Kalina Oktarani Dilarikan ke RS Karena Tifus, Ini Kemungkinan Penyebabnya

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Senin, 04 Januari 2021 | 18:06 WIB
Kalina Oktarani Dilarikan ke RS Karena Tifus, Ini Kemungkinan Penyebabnya
Kalina Oktarani dirawat di rumah sakit akibat sakit tifus. [Instagram]

Suara.com - Kalina Oktarani baru-baru ini dikabarkan dilarikan ke rumah sakit. Kekasih Vicky Prasetyo itu disebut mengalami sakit tifus dengan gejala kelelahan.

Vickyy sendiri bersyukur bahwa Kalina bukan terpapar Covid-19. Kalina, menurut Vicky juga telah dilakukan tes PCR dan hasilnya negatif.

"Kayak kecapean, terus demam. Kan tifus tensi sama suhunya nggak stabil," kata Vicky ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (4/1/2021).

Lantas, apa sebenarnya penyebab seorang bisa terkena penyakit tifus?

Pasangan Vicky Prasetyo dan Kalina Oktarani saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (24/12/2020). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pasangan Vicky Prasetyo dan Kalina Oktarani saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (24/12/2020). [Suara.com/Alfian Winanto]

Tifus disebabkan oleh bakteri yang disebut Salmonella typhi (S. typhi). Tapi itu bukan bakteri yang sama yang menyebabkan penyakit bawaan makanan Salmonella.

Metode penularan utamanya adalah melalui jalur oral-feses, umumnya menyebar di air atau makanan yang terkontaminasi. Itu juga dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.

Selain itu, ada sejumlah kecil penderita yang sembuh namun masih membawa S. typhi. "Pembawa" ini dapat menginfeksi orang lain.

Beberapa daerah memiliki insiden tifus yang lebih tinggi. Ini termasuk Afrika, India, Amerika Selatan, dan Asia Tenggara.

Tanpa pengobatan, tifus dapat menyebabkan komplikasi serius yang mengancam jiwa. Di seluruh dunia, ada sekitar 200.000 kematian terkait tifus setahun.

Baca Juga: Vicky Prasetyo Larikan Kalina Oktarani ke Rumah Sakit Tengah Malam

Dengan pengobatan, kebanyakan orang mulai membaik dalam tiga sampai lima hari. Hampir setiap orang yang menerima perawatan segera sembuh total.

Tes darah dapat mengkonfirmasi keberadaan S. typhi. Tifoid diobati dengan antibiotik seperti azitromisin, seftriakson, dan fluoroquinolon.

Penting untuk mengonsumsi semua antibiotik yang diresepkan sesuai petunjuk, meskipun Anda merasa lebih baik. Budaya tinja dapat menentukan apakah Anda masih membawa S. typhi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI