Benarkah Mode Gelap Ponsel Berefek pada Kesehatan Mata? Berikut Kata Pakar

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Sabtu, 23 Januari 2021 | 12:03 WIB
Benarkah Mode Gelap Ponsel Berefek pada Kesehatan Mata? Berikut Kata Pakar
Ilustrasi mode gelap WhatsApp. [Shutterstock]

Suara.com - Mode gelap sering kali menjadi alternatif pengaturan ponsel yang juga telah dikembangkan berbagai platform media sosial. Mode gelap sendiri memungkinkan Anda untuk mengubah latar belakang yang biasanya putih atau berwarna terang pada perangkat menjadi lebih gelap, biasanya hitam.

Latar belakang akan menjadi gelap dan teks akan menjadi terang, berlawanan dari biasanya. Pengaturan ini biasanya dianggap lebih ramah untuk mata, namun benarkah berfungsi demikian?

Melansir dari Insider, meskipun Anda mungkin merasa mode gelap  sedikit lebih nyaman untuk mata Anda, cara ini tidak dapat mencegah gejala ketegangan mata seperti sakit kepala dan mata kering.

"Mode gelap akan mengurangi tingkat cahaya biru yang dipancarkan dari layar perangkat elektronik, tetapi mungkin tidak sampai pada tingkat mempengaruhi efek merusak cahaya biru pada makula," kata Brian M. DeBroff, MD, direktur katarak dan operasi implan lensa intraokular di Yale Medicine Ophthalmology.

Makula terletak di tengah retina Anda dan sangat penting untuk penglihatan yang sehat. Degenerasi makula terkait usia adalah salah satu penyebab paling umum dari kehilangan penglihatan. Debroff mengatakan tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa mode gelap dapat membantu mengurangi ketegangan mata.

Meskipun mode gelap mungkin tidak membantu melindungi penglihatan, namun fitur ini dapat membantu Anda tertidur lebih cepat jika Anda sering menggunakan perangkat elektronik sebelum tidur.

Menggunakan perangkat yang memancarkan cahaya biru di malam hari dapat meningkatkan kewaspadaan Anda, sehingga membuat lebih sulit untuk tidur. Karena mode gelap bertujuan untuk mengurangi cahaya biru, ini mungkin sangat bermanfaat di malam hari.

Mode gelap (dark mode). [Shutterstock]
Mode gelap (dark mode). [Shutterstock]

Satu studi kecil tahun 2012, menemukan bahwa cahaya biru menekan melatonin dua kali lebih lama dari cahaya hijau. Namun, penelitian lebih lanjut dan studi skala besar diperlukan untuk memperkuat klaim ini.

"Apakah cahaya biru dapat mempengaruhi produksi melatonin dan ritme sirkadian adalah klaim yang populer, tetapi juga belum terbukti secara ilmiah," kata DeBroff.

baca juga

"Namun mode gelap juga bukan pengganti metode yang lebih baik untuk mengurangi ketegangan mata," kata DeBroff.

Untuk mencegah dan mengobati ketegangan mata saat berlama-lama mantengi layar ponsel atau komputer, DeBroff merekomendasikan, antara lain:

  • Istirahatkan mata Anda dari layar setiap 20 menit
  • Menyesuaikan ukuran teks di layar agar lebih mudah dibaca
  • Mengenakan kacamata yang tepat untuk penglihatan Anda
  • Menggunakan tetes air mata buatan untuk mencegah kekeringan
  • Jika tips ini tidak meredakan ketegangan mata, maka Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter mata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mata Terganggu Karena Sering Menatap Layar, Begini Cara Merawatnya!

Mata Terganggu Karena Sering Menatap Layar, Begini Cara Merawatnya!

Health | Sabtu, 23 Januari 2021 | 08:00 WIB

Nyeri Punggung hingga Demam Tinggi, Ini Tanda Anda Harus Segera ke Dokter

Nyeri Punggung hingga Demam Tinggi, Ini Tanda Anda Harus Segera ke Dokter

Health | Kamis, 21 Januari 2021 | 18:29 WIB

Gejala dan Cara Mengatasi Mata Tegang Akibat Terlalu Lama Menatap Layar

Gejala dan Cara Mengatasi Mata Tegang Akibat Terlalu Lama Menatap Layar

Bogor | Kamis, 21 Januari 2021 | 13:05 WIB

Terkini

Suahasil Akui Defisit APBN 2026 Bisa Melebar ke 2,85% PDB, Ini Biang Keroknya

Suahasil Akui Defisit APBN 2026 Bisa Melebar ke 2,85% PDB, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 16:07 WIB

Review Avengers: Endgame Encore, Bocoran 4 Adegan Baru yang Menggoda Fans

Review Avengers: Endgame Encore, Bocoran 4 Adegan Baru yang Menggoda Fans

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 16:05 WIB

PPPK Paruh Waktu dan Honorer Pemprov Riau Terlindungi Jaminan Sosial

PPPK Paruh Waktu dan Honorer Pemprov Riau Terlindungi Jaminan Sosial

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 16:04 WIB

Jawa Tengah Sabet Penghargaan TPID Provinsi Berkinerja Terbaik 2026, Inilah Strateginya

Jawa Tengah Sabet Penghargaan TPID Provinsi Berkinerja Terbaik 2026, Inilah Strateginya

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 16:03 WIB

Ada Kluster Mewah di Penjara, Lapas Kelas IIA Cibinong untuk Napi Kasus Apa Saja?

Ada Kluster Mewah di Penjara, Lapas Kelas IIA Cibinong untuk Napi Kasus Apa Saja?

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:00 WIB

Jika Boring, Jangan Lupa Touring: Menikmati Lautan Awan di Puncak Malangsari

Jika Boring, Jangan Lupa Touring: Menikmati Lautan Awan di Puncak Malangsari

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 16:00 WIB

Pria di Medan Tewas Ditikam Gegara Rebutan Remot TV Warkop

Pria di Medan Tewas Ditikam Gegara Rebutan Remot TV Warkop

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 15:59 WIB

Kode Booking Hotel Mewah Pakai Diskon Spesial BRI

Kode Booking Hotel Mewah Pakai Diskon Spesial BRI

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 15:57 WIB

Tim Hukum Hery Susanto Ungkap Fakta Persidangan soal Uang Rp 1,5 M

Tim Hukum Hery Susanto Ungkap Fakta Persidangan soal Uang Rp 1,5 M

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 15:54 WIB

Demo Buruh Cuma 40 Menit, Andi Gani: Kami Sanggup Tembus HI, Tapi Pilih Tertib daripada Dipidana!

Demo Buruh Cuma 40 Menit, Andi Gani: Kami Sanggup Tembus HI, Tapi Pilih Tertib daripada Dipidana!

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:54 WIB

×