Ketahui 5 Penyebab Mati Rasa

Risna Halidi

Kamis, 07 Januari 2021 | 18:23 WIB
Ketahui 5 Penyebab Mati Rasa
Ilustrasi mati rasa. (Shutterstock)

Suara.com - Sensasi mati rasa kerap dialami banyak orang. Mati rasa bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti kerusakan, iritasi atau kompresi salah satu saraf atau cabang salah satu saraf di area seperti lengan dan pergelangan tangan.

Selain itu, mati rasa juga disebabkan oleh penyakit. Penyakit yang memengaruhi saraf tepi, seperti diabetes juga dapat menyebabkan mati rasa.

Selain itu, mati rasa juga bisa disebabkan karena masalah di area otak atau sumsum tulang belakang serta stroke atau tumor.

Dikutip dari Mayo Clinic, berikut ini beberapa penyebab yang dapat menimbulkan mati rasa pada tubuh di antaranya adalah;

1. Kondisi otak dan sistem saraf
Kondisi otak dan sistem saraf dapat menyebabkan timbulnya mati rasa. Gangguan yang terjadi pada otak dan sistem saraf membuat respon yang biasa dikirim untuk menimbulkan rasa pada sentuh menjadi tidak ada. Biasanya penyebab kondisi seperti ini antara lain;

  • Spondylosis serviks (kerusakan ruas tulang leher).
  • Sindrom Guillain-Barre (infeksi yang menyerang kekebalan pada saraf tubuh).
  • Sindrom paraneoplastik (penyakit seperti kanker yang menyerang pada sistem saraf).
  • Neuropati perifer (kerusakan yang menyebabkan gangguan pengiriman sinyal sistem saraf pusat).
  • Cedera tulang belakang.
  • Stroke.

2. Trauma atau cedera berlebihan
Trauma atau cedera yang berlebih dapat menggangu saraf yang bekerja sebagai pengirim sinyal dari respons sentuhan yang terjadi dikulit. Oleh karena itu hal ini dapat menyebabkan mati rasa. Biasanya trauma atau cedera berlebihan tersebut antara lain:

  • Cedera pleksus brakialis (cedera saraf tepi dan leher akibat kelumpuhan pada bagian bahu, siku, pergelangan, dan jari-jari tangan).
  • Sindrom terowongan karpal (mati rasa dan kesemutan di tangan dan lengan yang disebabkan oleh saraf terjepit di pergelangan tangan).
  • Sindrom terowongan kubital (kondisi di mana saraf ulnaris cedera dan membengkak, mengalami iritasi, atau meradang).
  • Radang dingin.

3. Kondisi kronis
Kondisi kronis yang menyebabkan mati rasa pada tubuh meliputi:

  • Gangguan penggunaan alkohol yang menyebabkan sistem saraf tidak bekerja dengan baik.
  • Amiloidosis (penumpukan protein abnormal di organ Anda).
  • Diabetes.
  • Sklerosis ganda (sistem kekebalan tubuh menggerogoti lapisan pelindung saraf).
  • Penyakit Raynaud (kondisi bagian tubuh terasa kaku dan dingin sehingga tidak bisa merasakan apa-apa).
  • Sindrom Sjogren (gangguan pada sistem kekebalan tubuh).

4. Penyakit menular
Mati rasa juga bisa disebabkan karena penyakit menular. Misalnya, penyakit Lyme, yaitu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Borrelia burgdorferi sehingga menyebabkan nyeri sendi dan lemas pada tungkai.

Selain itu, bisa juga disebabkan oleh sifilis, yaitu penyakit karena nfeksi bakteri yang biasanya menyebar melalui kontak seksual. Penyakit ini dimulai dengan luka tanpa rasa sakit pada tubuh.

baca juga

5. Efek samping pengobatan
Mati rasa juga bisa disebabkan dari efek samping pengobatan yang sedang dilakukan. Misalnya, efek samping kemoterapi atau obat HIV.  (Penulis: Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IDI Rilis Jumlah Nakes Gugur Akibat Covid-19 dan Berita Hits Health Lainnya

IDI Rilis Jumlah Nakes Gugur Akibat Covid-19 dan Berita Hits Health Lainnya

Health | Sabtu, 02 Januari 2021 | 21:55 WIB

Kenali Penyebab Saraf Terjepit, Penyakit yang Pernah Diidap Deddy Corbuzier

Kenali Penyebab Saraf Terjepit, Penyakit yang Pernah Diidap Deddy Corbuzier

Health | Selasa, 15 Desember 2020 | 07:45 WIB

Operasi Saraf Terjepit Kuswati Ditanggung Penuh JKN - KIS

Operasi Saraf Terjepit Kuswati Ditanggung Penuh JKN - KIS

Bisnis | Kamis, 03 Desember 2020 | 18:54 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×