Ketahui 5 Dampak Menyontek, Bisa Rusak Masa Depan!

Risna Halidi

Senin, 25 Januari 2021 | 07:05 WIB
Ketahui 5 Dampak Menyontek, Bisa Rusak Masa Depan!
Ilustrasi aksi contek. (Shutterstock)

Suara.com - Mencontek atau menyontek adalah kebiasaan yang buruk. Seorang siswa yang menyontek biasanya akan membenarkan tindakan yang mereka lakukan.

Alasannya bisa beragam mulai dari merasa kesulitan atau tidak tahu bahwa tindakannya salah. Tukang contek juga merasa bahwa tindakannya menipu tidak memakan korban.

Karena itu, dampak yang ditimbulkan dari menyontek tidak akan muncul saat itu juga. Orang yang biasa menyontek akan berdampak pada jangka yang panjang.

Berikut beberapa dampak menyontek bagi kehidupan seperti yang telah dikutip dari The Classroom.

Ilustrasi ujian nasional
Ilustrasi

1. Ketidakmampuan untuk kerja
Menyontek akan membuat seseorang terbiasa untuk meniru pemikiran orang lain. Hal ini akan berpengaruh pada efek jangka panjang. Tukang contek tidak mampu bekerja karena terbiasa meniru orang lain sehingga tidak memiliki nilai originalitas pada dirinya.

2. Moral yang rusak
Menurut Sarah Sparks dalam Studies Find Cheaters Overinflate Academic Ability, orang yang berhasil menyontek pada akhirnya akan menyontek lagi. Alasannya adalah untuk menenangkan hati. Kebiasaan ini akan membuatnya ketergantungan dan dilakukan terus-menerus. Karenanya, moral pada dirinya akan rusak dan akan terus terjadi hingga dewasa.

3. Ketidakmampuan untuk maju secara akademik
Seseorang yang terbiasa menyontek tidak bisa mengembangkan kemampuan akademik yang dimilikinya. Hal itu terjadi karena ia terbiasa bergantung pada orang lain. Selain itu, ia tidak memiliki sifat disiplin yang akan memengaruhinya di masa depan.

4. Kehilangan kepercayaan
Menyontek sangat berpengaruh pada tingkat kepercayaan. Saat seseorang ketahuan menyontek, maka tingkat kepercayaan orang terhadapnya akan berkurang. Hal ini terjadi sampai masa depan, karena mereka akan menganggap orang tersebut telah menipu. Selain itu, tingkat kepercayaan pada diri sendiri juga hilang. Akibatnya, setiap melakukan sesuatu akan bergantung pada orang lain.

5. Ikut melakukannya juga
Menyontek bisa terjadi karena kebiasaan menyaksikan orang lain melakukannya. Hal ini membuat seseorang berpikir untuk apa belajar dengan giat sementara yang lain menyontek. Pada akhirnya, ia akan melakukan hal yang sama karena menurutnya lebih mudah. Selain itu, hal ini membuatnya berpikir jika menyontek adalah hal yang biasa dan diterima di masyarakat. (Penulis: Fajar Ramadhan)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari Menyontek, Ide Ujian Online Ini Jadi Sorotan Warganet

Hindari Menyontek, Ide Ujian Online Ini Jadi Sorotan Warganet

Tekno | Minggu, 15 November 2020 | 12:00 WIB

Tanya Jawaban Tugas Online, Aksi Murid Ketahuan Nyontek Ini Epic Banget

Tanya Jawaban Tugas Online, Aksi Murid Ketahuan Nyontek Ini Epic Banget

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 11:29 WIB

Gadis Ini Punya Trik Menghafal Unik, Warganet: Semoga Enggak Ketahuan Guru

Gadis Ini Punya Trik Menghafal Unik, Warganet: Semoga Enggak Ketahuan Guru

Jogja | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 14:43 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×