Ahli: Pemilik Riwayat Alergi Dapat Divaksinasi dengan Aman

Yasinta Rahmawati

Minggu, 03 Januari 2021 | 08:30 WIB
Ahli: Pemilik Riwayat Alergi Dapat Divaksinasi dengan Aman
Vaksin moderna (VOA Indonesia)

Suara.com - Vaksin Covid-19 diharapkan dapat memberi perlindungan tambahan dalam melawan virus corona Covid-19. Namun dari beberapa negara yang sudah melakukan vaksinasi dosis pertama menggunakan vaksin Pfizer/BioNTech dan Moderna, dilaporkan beberapa mengembangkan reaksi alergi.

Kedua vaksin itu baru-baru ini disetujui untuk penggunaan darurat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).

Menanggapi laporan potensi reaksi alergi pada beberapa orang setelah vaksinasi Covid-19 di Inggris, FDA menyarankan agar individu dengan riwayat anafilaksis terhadap obat atau makanan harus menghindari vaksinasi Covid-19 dahulu.

Kemudian, setelah meninjau lebih dekat data terkait reaksi alergi, FDA merekomendasikan agar vaksin ditahan hanya dari individu dengan riwayat reaksi alergi parah terhadap komponen apa pun dari vaksin Covid-19.

Hal ini pun menimbulkan kekhawatiran banyak orang. Tapi, tim ahli yang dipimpin oleh ahli alergi di Rumah Sakit Umum Massachusetts (MGH) di AS, kini telah meyakinkan bahwa orang yang alergi makanan atau obat dapat divaksinasi dengan aman memakai vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh Pfizer/BioNTech dan Moderna.

Vaksin Pfizer. (Anadolu Agency/Tayfun Cokun)
Vaksin Pfizer. (Anadolu Agency/Tayfun Cokun)

Dilansir dari The Health Site, studi yang diterbitkan dalam Journal of Allergy and Clinical Immunology: In Practice ini dilakukan pada saat laporan kemungkinan reaksi alergi terhadap vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna telah menimbulkan keprihatinan publik.

Peneliti pun mengusulkan saran terperinci agar individu dengan riwayat alergi berbeda dapat dengan aman menerima vaksin Covid-19 pertama mereka. Mereka juga menguraikan langkah-langkah untuk menerima dosis kedua dengan aman pada individu yang mengembangkan reaksi terhadap dosis pertama vaksin Covid-19.

"Sebagai ahli alergi, kami ingin mendorong vaksinasi dengan meyakinkan publik bahwa kedua vaksin Covid-19 yang disetujui FDA aman," kata rekan penulis studi Aleena Banerji, Direktur Klinis Unit Alergi dan Imunologi Klinis di MGH dan Associate Professor di Harvard Medical School.

"Pedoman kami dibuat berdasarkan rekomendasi dari badan pengatur AS dan memberikan langkah-langkah yang jelas kepada komunitas medis tentang cara memberikan kedua dosis vaksin dengan aman pada individu dengan riwayat alergi," tambahnya.

baca juga

Para ahli mencatat bahwa reaksi alergi terhadap vaksin jarang terjadi, dengan angka sekitar 1,3 per 1 juta orang. Mereka juga menentukan bahwa reaksi alergi vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna Covid-19 akan memiliki tingkat kejadian yang sama rendahnya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pun menyarankan agar semua pasien diobservasi selama 15 menit setelah vaksinasi oleh staf yang dapat mengidentifikasi dan mengelola reaksi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Nakes di Kabupaten Tangerang Siap Divaksin Covid-19

Ribuan Nakes di Kabupaten Tangerang Siap Divaksin Covid-19

Banten | Sabtu, 02 Januari 2021 | 19:20 WIB

Penyintas Covid-19 Perlu Disuntik Vaksin? Ini Kata Ketua Satgas IDI

Penyintas Covid-19 Perlu Disuntik Vaksin? Ini Kata Ketua Satgas IDI

Health | Sabtu, 02 Januari 2021 | 14:59 WIB

Cek pedulilindungi.id untuk Lihat Daftar Penerima Vaksin Covid-19

Cek pedulilindungi.id untuk Lihat Daftar Penerima Vaksin Covid-19

News | Sabtu, 02 Januari 2021 | 14:57 WIB

Terkini

Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong

Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:51 WIB

4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!

4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?

Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?

Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya

Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:27 WIB

×