Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB
Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada
Ilustrasi-Upaya pencarian dan pertolongan korban banjir dan longsor dilakukan oleh tim SAR Padang di Kabupaten Pesisir Selatan pada Senin (11/3/2024). [Dok.Antara]
baca 10 detik
  • BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir serta tanah longsor akibat Bibit Siklon Tropis 91B.
  • Bibit siklon yang terpantau sejak Kamis (29/10/2026) di Laut Andaman tersebut memicu peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG.
  • Pemerintah daerah dan warga diimbau mengaktifkan posko siaga, membersihkan saluran air, serta menyiapkan jalur evakuasi secara optimal.

Suara.com - Potensi banjir dan tanah longsor mengintai sejumlah wilayah Indonesia seiring kemunculan Bibit Siklon Tropis 91B di Laut Andaman, sebelah utara Aceh. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman cuaca ekstrem.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan kemunculan bibit siklon tersebut bertepatan dengan peralihan musim kemarau ke musim hujan.

"BNPB meminta seluruh pihak mengalihkan fokus pada potensi bencana hidrometeorologi basah," kata Berton dalam pernyataannya, Jumat (30/10/2026).

Bibit Siklon Tropis 91B terpantau terbentuk sejak Kamis (29/10/2026) pukul 01.00 WIB. Dalam 24 jam, dampak tidak langsungnya berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat di Aceh dan Sumatera Utara.

Selain itu, gelombang laut setinggi 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di Selat Malaka bagian utara.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk periode 29–31 Oktober 2026. Status Siaga hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Aceh, Lampung, Bengkulu, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.

Adapun status Waspada hujan sedang hingga lebat mencakup wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Bali, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua.

Ancaman cuaca ekstrem diperkirakan berlanjut seiring datangnya musim hujan 2026/2027.

BMKG memprakirakan musim hujan mulai berlangsung bertahap pada November dan berlanjut pada Desember 2026. Puncaknya diperkirakan terjadi pada Desember 2026 hingga Februari 2027.

baca juga

Mengantisipasi potensi bencana, BNPB meminta pemerintah daerah mengaktifkan posko siaga, memastikan kesiapan peralatan dan logistik, serta membersihkan sungai, drainase, dan gorong-gorong.

"Menghadapi dinamika bencana yang kompleks ini, BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk mengaktifkan posko siaga, memastikan kesiapan peralatan dan logistik, membersihkan sungai/drainase/gorong-gorong, serta memetakan wilayah rawan banjir, longsor, dan pesisir," pesan Berton.

Pemerintah daerah juga diminta menyiapkan jalur evakuasi, menyebarkan peringatan dini BMKG, serta memastikan kesiapan layanan kesehatan, dapur umum, dan tempat pengungsian.

Masyarakat pun diimbau menjaga kebersihan saluran air, tidak membuang sampah ke sungai, mengenali jalur evakuasi, dan menyiapkan tas siaga beserta dokumen penting.

"Bagi masyarakat, diimbau untuk menjaga kebersihan saluran air, tidak membuang sampah ke sungai, mengenali jalur evakuasi, dan menyiapkan tas siaga beserta dokumen penting," tuturnya.

BNPB juga meminta warga mewaspadai tanda-tanda tanah longsor, seperti retakan tanah, air yang berubah keruh, atau pohon miring. Saat hujan lebat, masyarakat diminta menjauhi sungai dan lereng rawan longsor. Warga pesisir juga diingatkan tidak melaut ketika gelombang tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Malaysia Tawarkan Pesawat dan Teknisi Pemadam Karhutla, BNPB Masih Kaji Kebutuhan Operasi

Malaysia Tawarkan Pesawat dan Teknisi Pemadam Karhutla, BNPB Masih Kaji Kebutuhan Operasi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:53 WIB

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:11 WIB

Terkini

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:33 WIB

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM

BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

×