sehat bisa memengaruhi banyak jenis kanker.

"Sebagian besar penelitian yang mengaitkan kelebihan berat badan dengan kanker menggunakan BMI. Tetapi, peneliti ini menambah bukti bahwa lemak berlebih di sekitar pinggang juga perlu diperhatikan," kata Natasha Paton dikutip dari Express.

Genevieve Edwards, kepala eksekutif dari Kanker Usus Inggris, mengatakan penelitian ini menambahkan bukti yang berkembang bahwa kelebihan berat badan atau obesitas dan lemak berlebihan di pinggang bisa meningkatkan risiko kanker usus.

baca juga

"Kami tahu bahwa sekitar setengah kasus kanker usus bisa dicegah dengan gaya hidup yang lebih sehat. Kanker usus besar adalah kanker paling umum keempat di Inggris," jelasnya.

Dalam studi yang dipublikasikan di US National Library of Medicine National Institutes of Health, obesitas berpengaruh terhadap risiko berkembangnya kanker usus besar.

Studi itu juga mencatat kanker usus besar adalah penyebab paling umum kedua dari kematian akibat kanker. Obesitas dan ketidakaktifan fisik adalah determinan independen yang kuat dari resistensi insulin dan hiperinsulinemia.

Diet tinggi gula rafinasi dan rendah sera juga sering dikaitkan sebagai penyebab kanker usus besar, yang juga menyebabkan hiperinsulinemia.

Selain itu, obesitas juga meningkatkan kadar leptin serum. Leptin mungkin juga bertanggung jawab atas kanker usus besar, tetapi buktinya kurang jelas. Leptin terbukti meningkatkan pertumbuhan dan proliferasi garis sel kanker usus besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhat Ibu Pasca Melahirkan, Dihujat Merusak Diri karena Dulu Langsing

Curhat Ibu Pasca Melahirkan, Dihujat Merusak Diri karena Dulu Langsing

Lifestyle | Kamis, 17 Desember 2020 | 15:58 WIB

Studi: Diabetes dan Obesitas Meningkatkan Risiko Keparahan Malaria

Studi: Diabetes dan Obesitas Meningkatkan Risiko Keparahan Malaria

Health | Rabu, 09 Desember 2020 | 10:53 WIB

Bukan Kim Kardashian, Ternyata Ini Seleb Pemilik Bokong Terbaik di Dunia

Bukan Kim Kardashian, Ternyata Ini Seleb Pemilik Bokong Terbaik di Dunia

Lifestyle | Rabu, 09 Desember 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight

Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight

Jawa Tengah | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:13 WIB

Kasus Pindah ke Kejagung, Status Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tetap Dicekal Imigrasi

Kasus Pindah ke Kejagung, Status Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tetap Dicekal Imigrasi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:10 WIB

Bukan Cuma Nonton Konser Musik, Ini 3 Destinasi Wajib Mampir Saat Kamu ke Jazz Gunung Bromo 2026

Bukan Cuma Nonton Konser Musik, Ini 3 Destinasi Wajib Mampir Saat Kamu ke Jazz Gunung Bromo 2026

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:08 WIB

JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik

JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik

Batam | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:08 WIB

Dirjen Imigrasi Pastikan Status Cekal Febrie Adriansyah Masih Berlaku

Dirjen Imigrasi Pastikan Status Cekal Febrie Adriansyah Masih Berlaku

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:05 WIB

Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak

Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:02 WIB

4 Cushion Tahan Lama yang Lagi Diskon Capai 50 Persen di Shopee, Harga Jadi di Bawah Rp100 Ribu

4 Cushion Tahan Lama yang Lagi Diskon Capai 50 Persen di Shopee, Harga Jadi di Bawah Rp100 Ribu

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:01 WIB

4 Rekomendasi Parfum Aroma Nanas Harga Terjangkau, Mulai Rp40 Ribuan Saja

4 Rekomendasi Parfum Aroma Nanas Harga Terjangkau, Mulai Rp40 Ribuan Saja

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:59 WIB

Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'

Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:59 WIB

Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight

Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight

Jogja | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:58 WIB

×