Gejala Covid-19 Bisa Berbeda, Ahli Selidiki Kompleksitas Respons Kekebalan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 19 Januari 2021 | 08:31 WIB
Gejala Covid-19 Bisa Berbeda, Ahli Selidiki Kompleksitas Respons Kekebalan
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Respons kekebalan atau respons imun yang terkait dengan Covid-19 sangat kompleks. Respons imun ini yang menghasilkan berbagai perbedaan gejala Covid-19, mulai dari mereka yang tanpa gejala, bergejala ringan, gejala parah, hingga gejala jangka panjang.

Untuk lebih memahami hubungan antara respons imun dan gejala Covid-19, para ilmuwan di Universitas Cambridge dan Rumah Sakit Addenbrooke telah merekrut individu yang dites positif SARS-CoV-2 Covid-19. Orang-orang ini berkisar dari petugas perawatan kesehatan tanpa gejala hingga pasien yang membutuhkan bantuan ventilasi.

Melansir dati Mdlinx, dalam penelitian yang terbit di MedRXiv  ini tim menganalisis sampel dari 207 pasien dengan berbagai tingkat keparahan penyakit. Mereka membandingkan sampel dengan yang diambil dari 45 kontrol yang sehat.

Tim menemukan bukti tanggapan kekebalan adaptif awal yang kuat pada individu yang terinfeksi yang Covid-19 tanpa gejala atau sedikit bergejala. Respons imun adaptif adalah saat sistem kekebalan mengidentifikasi infeksi dan kemudian menghasilkan sel T, sel B, dan antibodi khusus untuk virus untuk melawan.

Orang-orang ini menghasilkan komponen kekebalan dalam jumlah yang lebih besar daripada pasien dengan Covid-19 yang lebih parah. Tidak ada peradangan sistemik yang dapat menyebabkan kerusakan pada banyak organ pada pasien tanpa gejala dan gejala ringan.

Sementara pada pasien yang membutuhkan perawatan di rumah sakit, respons imun adaptif awal tertunda dan ditemukan kelainan yang parah pada sejumlah subset sel darah putih. Pada kelompok pasien ini juga terdapat bukti peningkatan peradangan.

Sel T, sistem kekebalan tubuh (Pixabay)
Sel T, sistem kekebalan tubuh (Pixabay)

"Bukti kami menunjukkan bahwa perjalanan menuju Covid-19 yang parah dapat ditetapkan segera setelah infeksi atau paling lambat sekitar waktu mereka mulai menunjukkan gejala," kata Dr. Paul Lyons, rekan penulis senior.

"Penemuan ini dapat memiliki implikasi besar tentang bagaimana penyakit dikelola karena menunjukkan keperluan dalam memulai pengobatan untuk menghentikan sistem kekebalan yang menyebabkan kerusakan sejak dini," imbuhnya.

Studi ini juga menggambarkan kondisi biologis yang mendasari gejala Covid-19 jangka panjang. Tim menemukan bahwa perubahan besar pada banyak jenis sel kekebalan sering bertahan selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan setelah infeksi SARS-CoV-2.

baca juga

Beberapa sembuh saat peradangan sistemik sembuh sementara yang lain pulih bahkan saat menghadapi peradangan sistemik yang terjadi terus-menerus. Namun, beberapa populasi sel tetap tidak normal atau hanya menunjukkan pemulihan terbatas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksinasi COVID-19 Juga Berguna Bagi yang Tidak Ikut Disuntik

Vaksinasi COVID-19 Juga Berguna Bagi yang Tidak Ikut Disuntik

Kaltim | Selasa, 19 Januari 2021 | 07:25 WIB

Dari Vaksinasi COVID-19 Diharapkan Terbentuk "Herd Immunity"

Dari Vaksinasi COVID-19 Diharapkan Terbentuk "Herd Immunity"

Banten | Selasa, 19 Januari 2021 | 07:09 WIB

Ahli: Varian Baru  Virus Corona dari Afrika 50 Persen Lebih Mudah Menular

Ahli: Varian Baru Virus Corona dari Afrika 50 Persen Lebih Mudah Menular

Health | Selasa, 19 Januari 2021 | 07:07 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×