Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Vania Rossa

Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB
Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia
Yayan Ganda Hayat Mulyana, Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Swedia dan Republik Latvia menyaksikan penandatanganan kerja sama Pengembangan Industri Sel Surya di Indonesia. (Dok. ist)
baca 10 detik
  • Dubes RI untuk Swedia Yayan menyatakan Indonesia memiliki potensi besar pengembangan energi surya di khatulistiwa.
  • Perusahaan Swedia Midsummer dan PT Metalogika menandatangani kerja sama pembangunan pabrik panel surya di Indonesia.
  • Fasilitas pabrik panel surya tersebut direncanakan memiliki kapasitas awal dua puluh megawatt setiap tahunnya.

Suara.com - Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Swedia dan Republik Latvia, Yayan Ganda Hayat Mulyana, menyoroti besarnya potensi energi surya Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan transisi energi nasional.

Menurut Yayan, Indonesia memiliki posisi strategis untuk mengembangkan energi surya karena berada di kawasan khatulistiwa dan mendapatkan radiasi matahari yang tinggi sepanjang tahun.

"Indonesia merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan populasi sekitar 285 juta jiwa dan pertumbuhan ekonomi yang stabil. Sebagai negara yang berada di kawasan khatulistiwa, Indonesia memiliki tingkat radiasi matahari yang tinggi sepanjang tahun, menjadikannya salah satu pasar dengan potensi pengembangan energi surya terbesar di dunia," kata Yayan dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (14/9/2026).

Ia menilai energi surya memiliki peran yang semakin strategis dalam mendiversifikasi bauran energi nasional. Pengembangan energi terbarukan juga dinilai dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi konvensional sekaligus mendukung target keberlanjutan Indonesia.

Yayan menyampaikan hal tersebut dalam penandatanganan kerja sama antara perusahaan teknologi energi surya asal Swedia, Midsummer AB, dan perusahaan teknologi industri Indonesia, PT Metalogika Rekayasa Sistem.

Menurutnya, kolaborasi Indonesia dan Swedia di sektor energi surya hadir pada momentum penting, mengingat besarnya kebutuhan Indonesia terhadap sumber energi yang bersih dan berkelanjutan.

"Kerja sama ini tidak hanya menandai dimulainya kemitraan bisnis, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama untuk mendorong pengembangan energi surya serta memperkuat transisi Indonesia menuju masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan," ujar Yayan.

Ia menambahkan, pengembangan energi surya juga berkaitan erat dengan upaya memperkuat ketahanan energi nasional.

Menurut Yayan, sistem energi yang tangguh perlu dibangun melalui sumber energi yang lebih bersih, terdiversifikasi, andal, serta mampu memenuhi kebutuhan energi seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

baca juga

"Lebih lanjut, kerja sama ini dinilai penting tidak hanya dalam mendukung pencapaian target Indonesia di bidang energi baru dan terbarukan, tetapi juga dalam memperkuat ketahanan energi nasional," katanya.

Dalam kerja sama tersebut, Midsummer dan Metalogika berencana mengembangkan fasilitas manufaktur panel surya film tipis dan fleksibel di Indonesia dengan kapasitas awal 20 megawatt (MW) per tahun.

Kapasitas tersebut nantinya berpotensi ditingkatkan hingga 200 MW per tahun untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional.

Midsummer akan menyediakan teknologi, mesin, manufaktur, serta layanan teknis untuk mendukung pembangunan dan operasional fasilitas tersebut. Kedua pihak juga berencana membentuk perusahaan patungan atau joint venture di Indonesia.

Yayan berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada kerja sama bisnis, tetapi dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi pengembangan industri dan perekonomian Indonesia.

"Dengan menggabungkan keahlian, kapabilitas, dan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak, kerja sama ini berpotensi mempercepat pengembangan solusi energi surya berkualitas tinggi yang tidak hanya memberikan nilai bagi kedua perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat, sektor industri, dan perekonomian Indonesia secara lebih luas," ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Metalogika Rekayasa Sistem Firrisky Nurtomo mengatakan kerja sama tersebut diarahkan untuk membangun kapasitas manufaktur panel surya ringan di Indonesia sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem industri energi surya.

Tahap awal proyek akan menggunakan sistem manufaktur DUO milik Midsummer. Setelah fasilitas beroperasi secara komersial, kedua pihak akan mengevaluasi peluang peningkatan kapasitas produksi hingga 200 MW per tahun.

Saat ini, proses kerja sama masih mencakup pembentukan perusahaan patungan, finalisasi struktur investasi dan tata kelola, perizinan, insentif, pembiayaan proyek, serta penyusunan perjanjian teknologi dan mesin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Mana Letak Dapur yang Baik Menurut Feng Shui? Begini Posisi yang Disarankan

Di Mana Letak Dapur yang Baik Menurut Feng Shui? Begini Posisi yang Disarankan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:40 WIB

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:48 WIB

Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:49 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×