Berencana Hamil? Perhatikan 5 Hal Ini Agar Kesuburan Meningkat

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 27 Desember 2020 | 17:55 WIB
Berencana Hamil? Perhatikan 5 Hal Ini Agar Kesuburan Meningkat
Ilustrasi hamil anak kembar. (unsplash)

Suara.com - Kehamilan juga butuh direncanakan, terutama dalam mempersiapkan kesehatan calon ibu.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Reproductive Biology Endocrinology, infertilitas atau kemandulan memengaruhi sekitar 15 persen perempuan. 

Tetapi, faktor itu masih bisa diperbaiki dengan kebiasaan sehat dan mengatur tingkat stres, maka kemungkinan hamil juga akan meningkat. Dikutip dari Healthshots, catat lima hal berikut untuk meningkatkan kesuburan.

1. Menjaga berat badan yang sehat

ILUSTRASI. Timbangan berat badan saat WFH. (Shutterstock)
ILUSTRASI. Timbangan berat badan. (Shutterstock)

Dalam hal kesuburan, berat badan sangat menentukan dan memengaruhi banyak hal. Ketika kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan, hormon akan kehilangan keseimbangan. Selain itu, berat badan juga mempengaruhi siklus menstruasi yang bisa menyebabkan kurangnya ovulasi atau tidak ada ovulasi sama sekali.

Jadi, untuk meningkatkan kesuburan perlu secara aktif melatih diri untuk menjaga berat badan yang sehat. Cobalah untuk menurunkan berat badan, jika memang kelebihan berat badan, dan bertambah berat badan jika kekurangan berat badan. Berat badan yang sehat sama dengan kesehatan reproduksi yang baik. 

2. Jaga kadar zat besi tetap terkendali

Penting disadari bahwa kekurangan zat besi menyebabkan anemia yang dapat mempengaruhi peluang untuk hamil. Pastikan kadar zat besi terkendali dan tubuh tidak kekurangan.

Tingkat zat besi yang optimal dalam aliran darah dapat menurunkan risiko infertilitas ovulasi. Konsultasikan dulu kepada dokter untuk meminta rekomendasi harus menambah zat besi dari suplemen atau cukup dari makanan.

baca juga

3. Jangan merokok dan minum alkohol

Tanda dilarang merokok. (Shutterstock)
Tanda dilarang merokok. (Shutterstock)

Merokok tidak hanya mempengaruhi paru-paru tetapi juga kesuburan. Menurut penelitian yang terbit dalam jurnal American Society for Reproductive Medicine, ditemukan bahwa bahan kimia yang ditemukan dalam asap rokok, termasuk nikotin dan karbon dioksida, dapat meningkatkan laju kehilangan sel telur wanita.

Selain itu, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Fertility and Sterility, ditemukan bahwa wanita yang mengonsumsi alkohol berat menghadapi lebih banyak masalah ketidaksuburan.

4. Jangan terlalu stres

Stres menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang juga dapat mempengaruhi hormon reproduksi dan kesuburan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Evolution and Human Behavior juga menemukan bahwa stres dapat mempengaruhi kesuburan secara negatif. 

Jadi, jika ingin meningkatkan kesuburan,  perlu mengurangi stres dan tetap lebih tenang.

5. Lakukan suplementasi vitamin prenatal

Suplemen ini mengandung asam folat dan vitamin lain yang membantu mencegah cacat lahir atau komplikasi lainnya. Tetapi pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum melakukan perubahan apapun pada diet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

INFOGRAFIS: Ibu Hamil Starterpack

INFOGRAFIS: Ibu Hamil Starterpack

Infografis | Minggu, 27 Desember 2020 | 16:30 WIB

Punya Pasangan dengan Sindrom Metabolik Berisiko Alami Masalah Kehamilan

Punya Pasangan dengan Sindrom Metabolik Berisiko Alami Masalah Kehamilan

Health | Minggu, 27 Desember 2020 | 14:38 WIB

Di Ghana, Lelaki Bayar Perempuan ABG untuk Hubungan Intim Dibayar Indomie

Di Ghana, Lelaki Bayar Perempuan ABG untuk Hubungan Intim Dibayar Indomie

News | Minggu, 27 Desember 2020 | 16:33 WIB

Terkini

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:14 WIB

×