Vaksinasi Covid-19 Dimulai Besok, IDI: Kita Optimis

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 12 Januari 2021 | 11:50 WIB
Vaksinasi Covid-19 Dimulai Besok, IDI: Kita Optimis
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah akan memulai program vaksinasi Covid-19 besok. Pada tahap pertama yakni Januari-April 2021, vaksinasi akan dikhususkan kepada tenaga kesehatan di seluruh provinsi Indonesia. 

Menanggapi hal tersebut Ikatan Dokter Indonesia (IDI) optimis program vaksinasi akan efektif menekan penularan infeksi Covid-19. 

"Iya kita optimislah, kan ada banyak vaksin yang akan didatangkan ke Indonesia. Yang Sinovac itu paling sedikit 70 persen efektif, juga ada Pfizer dan lainnya itu paling sedikit 90 persen efektif,," Ketua Satgas Covid-19 Prof. Zubairi Djoerban saat dihubungi suara.com, Senin (11/1/2021).

 "Apalagi kita mau masukan berbagai macam vaksin tersebut. Tentu saja kita berharap efektivitasnya sesuai dengan hasil uji sementara dari masing-masing vaksin tersebut. Bisa dikatakan kita akan optimis."

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]

Terlebih Pemerintah menargetkan 70 persen dari jumlah penduduk Indonesia, atau setara 181,5 juta orang, mendapat vaksinasi Covid-19. Menurut Zubairi, vaksinasi tidak hanya akan melindungi orang yang disuntik vaksin tetapi juga masyarakat tidak masuk daftar prioritas vaksin. 

Hanya saja, Zubairi mengingatkan bahwa tubuh membutuhkan waktu untuk menciptakan antibodi terhadap virus. Sehingga begitu vaksin disuntikan tidak langsung membuat seseorang kebal terhadap virus SARS Cov-2. 

"Akan melindungi Indonesia keseluruhan setelah 70 persen divaksinasi. Tapi tolong diingat bahwa segera setelah divaksinasi tidak langsung timbul proteksi dari virus ini," ucapnya.

Sebelumnya Juru bicara vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi telah menyampaikan bahwa periode pertama vaksinasi dilakukan Januari 2021 hingga April 2021 akan diprioritaskan terhadap 1,3 juta tenaga kesehatan dan 17,4 juta petugas publik yang ada di 34 provinsi.

Setelah itu, dilanjutkan pada periode kedua vaksinasi yang berlangsung pada April 2021 hingga Maret 2022, akan menjangkau jumlah masyarakat sisa dari periode pertama. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Ini, Vaksin Covid-19 Menuju Kampar dan Pelalawan

Hari Ini, Vaksin Covid-19 Menuju Kampar dan Pelalawan

Riau | Selasa, 12 Januari 2021 | 11:04 WIB

15 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Sedang Dalam Perjalanan ke Indonesia

15 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Sedang Dalam Perjalanan ke Indonesia

Surakarta | Selasa, 12 Januari 2021 | 11:03 WIB

Musim Vaksin Telah Tiba, Ini Arti Efikasi Vaksin dan Efektivitas Vaksin

Musim Vaksin Telah Tiba, Ini Arti Efikasi Vaksin dan Efektivitas Vaksin

Surakarta | Selasa, 12 Januari 2021 | 11:00 WIB

Terkini

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

AiMOGA Perkenalkan Robot Humanoid Mobo untuk Pendamping Keluarga di Ekosistem Pintar Chery

AiMOGA Perkenalkan Robot Humanoid Mobo untuk Pendamping Keluarga di Ekosistem Pintar Chery

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Menghidupkan Jiwa Kota Tua Jakarta Lewat Resep Bersejarah Asakusa dan Kagurazaka

Menghidupkan Jiwa Kota Tua Jakarta Lewat Resep Bersejarah Asakusa dan Kagurazaka

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Mees Hilgers Akhiri Puasa Bermain 520 Hari

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Mees Hilgers Akhiri Puasa Bermain 520 Hari

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

Kaltim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

×