Sudah Ada Vaksin Namun Muncul Strain Baru, Bagaimana Covid-19 di 2021?

Arendya Nariswari, Fita Nofiana

Jum'at, 25 Desember 2020 | 16:26 WIB
Sudah Ada Vaksin Namun Muncul Strain Baru, Bagaimana Covid-19 di 2021?
Ilustrasi Pandemi. (Pexels)

Suara.com - Telah menjangkit puluhan juta orang selama setahun penuh di 2020, vaksin akhirnya mulai diluncurkan di berbagai negara. Sayangnya, peluncuran vaksin ini juga harus dihadapkan dengan kemunculan strain baru virus corona di Inggris.

Sebentar lagi tahun akan beganti, namun para ahli menyatakan bahwa masih sulit untuk memprediksi dengan tepat bagaimana pandemi akan berjalan di tahun 2021. Namun melansir dari Medicalxpress, ada sedikit gambaran tentang bagaimana pandemi berlangsung di 2021.

"Setelah orang terjangkit Covid-19 atau menerima vaksin, mereka menjadi kebal setidaknya dalam jangka pendek. Mereka yang terinfeksi kemudian semakin banyak melakukan kontak dengan orang yang kebal daripada yang rentan," catat Adam Kleczkowski, Professor Matematika dan Statistik di University of Strathclyde, Glasgow, Skotlandia.

"Oleh karena itu, penularan mungkin menurun dan pada akhirnya penyakit mungkin akan berhenti menyebar, ini dikenal sebagai kekebalan kelompok," imbuhnya.

Tingkat kekebalan di seluruh populasi yang dibutuhkan untuk menghentikan penyebaran virus tidak diketahui secara pasti. Diperkirakan antara 60 persen dan 80 persen populasi.

"Saat ini kita masih jauh dari angka itu, artinya miliaran orang di seluruh dunia perlu divaksinasi untuk menghentikan penyebaran virus," tulis Kleczkowski di The Coversation.

Menurut Kleczkowski, kondisi juga akan bergantung pada kemanjuran vaksin dalam mencegah penularan virus. Jika memang bisa mencegah, maka akan ada penurunan kasus Covid-19 pada awal musim semi 2021.

"Namun, pembatasan dan tindakan lain masih diperlukan untuk membatasi penularan," imbuh Kleczkowski.

Sebaliknya, jika vaksin hanya mencegah individu yang gejala parah, maka kekebalan kawanan menjadi harapan lain.

baca juga

"Vaksin bukanlah yang mujarab, beberapa tingkat kewaspadaan perlu dipertahankan selama berbulan-bulan," tulis Kleczkowski menguraikan.

Ilustrasi Pandemi Covid-19 (pexels)
Ilustrasi Pandemi Covid-19 (pexels)

Menurut Kleczkowski, si daerah dengan strain yang sangat menular perlu tetap melaksankan pembatasan tingkat tinggi hingga vaksin selesai diluncurkan. Ia juga menegaskan bahwa setiap perubahan akan datang perlahan-lahan.

Pada tahun 2021, mobilisasi diharapkan akan menjadi lebih mudah di tahun 2021, meskipun maskapai penerbangan mungkin mulai membutuhkan sertifikat vaksinasi. Sementara memakai masker dapat menjadi kebiasaan sosial secara global.

Kleczkowski juga menyatakan bahwa efek sosial dan ekonomi dari pandemi mungkin akan berlangsung lama.

"Mungkin hidup tidak akan pernah kembali seperti semula, namun berbagai metode kesehatan akan membantu mengurang bahaya," tutup Kleczkowski.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Liburan Akhir Tahun: Mengunjungi Kawasan Wisata Banten Lama Kala Pandemi

Liburan Akhir Tahun: Mengunjungi Kawasan Wisata Banten Lama Kala Pandemi

Banten | Jum'at, 25 Desember 2020 | 15:58 WIB

Masih Corona, 356 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta saat Natal

Masih Corona, 356 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta saat Natal

Jakarta | Jum'at, 25 Desember 2020 | 15:51 WIB

Virus Corona, Ini 5 Makanan untuk Atasi Hilangnya Indra Penciuman dan Rasa!

Virus Corona, Ini 5 Makanan untuk Atasi Hilangnya Indra Penciuman dan Rasa!

Health | Jum'at, 25 Desember 2020 | 15:48 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×