2 Petisi Covid-19 Terbaik: Menkes Terawan Mundur dan Vaksin Covid-19 Gratis

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 19 Januari 2021 | 05:30 WIB
2 Petisi Covid-19 Terbaik: Menkes Terawan Mundur dan Vaksin Covid-19 Gratis
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Meski Covid-19 sudah mulai menyebar sejak Desember 2019, namun baru menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat Indonesia sejak Maret 2020. Baru sejak itu, pemerintah menerapkan berbagai kebijakan terkait Covid-19 dan menjadi sorotan masyarakat. Di platform Change.org, jumlah petisi mengenai pandemi Covid-19 mencapai 329 petisi, dengan total dukungan hampir 1,7 juta tanda tangan. Kumpulan petisi Covid-19 tersebut dirangkum dalam laman lawancovid19-change.org.

Setidaknya ada 2 petisi yang dianggap menjadi kemenangan masyarakat Indonesia terkait Covid-19, karena petisi ini berhasil didengar dan dikabulkan pemerintah Indonesia.

Petisi minta Terawan Agus Putranto dicopot dari jabatan Menteri Kesehatan
Informasi dari Menteri Kesehatan Indonesia 2019-2020 Terawan Agus Putranto dianggap menuai pro kontra dan misleading alias menyesatkan, seperti ketidakharusan memakai masker. Alhasil masyarakat bereaksi dan menganggap Menkes Terawan tidak kompatibel menangani pandemi Covid-19.

Akhirnya lewat petisi online, masyarakat pun meminta Presiden Joko Widodo mencopot Menkes Terawan dari jabatannya. Salah satu petisi ini digagas Koalisi untuk Indonesia Bebas Covid-19 yang berhasil mengumpulkan 56.613 tanda tangan.

Puncaknya akhir Desember 2020, Budi Gunadi Sadikin dilantik Presiden Jokowi menggantikan Terawan sebagai menteri kesehatan. Pergantian ini pun dianggap sebagi salah satu kemenangan aspirasi yang disalurkan melalui platform digital, petisi online.

Petisi vaksin Covid-19 gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia
Dianggap memberatkan, pemerintah Indonesia pada awalnya membuat skema vaksinasi berbayar (mandiri) dan vaksinasi gratis untuk penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Hal ini membuat Profesor Ilmu pengetahuan dan Teknologi Studi (STS) Prof. Sulfikar Amir, Ph.D gencar bersuara lewat petisi agar vaksinasi diberikan gratis dengan tagar #VaksinUntukSemua.

"Saya sering membicarakan tentang pandemi di media sosial karena saya sudah kehilangan 4 anggota keluarga saya karena Covid-19. Saya memulai petisi untuk menggratiskan vaksin karena semua orang harus bisa mengakses vaksin," ujar Prof. Sulfikar dalam acara Rilis Rangkuman Data Gerakan 2020 di Change.org, Senin (18/1/2021).

Tak lama berselang, Presiden Joko Widodo menyatakan akan menggratiskan vaksin Covid-19. Sulfikar menyatakan apresiasinya terhadap keputusan pemerintah tersebut. Ia mengatakan akan terus mengawal isu tentang Covid-19 hingga pandemi berakhir.

"Kalau misalnya vaksin dijual, rencana membentuk herd immunity atau kekebalan kawanan dari Covid-19 bisa gagal. Tenaga kesehatan, polisi dan militer, atau orang dengan penyakit penyerta (komorbid) bisa nggak kebagian jatah vaksin. Vaksin mungkin bisa jadi komersial ketika pandemi sudah mereda dan distribusinya sudah merata,” pungkas Prof.Sulfikar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Nyerah! 12 Petisi Online Berbuah Kemenangan di 2020 - Bagian 2

Pemerintah Nyerah! 12 Petisi Online Berbuah Kemenangan di 2020 - Bagian 2

Lifestyle | Senin, 18 Januari 2021 | 18:37 WIB

Pemerintah Nyerah! 12 Petisi Online Berbuah Kemenangan di 2020 - Bagian 1

Pemerintah Nyerah! 12 Petisi Online Berbuah Kemenangan di 2020 - Bagian 1

Lifestyle | Senin, 18 Januari 2021 | 18:25 WIB

Muncul Petisi Minta Jokowi Gratiskan Vaksin Covid-19 Untuk Semua Masyarakat

Muncul Petisi Minta Jokowi Gratiskan Vaksin Covid-19 Untuk Semua Masyarakat

Health | Jum'at, 11 Desember 2020 | 20:22 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB