Studi Sebut Masalah Pendengaran Bisa Jadi Tanda Awal Demensia

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 21 Januari 2021 | 11:00 WIB
Studi Sebut Masalah Pendengaran Bisa Jadi Tanda Awal Demensia
Ilustrasi demensia

Suara.com - Kehilangan pendengaran secara bertahap adalah gejala umum penuaan. Tetapi pada beberapa orang, kondisi ini mungkin juga merupakan tanda awal penyakit Alzheimer atau jenis demensia lainnya.

Melansir dari Health, menurut studi yang diterbitkan pada Archives of Neurology menunjukkan bahwa risiko demensia tampaknya meningkat seiring dengan penurunan pendengaran.

Orang tua dengan gangguan pendengaran ringan hampir dua kali lebih mungkin terkena demensia dibandingkan dengan mereka yang memiliki pendengaran normal. Gangguan pendengaran yang parah hampir melipatgandakan risiko demensia.

Tidak jelas mengapa kehilangan pendengaran dan fungsi mental bisa berjalan seiring. Namun kelainan otak dapat berkontribusi secara independen terhadap masalah pendengaran.

Selain itu, kehilangan pendengaran dapat menyebabkan isolasi sosial yang telah dikaitkan dengan demensia.

"Otak mungkin harus mengalokasikan energinya untuk membantu pendengaran dengan mengorbankan kognisi," kata pemimpin peneliti, Frank R. Lin, MD, seorang ahli bedah telinga di Rumah Sakit Johns Hopkins di Baltimore.

"Hal ini mungkin menjelaskan sebagian mengapa berusaha mendengar percakapan di atas kebisingan bisa melelahkan secara mental," tambahnya.

Menurut George Gates, seorang ahli pendengaran di University of Washington di Seattle, yang tidak terlibat dalam studi menyatakan bahwa penemuan ini menunjukkan pendengaran yang buruk sebagai pertanda dari demensia.

Ilustrasi gangguan pendengaran. (Shutterstock)
Ilustrasi gangguan pendengaran. (Shutterstock)

"Sangat tidak mungkin untuk memisahkan audio dan kognisi," ujar Gates.

baca juga

Pada studi tersebut, Dr. Lin dan rekan-rekannya mengikuti lebih dari 600 orang dewasa bebas demensia antara usia 36 dan 90 selama rata-rata 12 tahun.

Kurang dari 30 persen dari peserta penelitian mengalami gangguan pendengaran pada awal penelitian.

Secara keseluruhan, 9 persen dari peserta kemudian mengembangkan penyakit Alzheimer atau bentuk lain dari demensia.

Gangguan pendengaran ringan meningkatkankan risiko demensia dua kali lipat, gangguan pendengaran sedang tiga kali lipat, dan berat empat kali lipat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Jantung Sehat Bisa Bantu Cegah Demensia di Masa Tua

Studi: Jantung Sehat Bisa Bantu Cegah Demensia di Masa Tua

Health | Rabu, 06 Januari 2021 | 11:21 WIB

Apa Itu Delirium? Gejala, Penyebab, Hingga Perbedaannya dengan Demensia

Apa Itu Delirium? Gejala, Penyebab, Hingga Perbedaannya dengan Demensia

Jatim | Sabtu, 02 Januari 2021 | 16:02 WIB

Sering Dianggap Sebagai Demensia, Apa Itu Delirium?

Sering Dianggap Sebagai Demensia, Apa Itu Delirium?

Health | Sabtu, 02 Januari 2021 | 14:24 WIB

Terkini

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:46 WIB

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Sumbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×