Tips Psikolog untuk Menghadapi Balita Banyak Bertanya

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 06 Januari 2021 | 08:26 WIB
Tips Psikolog untuk Menghadapi Balita Banyak Bertanya
Ilustrasi balita banyak bertanya. (Shutterstock)

Suara.com - Anak balita punya rasa ingin tahu yang tinggi. Itu sebabnya, wajar jika balita banyak bertanya tentang apapun. Di sinilah peran orangtua sangat penting.

Psikolog klinis Cecilia H.E Sinaga. M.Psi. mengatakan bahwa dengan menjawab pertanyaan anak, orangtua sekaligus dapat melatih daya kritis anak.

"Usia 3 tahun rasa ingin tahu anak sangat tinggi. Karena ketika mereka tahu, mereka merasa ada sesuatu yang tercapai atau kebutuhannya terpenuhi. Bahkan ketika sudah dijawab, mereka akan tanya lagi. Jadi usia 3 tahun harus benar dimanfaatkan untuk melatih keingintahuan anak dan daya kritisnya," tutur Cecilia dalam webinar bersama Komodo Challenge, Selasa (5/1/2021).

Untuk melatih daya kritis anak, Cecilia menyarankan agar orangtua selalu melakukan interaksi dua arah dan mengajak anak ngobrol. Orangtua juga sebaiknya tidak menolak atau mengelak pertanyaan anak.

"Harus ada feedback atau timbal balik untuk mengembangkan potensi anak. Jadi ketika dia salah atau belum bisa pun, jangan lupa diberikan feedback. Begitu juga kalau dia sudah bisa," ujarnya.

Tetapi, bukan berarti pertanyaan anak dijawab dengan asal. Cecilia mengingatkan agar orangtua harus memberikan pemahaman yang sesuai dengan usia anak. Misalnya, ketika anak balita bertanya tentang sumber kedatangan bayi, Cecilia menyarankan orangtua menjawabnya dengan pemahaman yang tetap masuk akal.

"Bisa menjawab, 'adik bayi ada karena ada mama sama papa. Jadi harus ada dua orang supaya adik bayi lahir.' Cukup begitu saja, nanti ketika anak sudah remaja, bisa dijelaskan lagi," kata Cecilia.

Ia melanjutkan bahwa keluarga sebaiknya menjadi tempat pertama anak untuk mencari informasi baru. Karena itu penting membangun relasi kedekatan antara orangtua dan anak sejak dini. Sekaligus juga menjadi contoh yang baik untuk anak.

"Kalau remaja, dia akan mencari jawaban di internet jika nggak ada relasi kuat di keluarganya. Karena itu, bangun sejak dini bahwa keluarga adalah lingkungan teraman mereka," ujarnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Zat BPA dalam Galon Isi Ulang Berbahaya bagi Bayi dan Ibu Hamil?

Benarkah Zat BPA dalam Galon Isi Ulang Berbahaya bagi Bayi dan Ibu Hamil?

News | Senin, 04 Januari 2021 | 16:49 WIB

Viral Balita Menangis saat Lupa Hafalan Alquran, Publik Merasa Tertampar

Viral Balita Menangis saat Lupa Hafalan Alquran, Publik Merasa Tertampar

Kalbar | Senin, 04 Januari 2021 | 11:02 WIB

Kasihan, Balita 3 Tahun Lumpuh Sebagian Setelah Terinfeksi Covid-19

Kasihan, Balita 3 Tahun Lumpuh Sebagian Setelah Terinfeksi Covid-19

Bali | Senin, 28 Desember 2020 | 17:46 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×